Kabupaten Lampung Timur, yang terletak di provinsi Lampung, Indonesia, memiliki sejarah yang kaya dan beragam. Mari kita telusuri perjalanan sejarahnya dari masa kolonial hingga kemerdekaan.
1. Masa Pendudukan Belanda
Pada zaman pemerintahan Hindia Belanda, wilayah yang sekarang menjadi Kabupaten Lampung Timur merupakan Onder Afdeling Sukadana. Onder Afdeling ini terdiri dari tiga distrik: Sukadana, Labuan Maringgai, dan Gunung Sugih. Di bawah kepemimpinan seorang kontrolir Belanda, distrik-distrik ini dikelola dengan bantuan demang pribumi. Setiap distrik memiliki marga-marga yang mengkoordinir pesirah.
2. Masa Pendudukan Jepang (1942-1945)
Selama masa pendudukan Jepang, wilayah ini mengalami perubahan signifikan. Pemerintahan Jepang memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk administrasi dan budaya lokal.
3. Masa Kemerdekaan Indonesia
Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, Kabupaten Lampung Timur menjadi bagian dari Republik Indonesia. Perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaan terus berlanjut, dan wilayah ini turut berkontribusi dalam memperkuat persatuan nasional.
4. Masa Pemerintahan Negeri (1953 hingga 1975)
Pada periode ini, Kabupaten Lampung Timur mengalami perkembangan signifikan dalam bidang pemerintahan dan pembangunan. Berbagai program pembangunan dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
5. Pembentukan Kabupaten Lampung Timur
Kabupaten Lampung Timur resmi dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Daerah Tingkat II Way Kanan, Kabupaten Daerah Tingkat II Lampung Timur, dan Kotamadya Daerah Tingkat II Metro. Pada tanggal 27 April 1999, kabupaten ini diresmikan dengan ibu kota di Sukadana1.
6. Lambang dan Semboyan
Lambang Kabupaten Lampung Timur menggambarkan kekayaan alam dan budaya daerah. Semboyan “Bumei Tuwah Bepadan” mengandung makna bahwa daerah ini memberikan kemakmuran bagi penduduknya.
7. Taman Nasional Way Kambas
Kabupaten Lampung Timur juga dikenal karena Taman Nasional Way Kambas, sebuah kawasan wilayah dataran rendah dan pesisir. Di taman nasional ini, kita dapat menemukan gajah Sumatra yang menjadi salah satu daya tarik utama.
Dengan luas wilayah 5.325,03 km² dan jumlah penduduk sekitar 1.101.977 jiwa pada tahun 2021, Kabupaten Lampung Timur terus berkembang dan berkontribusi dalam memperkuat identitas Lampung sebagai bagian dari bangsa Indonesia2.
Source:
(1) Sejarah Asal Usul Berdirinya Kabupaten Lampung Timur. https://www.kuwaluhan.com/2018/10/sejarah-asal-usul-berdirinya-kabupaten_78.html.
(2) Kabupaten Lampung Timur – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Lampung_Timur.
(3) . https://bing.com/search?q=sejarah+kabupaten+lampung+timur.