Menu Tutup

Silsilah Kerajaan Kediri: Sejarah, Raja-Raja, dan Peninggalannya

Kerajaan Kediri, juga dikenal sebagai Kerajaan Panjalu, merupakan salah satu kerajaan Hindu-Buddha yang pernah berjaya di Nusantara. Berdiri pada abad ke-11 hingga awal abad ke-13, kerajaan ini memiliki sejarah yang kaya dan kompleks, terutama terkait dengan silsilah raja-rajanya.

Asal Usul dan Pembentukan Kerajaan Kediri

Setelah Raja Airlangga memerintah Kerajaan Kahuripan, ia memutuskan untuk membagi kerajaannya menjadi dua pada tahun 1042 Masehi guna menghindari konflik antara kedua putranya. Pembagian ini menghasilkan dua kerajaan: Jenggala dengan ibu kota di Kahuripan dan Panjalu (Kediri) dengan ibu kota di Daha. Sri Samarawijaya, salah satu putra Airlangga, menjadi penguasa pertama Kerajaan Panjalu.

Silsilah Raja-Raja Kerajaan Kediri

Berikut adalah daftar raja-raja yang pernah memerintah Kerajaan Kediri:

  1. Sri Samarawijaya (1042–1051 M): Sebagai pendiri dan raja pertama, ia memimpin setelah pembagian kerajaan oleh Airlangga.
  2. Sri Jayawarsa (1104 M): Informasi mengenai pemerintahannya ditemukan dalam Prasasti Sirah Keting, yang menyebutkan pemberian hadiah kepada rakyat desa sebagai tanda penghargaan.
  3. Sri Bameswara (1117–1130 M): Meninggalkan beberapa prasasti yang ditemukan di Tulungagung dan Kertosono, yang banyak memuat masalah keagamaan.
  4. Prabu Jayabaya (1135–1157 M): Di bawah kepemimpinannya, Kerajaan Kediri mencapai puncak kejayaannya. Ia dikenal sebagai raja yang bijaksana dan memiliki visi untuk menyejahterakan rakyatnya.
  5. Sri Sarweswara (1159–1161 M): Dikenal sebagai raja yang taat beragama dan memegang teguh adat istiadat serta budaya yang ada pada saat itu.
  6. Sri Aryeswara (1171 M): Informasi mengenai pemerintahannya ditemukan dalam Prasasti Angin, yang menyebutkan lambang kerajaan berupa Ganesha.
  7. Sri Gandra (1181 M): Pemerintahannya diketahui melalui Prasasti Jaring, yang menyebutkan penggunaan istilah-istilah hewan untuk menyebut pejabat tinggi kerajaan.
  8. Sri Kameswara (1182–1185 M): Pada masa pemerintahannya, seni sastra berkembang pesat dengan karya terkenal seperti Kitab Smaradhana karya Mpu Dharmaja.
  9. Sri Kertajaya (1190–1222 M): Raja terakhir Kerajaan Kediri yang terlibat perselisihan dengan kaum brahmana, yang akhirnya menyebabkan keruntuhan kerajaan ini.

Masa Kejayaan di Bawah Prabu Jayabaya

Masa pemerintahan Prabu Jayabaya dianggap sebagai era keemasan Kerajaan Kediri. Ia dikenal sebagai raja yang bijaksana dan memiliki visi untuk menyejahterakan rakyatnya. Strategi kepemimpinannya yang efektif membuat kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya.

Keruntuhan Kerajaan Kediri

Kerajaan Kediri mengalami keruntuhan pada masa pemerintahan Sri Kertajaya. Perselisihan antara raja dan kaum brahmana menyebabkan kaum brahmana meminta perlindungan kepada Ken Arok, penguasa Tumapel. Pertempuran di Ganter pada tahun 1222 Masehi berakhir dengan kekalahan Sri Kertajaya, menandai berakhirnya Kerajaan Kediri dan awal berdirinya Kerajaan Singasari.

Posted in Sejarah

Artikel Lainnya