Futsal adalah olahraga yang mirip dengan sepak bola, tetapi dimainkan di lapangan yang lebih kecil dan dengan jumlah pemain yang lebih sedikit. Futsal memiliki aturan dan strategi yang berbeda dari sepak bola, termasuk peran dan posisi pemain. Salah satu posisi yang penting dalam futsal adalah striker, yaitu pemain yang bertugas mencetak gol dan menyerang pertahanan lawan. Namun, apa nama striker di futsal? Apakah sama dengan sepak bola?
Striker atau Pivô?
Dalam sepak bola, striker adalah sebutan umum untuk pemain yang bermain di depan dan menjadi ujung tombak serangan tim. Striker biasanya memiliki kemampuan menyelesaikan peluang, berlari cepat, dan berduel fisik dengan bek lawan. Contoh striker terkenal dalam sepak bola adalah Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Robert Lewandowski, dan Harry Kane.
Dalam futsal, striker juga memiliki peran yang serupa, yaitu mencetak gol dan membantu rekan timnya dalam menyerang. Namun, striker dalam futsal tidak selalu disebut dengan istilah tersebut. Ada beberapa istilah lain yang digunakan untuk menyebut striker dalam futsal, tergantung dari negara atau bahasa yang digunakan. Salah satu istilah yang populer adalah pivô, yang berasal dari bahasa Portugis.
Pivô adalah sebutan untuk striker dalam futsal yang berasal dari negara-negara berbahasa Portugis, seperti Brasil, Portugal, dan Timor Leste. Pivô berarti poros atau sumbu, yang menggambarkan peran striker dalam futsal sebagai pemain yang menjadi pusat serangan tim.
Pivô biasanya bermain di dekat gawang lawan dan menjadi target umpan dari rekan timnya. Pivô harus memiliki kemampuan mengontrol bola, berputar, melepaskan tembakan, dan bermain punggung ke gawang. Contoh pivô terkenal dalam futsal adalah Falcao, Ricardinho, Ferrão, dan Dieguinho.
Apakah Striker dan Pivô Sama?
Meskipun striker dan pivô memiliki peran yang mirip dalam futsal, ada beberapa perbedaan antara keduanya. Perbedaan tersebut terletak pada gaya bermain, formasi, dan taktik yang digunakan oleh tim futsal.
Striker adalah istilah yang lebih umum dan luas untuk menyebut pemain penyerang dalam futsal. Striker bisa bermain di posisi manapun di depan, baik di sayap kanan, sayap kiri, maupun tengah. Striker juga bisa berubah-ubah posisi dengan rekan timnya sesuai dengan rotasi atau transisi yang dilakukan oleh tim futsal.
Striker harus memiliki kemampuan beradaptasi dengan situasi permainan dan mencari ruang kosong untuk menerima bola atau menciptakan peluang. Striker biasanya digunakan dalam formasi 1-2-1 atau 2-2, di mana ada satu atau dua pemain yang bermain di depan.
Pivô adalah istilah yang lebih spesifik dan khusus untuk menyebut pemain penyerang dalam futsal. Pivô hanya bermain di posisi tengah depan dan menjadi ujung tombak serangan tim.
Pivô jarang berubah-ubah posisi dengan rekan timnya, melainkan tetap berada di dekat gawang lawan untuk menjadi target umpan atau mencetak gol.
Pivô harus memiliki kemampuan menguasai bola, berputar, melepaskan tembakan, dan bermain punggung ke gawang. Pivô biasanya digunakan dalam formasi 1-3-1 atau 3-1, di mana ada satu pemain yang bermain sebagai pivô.