Menu Tutup

Struktur Pasar: Pengertian, Jenis dan Ciri-Cirinya

Struktur pasar adalah suatu variabel yang menunjukkan karakteristik dan kondisi suatu pasar seperti jumlah pembeli dan penjual, keadaan produk, keadaan pengetahuan penjual dan pembeli, serta keadaan rintangan pasar1. Struktur pasar terkait dengan derajat persaingan dalam industri yang dapat mempengaruhi perilaku usaha dan kinerja pasar2. Struktur pasar juga dapat diketahui melalui konsentrasi pasar, yaitu ukuran pangsa pasar yang dimiliki oleh perusahaan atau kelompok perusahaan tertentu1.

Jenis-Jenis Struktur Pasar

Menurut Tri Kunawangsih3, berdasarkan faktor-faktor yang menentukan struktur pasar, terdapat empat jenis struktur pasar, yakni:

  • Pasar persaingan sempurna, dengan jumlah penjual dan pembeli yang banyak.
  • Pasar monopoli, dengan jumlah penjual hanya satu (mono).
  • Pasar persaingan monopolistik, jumlah penjual yang cukup banyak tetapi masing-masing memiliki kemampuan untuk memengaruhi harga jual.
  • Pasar oligopoli, jumlah penjual sangat sedikit antara 2-10.

Pasar Persaingan Sempurna

Pasar persaingan sempurna adalah struktur pasar yang membebaskan peserta pasar untuk masuk dan keluar pasar serta memiliki keterbukaan informasi tentang barang dagangan4. Dalam pasar model ini, tidak boleh terjadi monopoli pasar. Penipuan dan pemalsuan produk serta kecurangan lainnya dicegah dengan penyeragaman dan produk. Selain itu, setiap ketidak-jujuran dalam kebebasan ekonomi akan mendapat kecaman4.

Pasar persaingan sempurna memiliki ciri-ciri sebagai berikut1:

Ciri-Ciri Penjelasan
Jumlah penjual dan pembeli sangat banyak Tidak ada satu pun penjual atau pembeli yang dapat mempengaruhi harga pasar. Harga ditentukan oleh mekanisme permintaan dan penawaran secara bebas.
Produk homogen Produk yang dihasilkan oleh setiap penjual sama persis dalam kualitas, bentuk, ukuran, warna, rasa, dan lain-lain. Pembeli tidak dapat membedakan produk satu dengan lainnya.
Mobilitas sempurna Faktor produksi dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain tanpa adanya hambatan. Demikian juga dengan barang-barang yang dihasilkan dapat berpindah dari satu daerah ke daerah lain tanpa biaya transportasi.
Informasi sempurna Penjual dan pembeli memiliki informasi yang lengkap tentang harga, kualitas, dan ketersediaan produk di pasar. Tidak ada informasi yang disembunyikan atau dirahasiakan oleh pihak manapun.
Tidak ada campur tangan pemerintah Pemerintah tidak ikut campur dalam menetapkan harga atau mengatur produksi di pasar. Pemerintah hanya berperan sebagai pengawas agar tidak terjadi pelanggaran hukum atau ketertiban umum.

Contoh pasar persaingan sempurna adalah pasar sayur-mayur, beras, gula, garam, dan lain-lain.

Pasar Monopoli

Pasar monopoli adalah struktur pasar yang hanya memiliki satu penjual tunggal dalam pasar dan tanpa pesaing4. Pasar dengan struktur ini memiliki barang substitusi yang tidak sempurna. Harga produk monopoli tetap bertahan dan permintaan tidak akan menurun meski harga produk lain menurun4. Pengusaha tunggal ini dapat sepenuhnya menetapkan harga jual, kuantitas serta kebijakan lainnya.

Pasar monopoli memiliki ciri-ciri sebagai berikut1:

Ciri-Ciri Penjelasan
Jumlah penjual hanya satu Tidak ada pesaing atau pengganti produk yang sejenis. Penjual memiliki kekuasaan penuh atas pasar.
Produk tidak homogen Produk yang dihasilkan oleh penjual monopoli tidak memiliki substitusi yang sempurna. Pembeli tidak dapat beralih ke produk lain yang lebih murah atau lebih baik.
Mobilitas terbatas Faktor produksi dan barang-barang yang dihasilkan sulit untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain karena adanya hambatan. Hambatan tersebut dapat berupa hukum, paten, lisensi, hak istimewa, atau biaya produksi yang tinggi.
Informasi tidak sempurna Penjual monopoli memiliki informasi yang lebih banyak daripada pembeli tentang harga, kualitas, dan ketersediaan produk di pasar. Penjual monopoli dapat menipu atau memanipulasi informasi untuk menguntungkan dirinya sendiri.
Adanya campur tangan pemerintah Pemerintah dapat ikut campur dalam menetapkan harga atau mengatur produksi di pasar monopoli untuk melindungi kepentingan konsumen atau masyarakat. Pemerintah juga dapat memberikan izin khusus kepada penjual monopoli untuk menjalankan usahanya.

Contoh pasar monopoli adalah PLN (Perusahaan Listrik Negara), PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum), Telkom (Telekomunikasi Indonesia), dan lain-lain.

Pasar Persaingan Monopolistik

Pasar persaingan monopolistik adalah struktur pasar yang merupakan gabungan antara struktur pasar persaingan sempurna dan monopoli4. Pada struktur ini, perusahaan diberi keleluasaan untuk masuk dan keluar dari pasar. Selain itu, barang yang dihasilkan beragam dan memiliki diferensiasi4. Diferensiasi produk dapat berupa merek, kemasan, rasa, warna, desain, layanan, dan lain-lain.

Pasar persaingan monopolistik memiliki ciri-ciri sebagai berikut1:

Ciri-Ciri Penjelasan
Jumlah penjual cukup banyak Terdapat banyak penjual yang menjual produk yang berbeda-beda tetapi masih memiliki fungsi yang sama. Penjual memiliki sedikit kekuasaan untuk memengaruhi harga pasar.
Produk tidak homogen Produk yang dihasilkan oleh setiap penjual memiliki diferensiasi atau ciri khas tertentu yang membedakannya dengan produk lain. Pembeli dapat memilih produk sesuai dengan selera atau preferensinya.
Mobilitas cukup tinggi Faktor produksi dan barang-barang yang dihasilkan dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan mudah karena tidak ada hambatan yang signifikan. Hambatan tersebut dapat berupa biaya iklan, promosi, atau loyalitas konsumen.
Informasi cukup sempurna Penjual dan pembeli memiliki informasi yang cukup tentang harga, kualitas, dan ketersediaan produk di pasar. Penjual dan pembeli dapat membandingkan produk satu dengan lainnya sebelum membeli atau menjualnya.
Tidak ada campur tangan pemerintah Pemerintah tidak ikut campur dalam menetapkan harga atau mengatur produksi di pasar persaingan monopolistik. Pemerintah hanya berperan sebagai pengawas agar tidak terjadi pelanggaran hukum atau ketertiban umum.

Contoh pasar persaingan monopolistik adalah pasar sabun mandi, pasta gigi, sampo, deterjen, dan lain-lain.

Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli adalah struktur pasar yang memiliki jumlah penjual sangat sedikit antara 2-10. Pasar dengan struktur ini memiliki barang substitusi yang sempurna atau tidak sempurna. Harga produk oligopoli saling tergantung dengan harga produk pesaingnya. Pengusaha oligopoli harus mempertimbangkan reaksi pesaingnya sebelum menetapkan harga jual, kuantitas atau kebijakan lainnya.

Pasar oligopoli memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

Ciri-Ciri Penjelasan
Jumlah penjual sangat sedikit Terdapat beberapa penjual yang menjual produk yang sama atau berbeda tetapi masih memiliki fungsi yang sama. Penjual memiliki kekuasaan besar untuk memengaruhi harga pasar.
Produk homogen atau tidak homogen Produk yang dihasilkan oleh setiap penjual dapat sama persis atau memiliki diferensiasi tertentu. Pembeli dapat beralih ke produk lain yang lebih murah atau lebih baik jika ada perubahan harga.
Mobilitas rendah Faktor produksi dan barang-barang yang dihasilkan sulit untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain karena adanya hambatan yang kuat. Hambatan tersebut dapat berupa hukum, paten, lisensi, hak istimewa, atau biaya produksi yang tinggi.
Informasi tidak sempurna Penjual dan pembeli tidak memiliki informasi yang lengkap tentang harga, kualitas, dan ketersediaan produk di pasar. Penjual dan pembeli saling berspekulasi tentang tindakan dan reaksi pesaingnya.
Adanya campur tangan pemerintah Pemerintah dapat ikut campur dalam menetapkan harga atau mengatur produksi di pasar oligopoli untuk mencegah terjadinya kartel, kolusi, atau praktik monopoli lainnya. Pemerintah juga dapat memberikan izin khusus kepada penjual oligopoli untuk menjalankan usahanya.

Contoh pasar oligopoli adalah pasar otomotif, telekomunikasi, minyak bumi, dan lain-lain.

Kesimpulan

Struktur pasar adalah suatu variabel yang menunjukkan karakteristik dan kondisi suatu pasar seperti jumlah pembeli dan penjual, keadaan produk, keadaan pengetahuan penjual dan pembeli, serta keadaan rintangan pasar. Struktur pasar terkait dengan derajat persaingan dalam industri yang dapat mempengaruhi perilaku usaha dan kinerja pasar.

Terdapat empat jenis struktur pasar, yaitu:

  • Pasar persaingan sempurna, dengan jumlah penjual dan pembeli yang banyak, produk homogen, mobilitas sempurna, informasi sempurna, dan tidak ada campur tangan pemerintah.
  • Pasar monopoli, dengan jumlah penjual hanya satu, produk tidak homogen, mobilitas terbatas, informasi tidak sempurna, dan adanya campur tangan pemerintah.
  • Pasar persaingan monopolistik, dengan jumlah penjual cukup banyak, produk tidak homogen, mobilitas cukup tinggi, informasi cukup sempurna, dan tidak ada campur tangan pemerintah.
  • Pasar oligopoli, dengan jumlah penjual sangat sedikit, produk homogen atau tidak homogen, mobilitas rendah, informasi tidak sempurna, dan adanya campur tangan pemerintah.

Sumber:
(1) Struktur Pasar (Pengertian, Elemen, Unsur dan Bentuk-bentuk). https://www.kajianpustaka.com/2020/12/struktur-pasar.html.
(2) √ Struktur Pasar (Pengertian, Jenis dan Contoh) – Rumus Pintar. https://rumuspintar.com/struktur-pasar/.
(3) Jenis Struktur Pasar dan Faktornya – Kompas.com. https://www.kompas.com/skola/read/2021/01/05/155558569/jenis-struktur-pasar-dan-faktornya.
(4) Struktur pasar – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Struktur_pasar.
(5) Getty Images. https://www.gettyimages.com/detail/photo/business-analytics-intelligence-concept-financial-royalty-free-image/1061299140.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya