Futsal adalah salah satu olahraga yang sangat populer di Indonesia. Futsal merupakan permainan bola yang dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan lima orang, termasuk kiper. Futsal dimainkan di lapangan yang berukuran lebih kecil dari lapangan sepak bola, biasanya di dalam ruangan (indoor). Futsal memiliki beberapa peraturan dan teknik dasar yang berbeda dengan sepak bola. Salah satu teknik dasar yang sangat penting dalam futsal adalah passing atau mengumpan.
Passing adalah teknik dasar futsal yang digunakan untuk mengoper bola kepada rekan satu tim. Passing sangat menentukan keberhasilan sebuah tim dalam membangun serangan, menjaga penguasaan bola, dan menciptakan peluang gol. Passing juga merupakan cara untuk menghindari tekanan lawan dan mengatur tempo permainan. Oleh karena itu, setiap pemain futsal harus memiliki kemampuan passing yang baik dan akurat.
Jenis-jenis passing dalam futsal
Ada beberapa jenis passing dalam futsal yang dapat digunakan oleh pemain sesuai dengan situasi dan kondisi permainan. Berikut ini adalah beberapa jenis passing dalam futsal beserta cara melakukannya:
Passing dengan kaki bagian dalam
Passing dengan kaki bagian dalam adalah jenis passing yang paling umum dan mudah dilakukan dalam futsal. Passing ini digunakan untuk mengoper bola kepada rekan satu tim yang jaraknya tidak terlalu jauh dari posisi kita. Passing ini juga dapat digunakan untuk mengontrol bola dan mengubah arah permainan.
Cara melakukan passing dengan kaki bagian dalam adalah sebagai berikut1:
- Berdiri di samping bola dengan kaki tumpuan agak ke belakang dan jari-jari kaki mengarah ke sasaran.
- Ayunkan kaki yang akan menendang ke belakang sambil memiringkan badan hingga bagian dalam kaki menghadap ke bola.
- Tendang bola dengan menggunakan kaki bagian dalam tepat di bagian tengah atau bawah bola.
- Ikuti gerakan tendangan dengan mengayunkan kaki ke depan.
Passing dengan kaki bagian luar
Passing dengan kaki bagian luar adalah jenis passing yang digunakan untuk mengoper bola kepada rekan satu tim yang jaraknya jauh dari posisi kita. Passing ini juga dapat digunakan untuk memberikan umpan silang, memotong garis pertahanan lawan, atau mengecoh lawan.
Cara melakukan passing dengan kaki bagian luar adalah sebagai berikut2:
- Berdiri di samping bola dengan kaki tumpuan.
- Tekuk kaki yang akan menendang dan ayunkan ke belakang.
- Tendang bola sekuat mungkin dengan menggunakan kaki bagian luar tepat di bagian tengah bola.
- Ikuti gerakan tendangan dengan mengayunkan kaki ke depan.
Passing dengan punggung kaki
Passing dengan punggung kaki adalah jenis passing yang menghasilkan tendangan yang keras dan akurat. Passing ini digunakan untuk mengoper bola kepada rekan satu tim yang berada di depan kita atau di samping lapangan. Passing ini juga dapat digunakan untuk menembak ke gawang lawan dari jarak jauh.
Cara melakukan passing dengan punggung kaki adalah sebagai berikut3:
- Letakkan kaki tumpuan di samping bola dengan jari-jari kaki mengarah ke tempat penerima operan.
- Tarik kaki yang akan menendang ke belakang dengan ditekuk hingga 30 derajat.
- Ayunkan kaki ke depan dan tendang bola dengan menggunakan punggung kaki tepat di bagian tengah bola.
- Ikuti gerakan tendangan dengan mengayunkan kaki ke depan.
Tips untuk meningkatkan kemampuan passing dalam futsal
Untuk meningkatkan kemampuan passing dalam futsal, ada beberapa tips yang dapat dilakukan oleh pemain, yaitu:
- Melakukan latihan passing secara rutin dan variatif. Latihan passing dapat dilakukan secara individu atau bersama rekan satu tim. Latihan passing dapat meliputi aspek-aspek seperti akurasi, kecepatan, sudut, jarak, dan variasi operan.
- Mengamati posisi dan gerakan rekan satu tim dan lawan. Pemain harus dapat membaca situasi permainan dan menyesuaikan jenis passing yang sesuai. Pemain juga harus dapat berkomunikasi dengan rekan satu tim untuk memberikan atau meminta operan.
- Mengontrol bola dengan baik sebelum dan sesudah passing. Pemain harus dapat mengontrol bola dengan bagian kaki yang tepat agar passing menjadi lebih mudah dan efektif. Pemain juga harus siap menerima operan dari rekan satu tim dengan cara yang baik.
- Memperhatikan faktor-faktor lain yang mempengaruhi passing. Faktor-faktor lain yang mempengaruhi passing antara lain adalah kondisi lapangan, kondisi bola, kondisi fisik, dan kondisi mental. Pemain harus dapat menyesuaikan passing dengan faktor-faktor tersebut agar passing menjadi lebih optimal.