Lembaga sosial adalah sistem aturan dan norma yang terbentuk dalam masyarakat dengan tujuan memenuhi berbagai kebutuhan manusia. Lembaga sosial membantu mengatur perilaku individu dan kelompok agar sesuai dengan nilai dan norma yang diterima oleh masyarakat. Dalam sosiologi, lembaga sosial dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa tipe berdasarkan kriteria tertentu, seperti perkembangan, nilai, fungsi, dan penerimaan masyarakat. Berikut adalah pembahasan lengkap mengenai tipe-tipe lembaga sosial.
1. Berdasarkan Perkembangannya
Lembaga sosial dapat dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan cara perkembangannya:
- Crescive Institution: Lembaga yang tumbuh secara alami dalam masyarakat sebagai hasil dari kebiasaan, adat istiadat, dan norma yang berlaku. Contohnya adalah lembaga keluarga dan agama. Lembaga ini terbentuk tanpa perencanaan khusus dan berkembang seiring waktu.
- Enacted Institution: Lembaga yang sengaja dibentuk untuk tujuan tertentu, seperti lembaga pendidikan, perdagangan, atau pemerintahan. Lembaga ini dirancang dan dibentuk oleh masyarakat atau pemerintah untuk memenuhi kebutuhan tertentu
2. Berdasarkan Nilai yang Diterima Masyarakat
- Basic Institution: Lembaga yang memiliki nilai penting bagi kelangsungan hidup masyarakat. Contohnya adalah lembaga keluarga, pendidikan, dan agama. Lembaga ini memiliki peran sentral dalam menjaga stabilitas sosial.
- Subsidiary Institution: Lembaga yang memiliki peran tambahan dan dianggap kurang penting. Contohnya adalah lembaga rekreasi atau hiburan.
3. Berdasarkan Penerimaan Masyarakat
- Approved Institutions: Lembaga yang diterima secara luas oleh masyarakat karena dianggap sesuai dengan norma dan nilai yang berlaku. Contoh lembaga ini adalah lembaga pendidikan, kesehatan, dan hukum.
- Unsanctioned Institutions: Lembaga yang ditolak atau tidak disetujui oleh sebagian besar masyarakat. Contohnya adalah kelompok kriminal atau organisasi rahasia yang bertentangan dengan hukum.
4. Berdasarkan Fungsi
- Operative Institution: Lembaga yang berfungsi untuk mengatur pola perilaku dan tata cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan tertentu, seperti lembaga industri yang mengatur kegiatan ekonomi.
- Regulative Institution: Lembaga yang bertugas mengawasi dan mengatur perilaku dalam masyarakat agar sesuai dengan norma yang berlaku, seperti lembaga hukum atau lembaga keamanan
5. Berdasarkan Penyebarannya
- General Institution: Lembaga yang dikenal dan diakui secara global, seperti lembaga agama besar atau organisasi internasional.
- Restricted Institution: Lembaga yang hanya dikenal oleh kelompok masyarakat tertentu, misalnya agama lokal atau budaya yang spesifik di suatu wilayah.
Kesimpulan
Tipe-tipe lembaga sosial mencerminkan bagaimana masyarakat membentuk aturan dan norma untuk mengatur kehidupan sosialnya. Klasifikasi lembaga sosial ini membantu kita memahami peran dan fungsi setiap lembaga dalam masyarakat. Dengan mengetahui tipe-tipe lembaga sosial, kita bisa melihat bagaimana mereka mempengaruhi dan membentuk pola interaksi sosial dalam komunitas yang lebih luas.