Pengertian Toponimi
Toponimi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang penamaan tempat (toponym), yang meliputi aspek sejarah, arti, dan tipologi (penulisan dan pengucapan) 1. Toponimi berasal dari dua kata Yunani, yaitu topos yang berarti tempat dan onoma yang berarti nama. Sedangkan toponim adalah nama yang diberikan kepada suatu tempat atau objek geografis.
Toponim dapat dilekatkan pada unsur alam maupun buatan manusia, seperti gunung, sungai, laut, pulau, kota, desa, jalan, jembatan, bandara, dan sebagainya. Toponim terdiri dari dua bagian, yaitu generic name (nama generik) dan specific name (nama spesifik). Generic name adalah nama yang menggambarkan bentuk atau jenis objek geografis, seperti gunung, sungai, atau jalan. Specific name adalah nama asli yang melekat pada objek tersebut, seperti Merapi, Brantas, atau Sudirman.
Toponimi memiliki fungsi dan arti penting dalam proses pemetaan. Toponimi berfungsi sebagai label yang mengidentifikasi objek-objek geografis pada suatu lokasi tertentu, sekaligus sebagai penunjuk arah secara implisit. Toponimi juga dapat merefleksikan budaya, sejarah, dan karakteristik suatu tempat.
Pengertian Skala Peta
Skala peta adalah perbandingan antara jarak pada peta dengan jarak sesungguhnya di permukaan bumi 2. Skala peta dapat dinyatakan dengan tiga cara, yaitu:
- Skala angka (numerik), yaitu skala yang menggunakan angka sebagai perbandingan. Contoh: 1 : 50.000 atau 1/50.000.
- Skala kata (verbal), yaitu skala yang menggunakan kata sebagai perbandingan. Contoh: 1 cm berbanding 500 meter.
- Skala grafik (garis), yaitu skala yang menggunakan garis sebagai perbandingan. Contoh: !skala grafik
Skala peta dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:
- Skala besar, yaitu skala yang memiliki perbandingan kecil antara jarak pada peta dengan jarak sesungguhnya. Contoh: 1 : 100 atau 1 : 5.000. Skala besar dapat menampilkan detail objek-objek geografis dengan lebih jelas.
- Skala menengah, yaitu skala yang memiliki perbandingan sedang antara jarak pada peta dengan jarak sesungguhnya. Contoh: 1 : 250.000 atau 1 : 500.000. Skala menengah dapat menampilkan objek-objek geografis dengan cukup lengkap.
- Skala kecil, yaitu skala yang memiliki perbandingan besar antara jarak pada peta dengan jarak sesungguhnya. Contoh: 1 : 1.000.000 atau 1 : 10.000.000. Skala kecil dapat menampilkan objek-objek geografis dengan sangat sederhana.
Hubungan Toponimi dan Skala Peta
Toponimi dan skala peta sangat berkaitan erat dalam pembuatan dan penggunaan peta 3. Kartografer atau pembuat peta harus memperhatikan aturan pemberian nama-nama geografis sesuai dengan nama resmi (official name) pada peta, sehingga ada kesesuaian antara nama pada peta dengan publikasi resmi pemerintah, seperti petunjuk arah di jalan, nama tempat, dan sebagainya.
Selain itu, kartografer juga harus memperhatikan skala peta dalam menentukan jumlah dan jenis toponim yang akan ditampilkan pada peta. Semakin besar skala peta, semakin banyak toponim yang dapat ditampilkan pada peta. Sebaliknya, semakin kecil skala peta, semakin sedikit toponim yang dapat ditampilkan pada peta.
Oleh karena itu, kartografer harus melakukan proses generalisasi peta, yaitu proses penyederhanaan objek-objek geografis pada peta sesuai dengan skala peta. Proses generalisasi peta meliputi empat aspek, yaitu:
- Seleksi, yaitu pemilihan objek-objek geografis yang penting dan relevan untuk ditampilkan pada peta.
- Simplifikasi, yaitu penyederhanaan bentuk objek-objek geografis pada peta agar tidak terlalu rumit dan sesuai dengan skala peta.
- Klasifikasi, yaitu pengelompokkan objek-objek geografis yang memiliki karakteristik yang sama atau serupa pada peta.
- Simbolisasi, yaitu penggunaan simbol-simbol yang mewakili objek-objek geografis pada peta.
Sumber:
(1) Toponimi: Pengertian, Pemetaan, dan Survei – GEOSPASIALIS. https://geospasialis.com/toponimi/.
(2) Materi Toponimi Dan Skala Peta Skala Dan Generalisasi Lp 16198 – Kelas …. https://www.zenius.net/materi-belajar/geografi-lp15692/peta-k13r-k10-kumer-fase-e-lp16181/toponimi-dan-skala-peta%20%3E%20skala-dan-generalisasi-lp16198-lu375924/.
(3) Rumus Skala: Pengertian, Jenis, dan Contoh Soalnya. https://katadata.co.id/safrezi/berita/6182489773f2b/rumus-skala-pengertian-jenis-dan-contoh-soalnya.
(4) SHP Toponimi Nama Ibukota Seluruh Tingkat Wilayah Indonesia. https://www.lapakgis.com/2019/09/shp-toponimi-nama-ibukota-seluruh-indonesia.html.
(5) Rumus Skala Peta: Pengertian, Cara Menghitung dan Contoh Soal – detikcom. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6405590/rumus-skala-peta-pengertian-cara-menghitung-dan-contoh-soal.