Pendidikan karakter dan pembentukan kepribadian generasi muda merupakan salah satu pilar utama pembangunan bangsa. Dalam konteks Indonesia, Bapak Agus Salim diakui sebagai salah satu tokoh yang berperan besar dalam mewujudkan visi ini melalui pencetusannya terhadap Gerakan Pramuka. Agus Salim, yang lahir pada 8 Oktober 1884 di Kota Agung, Lampung, bukan hanya seorang politikus ulung, tetapi juga seorang pemikir yang peduli terhadap masa depan bangsanya.
Agus Salim tidak hanya dikenal sebagai pejuang kemerdekaan dan diplomat handal, tetapi juga sebagai tokoh yang memiliki perhatian khusus terhadap pembangunan karakter anak-anak muda Indonesia. Beliau menyadari bahwa untuk menciptakan generasi penerus yang unggul, diperlukan suatu wadah pendidikan di luar sistem formal. Oleh karena itu, pada tahun 1924, Agus Salim menjadi pelopor dalam mendirikan Gerakan Pramuka di Indonesia.
Pada awalnya, Gerakan Pramuka yang diprakarsai oleh Agus Salim diimplementasikan di sekolah-sekolah. Beliau yakin bahwa pendidikan karakter harus dimulai sejak dini, dan Pramuka menjadi sarana yang tepat untuk mengajarkan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, dan semangat gotong royong. Dengan penuh dedikasi, Agus Salim bekerja sama dengan tokoh-tokoh pendidikan dan sosial lainnya untuk menyebarkan Gerakan Pramuka ke berbagai daerah di Indonesia.
Bapak Agus Salim juga memiliki visi bahwa Pramuka tidak hanya sekadar kegiatan eksklusif di kalangan sekolah, tetapi juga sebagai gerakan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Beliau ingin Pramuka menjadi wadah di mana anak-anak Indonesia dari berbagai latar belakang dapat bersatu, belajar bersama, dan tumbuh sebagai individu yang bertanggung jawab.
Selain menjadi pencetus Gerakan Pramuka, Agus Salim juga aktif dalam menyuarakan pentingnya pendidikan karakter di berbagai forum. Beliau percaya bahwa pembentukan karakter adalah pondasi utama bagi kemajuan suatu bangsa, dan Pramuka menjadi alat yang efektif untuk mencapai tujuan ini. Kepedulian dan pandangan visi Bapak Agus Salim terhadap pendidikan karakter melalui Pramuka telah mewariskan nilai-nilai luhur yang masih terus dijunjung tinggi hingga saat ini.
Melalui sumbangsihnya dalam pendirian dan pengembangan Gerakan Pramuka, Bapak Agus Salim tidak hanya meninggalkan jejak dalam sejarah pendidikan Indonesia tetapi juga menginspirasi generasi-generasi selanjutnya. Dedikasi dan perjuangan Bapak Agus Salim sebagai pencetus Gerakan Pramuka membuktikan bahwa pendidikan karakter adalah investasi berharga untuk masa depan bangsa.