Penyusunan skripsi merupakan fase krusial dalam perjalanan akademis mahasiswa. Sering kali, tantangan terbesar bukan hanya terletak pada substansi penelitian, melainkan pada aspek teknis penyusunan dokumen ( formatting). Ketidaksesuaian format dengan pedoman universitas sering menjadi alasan revisi berulang yang menghambat proses kelulusan.
Masalah yang paling umum ditemui meliputi pengaturan margin yang tidak presisi, penomoran halaman yang tercampur antara angka Romawi dan Arab, serta daftar isi manual yang sulit diperbarui. Artikel ini disusun sebagai panduan teknis komprehensif untuk mengatur format skripsi di Microsoft Word secara sistematis, efisien, dan sesuai standar akademis umum.
1. Persiapan Dokumen: Pengaturan Ukuran Kertas dan Margin
Langkah pertama dan paling fundamental adalah memastikan kanvas kerja Anda sudah sesuai standar. Mengabaikan langkah ini di awal akan merusak tata letak halaman ketika naskah sudah berisi banyak teks.
Langkah-langkah:
-
Buka Microsoft Word, lalu pilih menu Layout > Size. Pastikan Anda memilih ukuran A4 (21 cm x 29,7 cm), yang merupakan standar internasional untuk karya ilmiah.
-
Selanjutnya, masuk ke menu Layout > Margins > Custom Margins.
-
Standar umum di Indonesia (meskipun dapat bervariasi antar universitas) adalah format “4-4-3-3”. Masukkan angka berikut:
-
Top (Atas): 4 cm
-
Left (Kiri): 4 cm (memberi ruang untuk jilid lakban/hardcover)
-
Bottom (Bawah): 3 cm
-
Right (Kanan): 3 cm
-
Catatan Penting: Jika satuan di Word Anda masih dalam Inchi, ubah terlebih dahulu ke Centimeter melalui menu File > Options > Advanced > Display > Show measurements in units of: Centimeters.
2. Manajemen Struktur: Menggunakan Fitur Styles
Kesalahan fatal mahasiswa adalah memformat judul bab secara manual (memperbesar font dan menebalkan satu per satu). Untuk membuat Daftar Isi Otomatis, Anda wajib menggunakan fitur Styles. Fitur ini memberikan “tanda pengenal” pada setiap judul agar dapat dibaca oleh sistem.
Konfigurasi Styles:
-
Buka tab Home dan perhatikan kotak Styles.
-
Heading 1 (Untuk Judul Bab): Klik kanan pada ‘Heading 1’, pilih Modify. Atur font menjadi Times New Roman, 14pt, Bold, warna hitam, dan posisi Center. Gunakan ini untuk “BAB I PENDAHULUAN”, “BAB II PEMBAHASAN”, dst.
-
Heading 2 (Untuk Sub-bab): Klik kanan pada ‘Heading 2’, pilih Modify. Atur font Times New Roman, 12pt, Bold, warna hitam, dan posisi Align Left. Gunakan ini untuk “1.1 Latar Belakang”, “1.2 Rumusan Masalah”, dst.
-
Normal (Untuk Teks Paragraf): Pastikan style ‘Normal’ diatur ke Times New Roman, 12pt, Justified (rata kanan-kiri), dengan spasi 1.5 atau 2.0 sesuai panduan.
Dengan menerapkan Styles, dokumen Anda memiliki hierarki yang jelas yang nantinya akan ditarik secara otomatis ke dalam Daftar Isi.
3. Teknik Section Breaks: Memisahkan Halaman Romawi dan Angka
Bagian ini adalah inti kesulitan teknis dalam format skripsi. Secara akademis, bagian awal (Kata Pengantar, Daftar Isi) menggunakan angka Romawi kecil (i, ii, iii) di posisi bawah tengah, sedangkan bagian isi (BAB I dst) menggunakan angka Arab (1, 2, 3) di posisi atas kanan atau bawah tengah.
Untuk melakukan ini dalam satu file dokumen, Anda harus membagi dokumen menjadi beberapa “Seksi” menggunakan Section Breaks.
Langkah Memisahkan Halaman:
-
Letakkan kursor di bagian paling akhir halaman “Daftar Isi” (atau halaman terakhir sebelum BAB I).
-
Pilih menu Layout > Breaks > Next Page.
-
Sekarang, dokumen Anda terbagi menjadi dua seksi: Section 1 (Halaman Awal) dan Section 2 (Isi Skripsi).
-
Klik ganda pada area Header di halaman BAB I (Section 2).
-
Perhatikan menu Design (Header & Footer Tools). Nonaktifkan tombol Link to Previous. Langkah ini memutus hubungan format dengan halaman sebelumnya, sehingga perubahan di BAB I tidak akan merusak halaman Kata Pengantar.
4. Pengaturan Penomoran Halaman (Page Number)
Setelah seksi terpisah, Anda dapat memasukkan nomor halaman dengan format berbeda.
Untuk Bagian Awal (Romawi):
-
Klik pada halaman Kata Pengantar.
-
Pilih Insert > Page Number > Bottom of Page > Plain Number 2 (Tengah Bawah).
-
Masuk ke Page Number > Format Page Numbers. Pada Number format, pilih i, ii, iii. Pastikan Start at diisi i.
Untuk Bagian Isi (Angka Arab):
-
Klik pada halaman BAB I.
-
Pilih Insert > Page Number. Pilih posisi sesuai pedoman (biasanya kanan atas atau tengah bawah).
-
Masuk ke Format Page Numbers. Ubah Number format menjadi 1, 2, 3.
-
Penting: Pada opsi Page numbering, pilih Start at: 1.
Jika aturan kampus mengharuskan halaman pertama setiap BAB nomornya di bawah tengah, sedangkan halaman lanjutannya di kanan atas, Anda perlu mencentang opsi Different First Page pada menu Design Header & Footer di setiap awal BAB.
5. Finalisasi: Membuat Daftar Isi Otomatis
Jika Anda telah disiplin menggunakan Heading Styles pada langkah kedua, pembuatan daftar isi hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 detik.
Eksekusi Daftar Isi:
-
Arahkan kursor ke halaman kosong yang disediakan untuk Daftar Isi.
-
Buka tab References.
-
Klik tombol Table of Contents.
-
Pilih Automatic Table 1 atau Automatic Table 2.
Secara ajaib, Word akan menyusun seluruh Judul BAB dan Sub-bab lengkap dengan nomor halamannya.
Cara Memperbarui Daftar Isi: Jika Anda melakukan revisi yang menyebabkan pergeseran halaman atau perubahan judul bab, Anda tidak perlu mengetik ulang. Cukup klik pada area Daftar Isi, lalu klik tombol Update Table.
-
Pilih Update page numbers only jika hanya halaman yang berubah.
-
Pilih Update entire table jika ada penambahan atau perubahan teks judul bab.
Kesimpulan
Penguasaan teknis Microsoft Word, khususnya pemahaman tentang Styles dan Section Breaks, adalah investasi waktu yang sangat berharga bagi mahasiswa. Dengan mengikuti langkah sistematis di atas—dimulai dari pengaturan margin, penerapan headings, pemisahan seksi halaman, hingga pembuatan daftar isi—Anda dapat meminimalisir kesalahan format yang sering menjadi sumber revisi.
Skripsi yang rapi tidak hanya memudahkan dosen pembimbing dalam membaca, tetapi juga mencerminkan profesionalisme dan keseriusan penulis dalam menyajikan karya ilmiahnya.