LAMPUNG SELATAN – Universitas Islam (UI) An Nur Lampung menerima kunjungan akademik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang dalam rangka silaturahmi, penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (MoA), serta pelaksanaan Stadium General (Kuliah Umum). Acara ini berlangsung khidmat di Aula Kampus UI An Nur Lampung, Jati Agung, pada Kamis (13/11).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UI An Nur Lampung, Dr. K.H. Andi Warisno, M.M.Pd., beserta jajaran Wakil Rektor, Dekan, dan Kaprodi. Sementara itu, rombongan UIN Raden Fatah Palembang dipimpin oleh Wakil Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Dr. Ali Imron, M.Ag., yang hadir bersama para Ketua Program Studi (Kaprodi) dan Sekretaris Prodi S1 dan S2 Pendidikan Agama Islam (PAI) serta Manajemen Pendidikan Islam (MPI).
Dalam sambutannya, Rektor UI An Nur Lampung, Dr. K.H. Andi Warisno, menyambut hangat kedatangan rombongan UIN Raden Fatah yang disebutnya sebagai “Ibu Susu” atau pembina bagi UI An Nur sejak awal berdiri.
“UIN Raden Fatah Palembang dan UIN Raden Intan Lampung adalah orang tua kami, guru kami, dan pembina kami. Kami sangat merasa terhormat untuk memperbarui MoU ini. Harapan kami, UI An Nur dapat terus dibina agar bisa maju bersama dan bahkan mencapai taraf internasional,” ujar Dr. Andi Warisno.
Beliau juga menyoroti transformasi pesat UI An Nur dari yang sebelumnya Sekolah Tinggi (STAI) menjadi Institut, dan kini telah menjadi Universitas pada tahun 2025, sebuah capaian yang tidak lepas dari dukungan dan bimbingan para akademisi senior dari kampus mitra.
Sementara itu, Wakil Dekan FITK UIN Raden Fatah, Dr. Ali Imron, M.Ag., mengungkapkan kekagumannya atas kemajuan infrastruktur dan akademik UI An Nur. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempererat kolaborasi akademik, khususnya dalam mendukung akreditasi unggul melalui visiting lecture, penelitian bersama, dan pengabdian masyarakat.
“Di era sekarang kita tidak bisa berjalan sendiri, kita harus saling berkolaborasi. Baik itu pertukaran dosen penguji, kerja sama penelitian, maupun publikasi jurnal terakreditasi. Kedatangan kami ini membuka peluang selebar-lebarnya untuk kita maju bersama,” tegas Dr. Ali Imron.
Harmonisasi Pendidikan Islam dan Budaya Melayu
Rangkaian acara dilanjutkan dengan Stadium General yang diisi oleh Dr. Ermis Suryana, M.Pd.I., Dosen UIN Raden Fatah Palembang. Dalam paparannya yang bertajuk “Pendidikan Islam dan Adat Melayu”, Dr. Ermis menekankan pentingnya merevitalisasi budaya lokal sebagai media pendidikan karakter.
“Ada harmonisasi yang kental antara pendidikan Islam dan adat Melayu. Adat Melayu bersendi Syarak, dan Syarak bersendi Kitabullah. Nilai-nilai seperti kejujuran, pembelaan harga diri, dan penghormatan kepada guru dalam budaya Melayu adalah implementasi nyata dari akhlak Islam,” papar Dr. Ermis di hadapan ratusan mahasiswa dan dosen yang hadir.
Ia mengajak seluruh civitas akademika untuk kembali membangkitkan nilai-nilai budaya lokal (Local Wisdom) untuk mengembalikan marwah pendidikan, khususnya dalam membangun hubungan harmonis antara guru dan murid yang belakangan ini kerap mengalami pergeseran nilai.
Acara ditutup dengan penandatanganan dokumen kerja sama antara pimpinan Fakultas dan Program Studi kedua universitas, doa bersama yang dipimpin oleh Dekan Fakultas Syariah Dr. K.H. Abdul Adib, M.Pd.I., serta sesi foto bersama.