Wawancara adalah salah satu tahap penting dalam proses seleksi pekerjaan, beasiswa, atau kegiatan lainnya. Wawancara adalah kesempatan untuk menunjukkan kualitas diri, kemampuan, dan motivasi kepada pihak yang mewawancarai. Namun, ada beberapa hal yang harus dihindari saat melakukan wawancara agar tidak menimbulkan kesan negatif atau merugikan diri sendiri. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus dihindari saat melakukan wawancara:
Datang terlambat
Datang terlambat adalah salah satu kesalahan fatal yang bisa merusak kesempatan Anda untuk lolos wawancara. Datang terlambat menunjukkan bahwa Anda tidak menghargai waktu dan tidak serius dalam mengikuti proses seleksi. Datang terlambat juga bisa membuat Anda stres, panik, dan kurang percaya diri saat menjawab pertanyaan. Oleh karena itu, sebaiknya Anda datang lebih awal dari jadwal wawancara, setidaknya 15 menit sebelumnya. Jika ada halangan yang tidak bisa dihindari, segera hubungi pihak yang mewawancarai dan minta maaf atas keterlambatan Anda.
Tidak mempersiapkan diri
Tidak mempersiapkan diri adalah hal lain yang harus dihindari saat melakukan wawancara. Tidak mempersiapkan diri berarti Anda tidak tahu apa tujuan dan harapan dari pihak yang mewawancarai, tidak tahu apa saja pertanyaan yang mungkin ditanyakan, dan tidak tahu bagaimana cara menjawabnya dengan baik. Tidak mempersiapkan diri juga bisa membuat Anda kehilangan fokus, bingung, dan gugup saat wawancara. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mempersiapkan diri dengan baik sebelum wawancara. Anda bisa mencari informasi tentang profil dan visi misi dari pihak yang mewawancarai, membaca kembali CV dan surat lamaran Anda, mempelajari pertanyaan umum dan spesifik yang sering ditanyakan dalam wawancara, dan berlatih menjawabnya dengan jelas dan lugas.
Berpakaian tidak sesuai
Berpakaian tidak sesuai adalah hal lain yang harus dihindari saat melakukan wawancara. Berpakaian tidak sesuai berarti Anda tidak mengenakan pakaian yang rapi, bersih, sopan, dan sesuai dengan jenis pekerjaan atau kegiatan yang Anda lamar. Berpakaian tidak sesuai bisa menimbulkan kesan bahwa Anda tidak profesional, tidak peduli, dan tidak menghormati pihak yang mewawancarai. Berpakaian tidak sesuai juga bisa mengganggu kenyamanan dan konsentrasi Anda saat wawancara. Oleh karena itu, sebaiknya Anda berpakaian sesuai dengan standar dan etika yang berlaku dalam wawancara. Anda bisa memilih pakaian yang berwarna netral, tidak terlalu ketat atau longgar, tidak terlalu banyak aksesoris atau perhiasan, dan tidak berbau menyengat.
Bersikap sombong atau rendah diri
Bersikap sombong atau rendah diri adalah hal lain yang harus dihindari saat melakukan wawancara. Bersikap sombong berarti Anda terlalu memuji diri sendiri, menganggap rendah orang lain, atau mengkritik pihak yang mewawancarai. Bersikap rendah diri berarti Anda terlalu meremehkan diri sendiri, tidak percaya pada kemampuan Anda, atau mengeluh tentang kekurangan Anda. Kedua sikap ini bisa menimbulkan kesan bahwa Anda tidak memiliki keseimbangan antara kelebihan dan kekurangan diri, tidak memiliki sikap positif dan kerjasama, dan tidak memiliki rasa hormat dan sopan santun. Oleh karena itu, sebaiknya Anda bersikap realistis, objektif, dan optimis saat wawancara. Anda bisa menunjukkan kelebihan diri Anda tanpa sombong, mengakui kekurangan diri Anda tanpa rendah diri, dan menunjukkan minat dan antusiasme Anda tanpa berlebihan.
Memberikan jawaban yang tidak relevan atau tidak jujur
Memberikan jawaban yang tidak relevan atau tidak jujur adalah hal lain yang harus dihindari saat melakukan wawancara. Memberikan jawaban yang tidak relevan berarti Anda menjawab pertanyaan dengan cara yang tidak sesuai, tidak lengkap, atau tidak logis. Memberikan jawaban yang tidak jujur berarti Anda menjawab pertanyaan dengan cara yang tidak benar, tidak akurat, atau tidak konsisten. Kedua hal ini bisa menimbulkan kesan bahwa Anda tidak memiliki kemampuan berpikir kritis, komunikasi efektif, dan integritas diri. Oleh karena itu, sebaiknya Anda memberikan jawaban yang relevan dan jujur saat wawancara. Anda bisa menjawab pertanyaan dengan cara yang sesuai, lengkap, dan logis. Anda juga bisa menjawab pertanyaan dengan cara yang benar, akurat, dan konsisten. Jika Anda tidak tahu atau ragu tentang jawaban yang tepat, sebaiknya Anda mengakuinya dengan sopan dan meminta maaf.
Tidak bertanya atau memberikan umpan balik
Tidak bertanya atau memberikan umpan balik adalah hal lain yang harus dihindari saat melakukan wawancara. Tidak bertanya berarti Anda tidak menanyakan hal-hal yang penting atau menarik bagi Anda tentang pekerjaan atau kegiatan yang Anda lamar. Tidak memberikan umpan balik berarti Anda tidak memberikan tanggapan atau saran yang konstruktif kepada pihak yang mewawancarai. Kedua hal ini bisa menimbulkan kesan bahwa Anda tidak memiliki inisiatif, rasa ingin tahu, dan keterlibatan dalam proses seleksi. Oleh karena itu, sebaiknya Anda bertanya dan memberikan umpan balik saat wawancara. Anda bisa menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan tugas, tanggung jawab, lingkungan kerja, atau peluang karir dari pekerjaan atau kegiatan yang Anda lamar. Anda juga bisa memberikan tanggapan atau saran yang konstruktif tentang proses seleksi, kualitas wawancara, atau harapan Anda.
Tidak mengucapkan terima kasih
Tidak mengucapkan terima kasih adalah hal lain yang harus dihindari saat melakukan wawancara. Tidak mengucapkan terima kasih berarti Anda tidak menunjukkan rasa penghargaan dan penghormatan kepada pihak yang mewawancarai. Tidak mengucapkan terima kasih juga bisa membuat Anda terkesan kurang sopan dan kurang beradab. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengucapkan terima kasih saat wawancara. Anda bisa mengucapkan terima kasih secara lisan maupun tulisan kepada pihak yang mewawancarai. Anda bisa mengucapkan terima kasih atas kesempatan, waktu, dan perhatian yang diberikan kepada Anda. Anda juga bisa mengucapkan terima kasih atas pengalaman, pengetahuan, dan wawasan yang didapatkan dari wawancara.