Pengertian Evaluasi Program
Evaluasi program adalah suatu rangkaian kegiatan yang dilakukan dengan sengaja untuk melihat tingkat keberhasilan program1. Program sendiri dapat diartikan sebagai rencana atau kegiatan yang dilakukan dengan seksama untuk mencapai tujuan tertentu2. Dalam konteks pendidikan, evaluasi program adalah proses untuk mengetahui apakah tujuan pendidikan telah terealisasikan3. Selain itu, evaluasi program juga bertujuan untuk menyediakan informasi yang dapat disampaikan kepada pengambil keputusan.
Tujuan Evaluasi Program
Menurut Endang Mulyatiningsih (2011: 114-115), evaluasi program dilakukan dengan tujuan untuk:
- Menunjukkan sumbangan program terhadap pencapaian tujuan organisasi. Hasil evaluasi ini penting untuk mengembangkan program yang sama di tempat lain.
- Mengambil keputusan tentang keberlanjutan sebuah program, apakah program perlu diteruskan, diperbaiki atau dihentikan.
Dilihat dari tujuannya, evaluasi program dapat dikatakan sebagai salah satu bentuk penelitian evaluatif. Penelitian evaluatif dimaksudkan untuk mengetahui akhir dari adanya kebijakan, dalam rangka menentukan rekomendasi atas kebijakan yang lalu, yang pada tujuan akhirnya adalah untuk menentukan kebijakan selanjutnya.
Indikator Evaluasi Program
Indikator evaluasi program adalah alat ukur yang digunakan untuk menilai pencapaian tujuan program. Indikator evaluasi program harus spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan dan berbatas waktu. Indikator evaluasi program dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu indikator jangka pendek dan indikator jangka panjang.
Indikator jangka pendek adalah indikator yang mengukur dampak langsung dari pelaksanaan program. Indikator jangka pendek dapat mencakup memberi informasi kepada audiens baru tentang suatu masalah melalui pemutaran film, membangun kapasitas gerakan sosial melalui pelatihan, atau memobilisasi target audiens untuk mengambil tindakan (seperti menghadiri rapat umum atau menandatangani petisi).
Indikator jangka panjang adalah indikator yang mengukur dampak tidak langsung atau berkelanjutan dari pelaksanaan program. Indikator jangka panjang dapat mencakup mengubah sikap sosial atau mengubah kebijakan publik atau hukum. Indikator jangka panjang membutuhkan banyak upaya dari waktu ke waktu oleh banyak pelaku dan pemangku kepentingan yang berbeda.
Cara Menentukan Indikator Evaluasi Program
Untuk menentukan indikator evaluasi program, ada beberapa langkah yang dapat diikuti, yaitu:
- Menetapkan tujuan program secara jelas dan spesifik. Tujuan program harus sesuai dengan misi dan visi organisasi, serta relevan dengan masalah yang ingin diselesaikan.
- Mengidentifikasi hasil yang diharapkan dari pelaksanaan program. Hasil adalah perubahan yang terjadi pada kondisi awal setelah adanya intervensi program. Hasil dapat dibagi menjadi hasil jangka pendek, menengah dan panjang.
- Menyusun indikator untuk setiap hasil yang diharapkan. Indikator adalah alat ukur yang digunakan untuk mengetahui apakah hasil telah tercapai atau tidak. Indikator harus spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan dan berbatas waktu.
- Menetapkan sumber data dan metode pengumpulan data untuk setiap indikator. Sumber data adalah tempat atau orang yang dapat memberikan informasi tentang indikator. Metode pengumpulan data adalah cara atau teknik yang digunakan untuk mendapatkan informasi dari sumber data. Contoh metode pengumpulan data adalah kuesioner, wawancara, observasi, dokumen, dll.
- Menetapkan target dan standar kinerja untuk setiap indikator. Target adalah nilai yang diharapkan dari indikator, sedangkan standar kinerja adalah nilai minimal yang harus dicapai dari indikator. Target dan standar kinerja harus realistis dan dapat dipertanggungjawabkan.
Contoh Indikator Evaluasi Program
Berikut ini adalah contoh indikator evaluasi program untuk sebuah program pelatihan keterampilan komputer bagi siswa SMP:
- Tujuan program: meningkatkan keterampilan komputer siswa SMP di daerah X.
- Hasil jangka pendek: siswa SMP di daerah X memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar tentang komputer, seperti mengoperasikan sistem operasi, aplikasi perkantoran, internet, dll.
- Hasil jangka menengah: siswa SMP di daerah X mampu menggunakan komputer untuk mendukung proses belajar mengajar, seperti membuat presentasi, laporan, tugas, dll.
- Hasil jangka panjang: siswa SMP di daerah X memiliki keterampilan komputer yang dapat meningkatkan peluang mereka untuk melanjutkan pendidikan atau mendapatkan pekerjaan di masa depan.
| Indikator | Sumber Data | Metode Pengumpulan Data | Target | Standar Kinerja |
|---|---|---|---|---|
| Persentase siswa SMP di daerah X yang mengikuti program pelatihan keterampilan komputer | Daftar peserta pelatihan | Dokumen | 100% | 80% |
| Persentase siswa SMP di daerah X yang lulus tes keterampilan komputer dasar setelah mengikuti program pelatihan | Hasil tes keterampilan komputer dasar | Dokumen | 90% | 70% |
| Persentase siswa SMP di daerah X yang menggunakan komputer untuk kegiatan belajar mengajar setelah mengikuti program pelatihan | Kuesioner kepada siswa dan guru | Kuesioner | 80% | 60% |
| Persentase siswa SMP di daerah X yang melanjutkan pendidikan atau mendapatkan pekerjaan yang berhubungan dengan komputer setelah lulus dari sekolah | Kuesioner kepada alumni dan orang tua | Kuesioner | 50% | 30% |
Sumber:
(1) Indikator-Indikator Evaluasi – Impact Toolkit. https://toolkit.video4change.org/evaluasi/indikator-indikator-evaluasi/?lang=id.
(2) BAB II KAJIAN TEORI A. Evaluasi Pelaksanaan Program 1. Pengertian … – UNY. https://eprints.uny.ac.id/7772/3/BAB%202%20-%2010511247003.pdf.
(3) BAB II LANDASAN TEORI A. Evaluasi Program 1. Pengertian – IAIN Kediri. http://etheses.iainkediri.ac.id/2530/3/932124917%20%20BAB%20II.pdf.a