Menu Tutup

Apakah Redenominasi Pernah Terjadi di Indonesia? Begini Sejarahnya

Redenominasi adalah proses penggantian denominasi mata uang yang berlaku dengan denominasi baru. Pada redenominasi, nilai nominal mata uang dikurangi dengan memangkas angka nol, sementara nilai ekonominya tetap sama. Tujuan utama dari redenominasi adalah untuk menyederhanakan sistem keuangan dan memudahkan transaksi. Redenominasi sering dilakukan ketika mata uang mengalami inflasi yang tinggi atau memiliki terlalu banyak nol pada nilai nominalnya1.

Sejarah Redenominasi di Indonesia

Redenominasi pernah terjadi di Indonesia pada tahun 1965, ketika pemerintah mengganti mata uang lama (ORI) dengan mata uang baru (Rupiah). Pada saat itu, nilai tukar ORI terhadap Rupiah adalah 1.000:1, sehingga Rp1.000 ORI menjadi Rp1 Rupiah2. Redenominasi ini dilakukan untuk mengatasi hiperinflasi yang mencapai 600 persen per tahun akibat krisis politik dan ekonomi pada masa Orde Lama2.

Rencana Redenominasi Rupiah

Sejak tahun 2020, Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan telah menggulirkan rencana redenominasi rupiah dengan memangkas tiga angka nol, sehingga Rp1.000 akan menjadi Rp112. Redenominasi rupiah bertujuan untuk menyederhanakan jumlah digit pada pecahan rupiah tanpa mengurangi daya beli, harga atau nilai rupiah terhadap harga barang dan/atau jasa3. Redenominasi rupiah juga diharapkan dapat meningkatkan citra dan prestise rupiah sebagai mata uang nasional4.

Manfaat dan Dampak Redenominasi Rupiah

Menurut BI, redenominasi rupiah dapat memberikan manfaat ekonomi seperti efisiensi transaksi, peningkatan akuntabilitas dan transparansi kebijakan moneter, serta penguatan sistem keuangan2. Redenominasi rupiah juga dapat memudahkan perhitungan dan pencatatan dalam sektor bisnis, perbankan, dan pemerintahan4. Selain itu, redenominasi rupiah dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap rupiah sebagai alat pembayaran yang stabil dan kuat5.

Namun, redenominasi rupiah juga dapat menimbulkan dampak negatif seperti biaya transisi yang cukup besar, risiko kebingungan dan kesalahan dalam transaksi, serta potensi penyalahgunaan atau penipuan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab45. Oleh karena itu, redenominasi rupiah memerlukan persiapan yang matang dan sosialisasi yang luas kepada seluruh lapisan masyarakat agar dapat berjalan lancar dan sukses45.

Kesimpulan

Redenominasi adalah proses penggantian denominasi mata uang yang berlaku dengan denominasi baru. Redenominasi pernah terjadi di Indonesia pada tahun 1965, ketika pemerintah mengganti mata uang lama (ORI) dengan mata uang baru (Rupiah). Saat ini, BI dan Kementerian Keuangan tengah merencanakan redenominasi rupiah dengan memangkas tiga angka nol, sehingga Rp1.000 akan menjadi Rp1. Redenominasi rupiah memiliki manfaat dan dampak yang perlu dipertimbangkan secara cermat sebelum dilaksanakan.

Sumber:
(1) Apa itu Redenominasi Rupiah? Simak Penjelasannya. https://www.liputan6.com/regional/read/5336775/apa-itu-redenominasi-rupiah-simak-penjelasannya.
(2) Redenominasi Rupiah Pasti Jalan, BI: Desain dan Tahapan Sudah Siap. https://money.kompas.com/read/2023/06/23/063000826/redenominasi-rupiah-pasti-jalan-bi-desain-dan-tahapan-sudah-siap.
(3) Apa Itu Redenominasi Rupiah dan Tujuannya, Sempat Dikaitkan dengan Uang …. https://www.liputan6.com/bisnis/read/5052862/apa-itu-redenominasi-rupiah-dan-tujuannya-sempat-dikaitkan-dengan-uang-baru-emisi-2022.
(4) Serba-Serbi Redenominasi: Pengertian, Tujuan, Risiko dan Manfaat untuk Rupiah. https://www.suara.com/bisnis/2023/07/05/191108/serba-serbi-redenominasi-pengertian-tujuan-risiko-dan-manfaat-untuk-rupiah.
(5) Apa itu Redenominasi? Ini Dampak hingga Manfaatnya. https://www.idntimes.com/business/economy/triyan-pangastuti/apa-itu-redenominasi-ini-dampak-hingga-manfaatnya.
(6) Manfaat hingga Dampak Redenominasi Rupiah bagi Ekonomi. https://www.idntimes.com/business/economy/triyan-pangastuti/manfaat-hi

Posted in Ragam

Artikel Lainnya