Menu Tutup

7 Karakteristik Cerita Pendek yang Wajib Anda Ketahui

Cerita pendek atau cerpen adalah salah satu jenis karya sastra yang berbentuk prosa fiksi. Cerpen berbeda dengan novel yang memiliki cerita yang lebih panjang dan kompleks. Cerpen juga berbeda dengan dongeng yang memiliki unsur-unsur fantasi dan khayalan. Cerpen biasanya menceritakan kehidupan sehari-hari yang dekat dengan pembaca. Cerpen memiliki beberapa ciri dan karakteristik yang khas, antara lain:

  1. Memiliki jumlah kata tidak lebih dari 10 ribu kata. Ini adalah ciri utama yang membedakan cerpen dengan novel. Cerpen haruslah pendek dan singkat, sehingga dapat dibaca dalam sekali duduk. Jumlah kata yang terlalu banyak akan mengurangi kepadatan dan kejelasan cerita12.
  2. Bersifat fiktif. Cerpen adalah hasil imajinasi atau pengalaman penulis yang tidak terjadi dalam kenyataan. Cerpen tidak harus berdasarkan fakta atau data yang valid. Cerpen dapat mengandung pesan moral, kritik sosial, atau hiburan semata12.
  3. Hanya mempunyai satu alur cerita saja. Cerpen tidak memiliki sub-plot atau alur cerita sampingan yang mengalihkan perhatian pembaca. Cerpen hanya berfokus pada satu peristiwa yang dialami oleh tokoh utama. Cerpen memiliki struktur yang terdiri dari pengenalan, konflik, klimaks, dan penyelesaian12.
  4. Ceritanya tentang kehidupan sehari-hari. Cerpen umumnya menggambarkan kehidupan yang realistis dan familiar dengan pembaca. Cerpen tidak menggunakan unsur-unsur fantasi, magis, atau ilmiah yang sulit dipercaya. Cerpen mencerminkan kondisi sosial, budaya, atau psikologis yang ada di masyarakat13.
  5. Dapat selesai dibaca sekali duduk. Cerpen memiliki panjang yang ideal untuk dibaca dalam waktu singkat. Cerpen tidak membutuhkan waktu yang lama untuk memahami alur, tokoh, latar, atau pesan yang disampaikan. Cerpen memberikan kesan yang kuat dan mendalam pada pembaca23.
  6. Berbentuk padat, ringkas, dan jelas. Cerpen tidak menggunakan kata-kata yang berlebihan atau tidak penting. Cerpen memilih kata-kata yang tepat dan efektif untuk menggambarkan cerita. Cerpen tidak memberikan deskripsi yang terlalu detail atau menjelaskan latar belakang tokoh secara lengkap. Cerpen menyerahkan sebagian interpretasi kepada pembaca23.
  7. Pemilihan bahasa yang mudah dipahami. Cerpen menggunakan bahasa yang sederhana, lugas, dan komunikatif. Cerpen tidak menggunakan bahasa yang terlalu kaku, formal, atau baku. Cerpen juga menggunakan gaya bahasa yang menarik, seperti majas, perbandingan, atau dialog. Cerpen menyesuaikan bahasa dengan karakter, latar, dan tema cerita34.

Sumber:
(1) Cerpen: Pengertian, Ciri, Unsur, Jenis, Struktur & Contoh | Bahasa …. https://www.ruangguru.com/blog/apa-itu-cerpen.
(2) 13+ Ciri-Ciri Cerpen Beserta Karakteristik dan Penjelasannya [Lengkap]. https://www.zonareferensi.com/ciri-ciri-cerpen/.
(3) Kumpulan Cerita Pendek yang Edukatif dan Inspiratif – detikcom. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6672900/kumpulan-cerita-pendek-yang-edukatif-dan-inspiratif.
(4) Cerita Pendek: Pengertian, Ciri-ciri, Struktur, dan Contohnya – detikcom. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5954382/cerita-pendek-pengertian-ciri-ciri-struktur-dan-contohnya.
(5) id.wikipedia.org. https://id.wikipedia.org/wiki/Cerita_pendek.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya