Menu Tutup

Memahami Narative Text

Narative text adalah salah satu jenis teks yang sering ditemui dalam pembelajaran bahasa Inggris. Teks ini memiliki tujuan untuk menghibur pembaca dengan cerita yang menarik dan penuh imajinasi. Berikut ini adalah pembahasan lengkap mengenai narative text.

Definisi Narative Text

Narative text adalah teks yang berisi tentang cerita atau kisah yang terjadi di masa lampau dan memiliki rangkaian peristiwa yang saling terkait. Teks ini biasanya mengandung unsur-unsur seperti tokoh, pengaturan, konflik, dan resolusi.

Struktur Narative Text

  1. Orientasi (Orientation)
    • Mengenalkan tokoh, waktu, dan tempat: Bagian ini bertujuan untuk memberikan latar belakang cerita, memperkenalkan tokoh utama, serta mengatur waktu dan tempat terjadinya cerita.
  2. Komplikasi (Complication)
    • Memunculkan masalah atau konflik: Pada bagian ini, cerita mulai menegangkan dengan munculnya masalah atau konflik yang dihadapi oleh tokoh utama.
  3. Resolusi (Resolution)
    • Penyelesaian masalah: Bagian ini menjelaskan bagaimana tokoh utama menghadapi konflik dan menemukan solusi untuk mengatasinya.
  4. Reorientasi (Reorientation)
    • Penutup cerita: Meskipun tidak semua narative text memiliki reorientasi, bagian ini sering digunakan untuk memberikan kesimpulan atau pelajaran yang dapat diambil dari cerita.

Ciri-Ciri Narative Text

  • Menggunakan past tense: Kebanyakan narative text ditulis dalam bentuk past tense karena menceritakan peristiwa yang sudah terjadi.
  • Menggunakan kata kerja aksi: Untuk menggambarkan peristiwa atau aksi yang dilakukan oleh tokoh.
  • Menggunakan dialog: Dialog digunakan untuk memperjelas interaksi antara tokoh dalam cerita.
  • Menggunakan kata sambung: Kata sambung seperti ‘then’, ‘after that’, ‘finally’ digunakan untuk menghubungkan rangkaian peristiwa dalam cerita.

Contoh Narative Text

Berikut adalah contoh singkat dari narative text:

The Lion and the Mouse

Once upon a time, in the jungle, there was a sleeping lion. A little mouse began running up and down upon him. This soon awakened the lion, who placed his huge paw upon the mouse and opened his big jaws to swallow him. “Pardon, O King!” cried the little mouse. “Forgive me this time. I shall never forget it. Who knows but what I may be able to do you a turn some day?” The lion was so tickled at the idea of the mouse being able to help him that he lifted up his paw and let him go. Sometime later, the lion was caught in a hunter’s net. Unable to free himself, he filled the jungle with his angry roaring. The mouse knew the voice and quickly found the lion struggling in the net. Running to one of the great ropes that bound him, she gnawed it until it parted, and soon the lion was free. “You laughed when I said I would repay you,” said the mouse. “Now you see that even a mouse can help a lion.”

Kesimpulan

Narative text adalah cara yang efektif untuk mengajarkan nilai-nilai moral dan etika melalui cerita yang menarik. Dengan memahami struktur dan ciri-ciri dari narative text, pembelajar bahasa Inggris dapat lebih mudah memahami dan menciptakan cerita yang menarik dan bermakna.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya