Menu Tutup

Perang Dunia I: Sejarah, Penyebab, dan Dampak

Perang Dunia I (PDI) adalah sebuah perang global yang berlangsung dari tahun 1914 hingga 1918, melibatkan sebagian besar negara-negara di Eropa dan beberapa negara di luar Eropa. Perang ini merupakan salah satu peristiwa paling berpengaruh dalam sejarah dunia, yang menyebabkan jutaan korban jiwa, perubahan peta politik, dan dampak sosial-ekonomi yang mendalam. Dalam artikel ini, kita akan membahas sejarah, penyebab, dan dampak dari Perang Dunia I.

Sejarah Perang Dunia I

Perang Dunia I dimulai pada tanggal 28 Juli 1914, ketika Austria-Hongaria menyatakan perang terhadap Serbia, sebagai balasan atas pembunuhan Archduke Franz Ferdinand, pewaris takhta Austria-Hongaria, oleh seorang nasionalis Serbia di Sarajevo pada tanggal 28 Juni 19141. Pembunuhan ini memicu krisis diplomatik yang melibatkan aliansi-aliansi militer antara negara-negara Eropa. Ada dua blok utama yang saling berhadapan: Triple Entente (atau Sekutu), yang terdiri dari Prancis, Rusia, Inggris, dan kemudian Italia; dan Triple Alliance (atau Blok Sentral), yang terdiri dari Jerman, Austria-Hongaria, dan Turki Utsmani2.

Perang ini berlangsung selama empat tahun, dengan berbagai palagan konflik di darat, laut, dan udara. Beberapa pertempuran penting antara lain adalah Pertempuran Marne (1914), Pertempuran Verdun (1916), Pertempuran Somme (1916), Pertempuran Ypres (1914-1918), Pertempuran Gallipoli (1915-1916), Pertempuran Jutland (1916), dan Pertempuran Caporetto (1917)3. Perang ini juga melibatkan negara-negara koloni dan dominion dari Inggris dan Prancis, seperti Australia, Kanada, India, Selandia Baru, Afrika Selatan, dan lain-lain. Selain itu, beberapa negara netral juga terlibat dalam perang ini karena alasan politik atau ekonomi, seperti Belgia, Yunani, Rumania, Bulgaria, Amerika Serikat, Jepang, dan Cina4.

Perang Dunia I berakhir pada tanggal 11 November 1918, ketika Jerman menandatangani gencatan senjata dengan Sekutu di Compiègne, Prancis. Sebelumnya, beberapa negara Blok Sentral sudah menyerah atau keluar dari perang lebih dulu. Austria-Hongaria menandatangani gencatan senjata dengan Sekutu pada tanggal 3 November 1918. Turki Utsmani menandatangani gencatan senjata dengan Sekutu pada tanggal 30 Oktober 1918. Bulgaria menandatangani gencatan senjata dengan Sekutu pada tanggal 29 September 1918.

Penyebab Perang Dunia I

Perang Dunia I disebabkan oleh berbagai faktor yang saling berkaitan. Beberapa faktor utama antara lain adalah:

  • Nasionalisme: Nasionalisme adalah rasa cinta dan kesetiaan terhadap bangsa atau negara sendiri. Nasionalisme bisa menjadi faktor penyebab perang jika menyebabkan rasa superioritas atau permusuhan terhadap bangsa atau negara lain. Dalam konteks Perang Dunia I, nasionalisme mendorong beberapa negara untuk memperluas wilayah atau pengaruhnya di Eropa atau dunia. Contohnya adalah Jerman yang ingin menjadi kekuatan dominan di Eropa Tengah dan Balkan; Prancis yang ingin merebut kembali Alsace-Lorraine yang direbut oleh Jerman pada tahun 1871; Rusia yang ingin melindungi kepentingan Slavia di Balkan; Serbia yang ingin menyatukan semua bangsa Serbia di bawah satu negara; dan Turki Utsmani yang ingin mempertahankan integritas kekaisarannya yang sedang hancur.
  • Imperialisme: Imperialisme adalah kebijakan suatu negara untuk menguasai atau mempengaruhi negara atau wilayah lain, baik secara politik, ekonomi, maupun budaya. Imperialisme bisa menjadi faktor penyebab perang jika menyebabkan persaingan atau konflik antara negara-negara imperialis. Dalam konteks Perang Dunia I, imperialisme mendorong beberapa negara untuk memperebutkan koloni atau sumber daya di Afrika, Asia, dan Pasifik. Contohnya adalah Inggris dan Prancis yang bersaing dengan Jerman untuk mendapatkan koloni di Afrika; Jepang yang bersaing dengan Rusia untuk mendapatkan pengaruh di Cina dan Korea; dan Amerika Serikat yang bersaing dengan Jerman untuk mendapatkan pengaruh di Amerika Latin.
  • Militarisme: Militarisme adalah kecenderungan suatu negara untuk meningkatkan kekuatan militer atau persenjataan sebagai alat kebijakan luar negeri. Militarisme bisa menjadi faktor penyebab perang jika menyebabkan perlombaan senjata atau intimidasi antara negara-negara bersenjata. Dalam konteks Perang Dunia I, militarisme mendorong beberapa negara untuk mempersiapkan diri untuk perang dengan meningkatkan anggaran pertahanan, membangun industri persenjataan, dan mengembangkan teknologi militer baru. Contohnya adalah Jerman yang membangun angkatan laut yang kuat untuk menyaingi Inggris; Prancis yang membangun benteng-benteng di perbatasan dengan Jerman; dan Rusia yang membangun jaringan kereta api untuk memobilisasi pasukan.
  • Aliansi: Aliansi adalah persekutuan antara dua atau lebih negara untuk tujuan bersama, biasanya untuk keamanan atau pertahanan. Aliansi bisa menjadi faktor penyebab perang jika menyebabkan eskalasi atau penyebaran perang antara negara-negara anggota aliansi. Dalam konteks Perang Dunia I, aliansi mendorong beberapa negara untuk terlibat dalam perang karena kewajiban atau solidaritas dengan sekutunya. Contohnya adalah Prancis yang terlibat dalam perang karena aliansinya dengan Rusia; Inggris yang terlibat dalam perang karena aliansinya dengan Prancis dan Belgia; Italia yang terlibat dalam perang karena aliansinya dengan Sekutu; dan Amerika Serikat yang terlibat dalam perang karena aliansinya dengan Inggris.

Dampak Perang Dunia I

Perang Dunia I memiliki dampak yang sangat besar bagi dunia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Beberapa dampak utama antara lain adalah:

  • Korban jiwa: Perang Dunia I menyebabkan kematian sekitar 10 juta tentara dan 7 juta warga sipil. Jumlah ini belum termasuk korban jiwa akibat wabah penyakit seperti influenza Spanyol, yang menewaskan sekitar 50 juta orang di seluruh dunia pada tahun 1918-1919. Perang ini juga menyebabkan luka-luka, cacat, penyakit, trauma, dan pengungsi bagi jutaan orang.
  • Kerusakan materi: Perang Dunia I menyebabkan kerusakan besar-besaran pada infrastruktur, properti, tanaman, ternak, dan sumber daya alam di daerah-daerah yang menjadi palagan perang. Perkiraan kerugian materi akibat perang ini mencapai sekitar 186 miliar dolar AS (setara dengan sekitar 4 triliun dolar AS pada tahun 2020). Perang ini juga menyebabkan inflasi, hutang, kemiskinan, kelaparan, dan pengangguran bagi banyak negara.
  • Perubahan politik: Perang Dunia I menyebabkan runtuhnya empat kekaisaran besar di Eropa: Jerman, Austria-Hongaria, Rusia, dan Turki Utsmani. Perang ini juga menyebabkan munculnya banyak negara baru di Eropa Tengah dan Timur, seperti Polandia, Cekoslowakia, Yugoslavia, Finlandia, Estonia, Latvia, Lituania, dan lain-lain. Perang ini juga menyebabkan perubahan sistem pemerintahan di beberapa negara, seperti revolusi komunis di Rusia, republik demokratis di Jerman dan Austria, dan nasionalisme Arab di Timur Tengah. Perang ini juga menyebabkan pergeseran kekuatan dunia dari Eropa ke Amerika Serikat, yang menjadi negara kreditur terbesar dan pemimpin moral dunia.
  • Perubahan sosial: Perang Dunia I menyebabkan perubahan sosial yang signifikan di banyak negara, terutama dalam hal peran wanita, hak-hak sipil, dan gerakan sosial. Perang ini memberikan kesempatan bagi wanita untuk bekerja di sektor-sektor yang sebelumnya didominasi oleh pria, seperti industri, pertanian, transportasi, dan pelayanan publik. Perang ini juga mendorong gerakan sufragis wanita, yang menuntut hak pilih dan kesetaraan gender. Perang ini juga memperkuat gerakan hak-hak sipil bagi kelompok-kelompok minoritas, seperti orang kulit hitam, Yahudi, dan orang Asia, yang mengalami diskriminasi atau penganiayaan. Perang ini juga memicu gerakan sosial yang menentang perang, militerisme, imperialisme, atau kapitalisme, seperti pasifisme, sosialisme, anarkisme, dan sindikalisme.
  • Perubahan budaya: Perang Dunia I menyebabkan perubahan budaya yang luas di bidang seni, sastra, musik, film, dan mode. Perang ini menginspirasi banyak karya seni yang menggambarkan realitas atau kritik terhadap perang, seperti lukisan Pablo Picasso (Guernica), puisi Wilfred Owen (Dulce et Decorum Est), novel Erich Maria Remarque (All Quiet on the Western Front), film Charlie Chaplin (The Great Dictator), dan lagu John Lennon (Imagine). Perang ini juga mempengaruhi gaya hidup dan perilaku masyarakat, seperti meningkatnya konsumsi rokok dan alkohol, penyebaran jazz dan tarian modern, popularitas potongan rambut pendek dan rok pendek bagi wanita, dan munculnya subkultur seperti flapper dan dadais.

Kesimpulan

Perang Dunia I adalah sebuah perang global yang berlangsung dari tahun 1914 hingga 1918. Perang ini disebabkan oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, seperti nasionalisme, imperialisme, militarisme, dan aliansi. Perang ini memiliki dampak yang sangat besar bagi dunia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Perang ini menyebabkan jutaan korban jiwa, kerusakan materi, perubahan politik, perubahan sosial, dan perubahan budaya. Perang ini juga menjadi salah satu penyebab utama dari Perang Dunia II yang meletus pada tahun 1939.

Sumber:
(1) Perang Dunia I – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Dunia_I.
(2) Sejarah Perang Dunia I, Penyebab, dan Daftar Negara yang Terlibat. https://tirto.id/sejarah-perang-dunia-i-penyebab-dan-daftar-negara-yang-terlibat-glHp.
(3) Kisah Perang Dunia 1: Sejarah dan Penyebab Pertempuran – KOMPAS.com. https://internasional.kompas.com/read/2021/05/25/163520070/kisah-perang-dunia-1-sejarah-dan-penyebab-pertempuran.
(4) Perang Dunia 1 – Sejarah, Latar Belakang, Penyebab, Akhir. https://www.dosenpendidikan.co.id/perang-dunia-ke-i/.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya