Menu Tutup

Akun-akun dalam Akuntansi: Pengertian, Penggolongan, dan Contoh

Akuntansi adalah ilmu yang mempelajari tentang pencatatan, pengukuran, dan pelaporan informasi keuangan suatu entitas. Akuntansi sangat penting bagi para pelaku bisnis, karena dapat membantu mereka dalam mengambil keputusan yang berdasarkan data dan fakta. Salah satu konsep dasar dalam akuntansi adalah akun.

Apa itu Akun dalam Akuntansi?

Akun atau account dalam akuntansi adalah rekening atau pos tempat pengelompokan dari setiap transaksi sejenis dan tempat menyetorkan angka-angka dari transaksi yang telah dicatat melalui jurnal. Akun digunakan untuk menunjukkan jumlah dan perubahan dari harta, kewajiban, modal, pendapatan, dan beban suatu entitas.

Setiap akun memiliki nama dan nomor yang unik untuk memudahkan identifikasi dan pencarian. Nama akun biasanya menggambarkan jenis transaksi atau sifat dari akun tersebut, misalnya kas, piutang usaha, perlengkapan, utang dagang, modal saham, penjualan, gaji, dan sebagainya. Nomor akun biasanya disusun berdasarkan urutan logis dan sistematis yang disebut chart of account.

Penggolongan Akun dalam Akuntansi

Ada lima jenis akun utama dalam akuntansi, yaitu:

  • Aset atau harta, yaitu sumber daya ekonomi yang dimiliki atau dikuasai oleh entitas dan diharapkan memberikan manfaat di masa depan.
  • Kewajiban atau utang, yaitu kewajiban entitas untuk menyerahkan aset atau memberikan jasa kepada pihak lain sebagai akibat dari transaksi masa lalu.
  • Ekuitas atau modal, yaitu hak residual pemilik entitas atas aset setelah dikurangi kewajiban.
  • Pendapatan, yaitu peningkatan ekuitas entitas yang berasal dari penjualan barang atau jasa kepada pelanggan.
  • Beban, yaitu pengurangan ekuitas entitas yang berasal dari penggunaan aset atau penerimaan kewajiban untuk menghasilkan pendapatan.

Setiap jenis akun ini memiliki karakteristik tersendiri yang mempengaruhi cara pencatatannya. Misalnya, aset dan beban memiliki sifat debet, artinya jumlahnya akan bertambah jika dicatat di sisi debet dan berkurang jika dicatat di sisi kredit. Sebaliknya, kewajiban, ekuitas, dan pendapatan memiliki sifat kredit, artinya jumlahnya akan bertambah jika dicatat di sisi kredit dan berkurang jika dicatat di sisi debet.

Contoh Akun dalam Akuntansi

Berikut ini adalah beberapa contoh akun dalam akuntansi beserta jenis dan nomor akunnya:

Jenis Akun Nomor Akun Nama Akun
Aset 100 Kas
Aset 110 Piutang Usaha
Aset 120 Persediaan Barang Dagang
Aset 130 Perlengkapan Kantor
Aset 140 Tanah
Aset 150 Bangunan
Kewajiban 200 Utang Dagang
Kewajiban 210 Utang Gaji
Kewajiban 220 Utang Pajak
Ekuitas 300 Modal Saham
Ekuitas 310 Laba Ditahan
Pendapatan 400 Penjualan Barang Dagang
Pendapatan 410 Pendapatan Jasa
Pendapatan 420 Pendapatan Bunga
Beban 500 Beban Pokok Penjualan
Beban 510 Beban Gaji
Beban 520 Beban Sewa
Beban 530 Beban Listrik

Sumber:
(1) Akun-akun dalam Akuntansi dan Penjelasannya – GuruAkuntansi.co.id. https://guruakuntansi.co.id/akun-akun-dalam-akuntansi/.
(2) Penggolongan Akun-Akun dalam Persamaan Dasar Akuntansi – Zenius Education. https://www.zenius.net/blog/penggolongan-akun-dalam-akuntansi.
(3) Cara Mudah Memahami Akuntansi Dasar untuk Pemula – Jurnal. https://www.jurnal.id/id/blog/cara-mudah-memahami-akuntansi-dasar-untuk-pemula/.
(4) Pengertian dan Penggolongan Akun dalam Akuntansi. https://akuntansidanpajak.com/akuntansi/pengertian-dan-penggolongan-akun-dalam-akuntansi/.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya