Menu Tutup

Apa Tujuan Diadakannya Kurikulum Merdeka?

Kurikulum Merdeka adalah salah satu program dari Merdeka Belajar, sebuah kebijakan pendidikan yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sejak tahun 2020.

Kurikulum Merdeka bertujuan untuk memberikan keleluasaan kepada pendidik dan peserta didik dalam menciptakan pembelajaran berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan belajar mereka1.

Kurikulum Merdeka juga diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dasar, soft skills, dan karakter peserta didik sebagai profil pelajar Pancasila1.

Pengertian Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi2.

Kurikulum Merdeka pertama diluncurkan pada tahun 2022 dan bersifat opsional3. Satuan pendidikan dapat mengembangkan kurikulum operasionalnya sendiri berdasarkan garis besar Kurikulum Merdeka yang dikeluarkan oleh Kemendikbudristek1.

Karakteristik Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka memiliki beberapa karakteristik utama, yaitu:

  • Pengembangan soft skills dan karakter melalui projek penguatan profil pelajar Pancasila. Projek ini merupakan kegiatan kokurikuler yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan, mengembangkan keterampilan, serta menguatkan pengembangan enam dimensi profil pelajar Pancasila, yaitu religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, integritas, dan bermartabat1.
  • Fokus pada materi esensial, relevan, dan mendalam sehingga ada waktu cukup untuk membangun kreativitas dan inovasi peserta didik dalam mencapai kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi1.
  • Pembelajaran yang fleksibel. Keleluasaan bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang sesuai dengan tahap capaian dan perkembangan masing-masing peserta didik dan melakukan penyesuaian dengan konteks dan muatan lokal1.

Keunggulan Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka memiliki beberapa keunggulan, antara lain:

  • Mendorong peserta didik untuk menjadi lebih aktif, kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif dalam pembelajaran4.
  • Meningkatkan motivasi belajar peserta didik dengan memberikan pilihan tema atau isu yang diminati dan relevan dengan kehidupan nyata4.
  • Mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik dengan memberikan tantangan dan masalah yang membutuhkan solusi kreatif4.
  • Mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi tantangan abad 21 dengan membekali mereka dengan kompetensi global seperti gaya hidup berkelanjutan, toleransi, kesehatan mental, budaya, wirausaha, teknologi, dan kehidupan berdemokrasi1.
  • Meningkatkan kualitas kompetensi pendidik di Indonesia dengan memberikan dukungan berupa bahan ajar, buku teks, modul ajar, paket soal asesmen, serta program pelatihan melalui program Merdeka Mengajar5.
Posted in Ragam

Artikel Lainnya