Pengertian Artikel Definit dan Indefinit
Artikel definit dan indefinit adalah bagian dari tata bahasa yang merujuk pada kata-kata “the”, “a”, dan “an”. Artikel definit adalah penentu (determiner) yang mengenalkan kata benda atau frasa kata benda yang spesifik. Artikel indefinit adalah penentu yang mengenalkan kata benda atau frasa kata benda yang tidak spesifik.
Contoh:
- I saw the dog yesterday. (Saya melihat anjing itu kemarin.)
- I saw a dog yesterday. (Saya melihat seekor anjing kemarin.)
Dalam contoh pertama, artikel definit “the” menunjukkan bahwa anjing yang dimaksud sudah diketahui oleh pembicara dan pendengar. Dalam contoh kedua, artikel indefinit “a” menunjukkan bahwa anjing yang dimaksud adalah anjing sembarang, tidak ada kaitannya dengan pembicara atau pendengar.
Aturan Penggunaan Artikel Definit dan Indefinit
Artikel definit dan indefinit memiliki aturan penggunaan yang berbeda tergantung pada jenis, jumlah, dan bunyi kata benda yang diikuti. Berikut adalah aturan-aturan umum yang perlu diperhatikan:
Artikel Definit “The”
Artikel definit “the” digunakan sebelum kata benda atau frasa kata benda yang spesifik, yaitu:
- Kata benda yang sudah disebutkan sebelumnya atau sudah diketahui oleh pembicara dan pendengar.
- I bought a book yesterday. The book is very interesting. (Saya membeli sebuah buku kemarin. Buku itu sangat menarik.)
- She is the teacher of my class. (Dia adalah guru kelas saya.)
- Kata benda yang hanya ada satu di dunia atau di konteks tertentu.
- The sun is shining. (Matahari bersinar.)
- The president of Indonesia is Joko Widodo. (Presiden Indonesia adalah Joko Widodo.)
- Kata benda yang diikuti oleh klausa yang menjelaskan atau membatasi maknanya.
- He is the man who helped me yesterday. (Dia adalah pria yang menolong saya kemarin.)
- She likes the flowers that you gave her. (Dia suka bunga-bunga yang kamu berikan padanya.)
- Kata benda jamak yang menunjukkan kelompok atau kelas tertentu.
- The rich should help the poor. (Orang-orang kaya harus membantu orang-orang miskin.)
- The Indonesians are friendly. (Orang-orang Indonesia ramah.)
- Kata benda tunggal yang menunjukkan jenis atau spesies tertentu.
- The tiger is an endangered animal. (Harimau adalah hewan yang terancam punah.)
- The rose is a beautiful flower. (Mawar adalah bunga yang indah.)
- Kata benda abstrak yang menunjukkan konsep atau ide tertentu.
- The truth is hard to find. (Kebenaran sulit ditemukan.)
- He is searching for the meaning of life. (Dia sedang mencari makna hidup.)
- Kata benda yang diikuti oleh kata sifat tertinggi (superlative) atau kata keterangan jumlah (ordinal).
- He is the tallest in his family. (Dia adalah yang tertinggi di keluarganya.)
- She won the first prize in the competition. (Dia memenangkan hadiah pertama dalam kompetisi itu.)
- Kata benda yang menunjukkan alat musik, bagian tubuh, atau anggota keluarga, jika kata benda itu bukan subjek kalimat.
- He plays the piano very well. (Dia bermain piano dengan sangat baik.)
- She broke the arm in an accident. (Dia patah lengan dalam kecelakaan.)
- I love the mother very much. (Saya sangat mencintai ibu.)
Artikel Indefinit “A” dan “An”
Artikel indefinit “a” dan “an” digunakan sebelum kata benda atau frasa kata benda yang tidak spesifik, yaitu:
- Kata benda yang baru disebutkan atau belum diketahui oleh pembicara dan pendengar.
- I saw a cat in the garden. (Saya melihat seekor kucing di taman.)
- She is a doctor. (Dia adalah seorang dokter.)
- Kata benda yang menunjukkan salah satu dari banyak contoh dalam kelompok atau kelas.
- He is a student of this school. (Dia adalah seorang siswa di sekolah ini.)
- She has a car. (Dia memiliki sebuah mobil.)
- Kata benda yang menunjukkan jenis atau spesies secara umum.
- A lion is a wild animal. (Singa adalah hewan liar.)
- A banana is a fruit. (Pisang adalah buah.)
- Kata benda yang menunjukkan profesi, agama, kebangsaan, atau ideologi.
- He is a teacher. (Dia adalah seorang guru.)
- She is a Muslim. (Dia adalah seorang Muslim.)
- He is an American. (Dia adalah seorang Amerika.)
- She is a socialist. (Dia adalah seorang sosialis.)
- Kata benda yang menunjukkan frekuensi, kecepatan, atau rasio.
- He goes to the gym twice a week. (Dia pergi ke gym dua kali seminggu.)
- The car can run at 100 miles an hour. (Mobil itu bisa berjalan dengan kecepatan 100 mil per jam.)
- There are four students for a teacher in this class. (Ada empat siswa untuk seorang guru di kelas ini.)
- Kata benda yang diikuti oleh kata sifat komparatif (comparative) atau kata seperti “very”, “such”, “quite”, “rather”.
- He is a better singer than me. (Dia adalah penyanyi yang lebih baik daripada saya.)
- She is a very nice person. (Dia adalah orang yang sangat baik.)
- He has such a big house. (Dia memiliki rumah yang sangat besar.)
- She is quite a good cook. (Dia cukup pandai memasak.)
- He is rather a shy boy. (Dia agak pemalu.)
Artikel indefinit “a” dan “an” hanya digunakan sebelum kata benda tunggal yang dapat dihitung (countable). Artikel indefinit “a” digunakan sebelum kata benda yang diawali dengan bunyi konsonan, sedangkan artikel indefinit “an” digunakan sebelum kata benda yang diawali dengan bunyi vokal.
Contoh:
- a book
- a dog
- a university
- an apple
- an elephant
- an hour
Perhatikan bahwa yang menentukan penggunaan artikel indefinit adalah bunyi, bukan huruf, kata benda yang diikuti. Jadi, jika kata benda diawali dengan huruf vokal tetapi bunyinya konsonan, maka digunakan artikel “a”. Sebaliknya, jika kata benda diawali dengan huruf konsonan tetapi bunyinya vokal, maka digunakan artikel “an”.
Contoh:
- a uniform (seragam)
- a European (orang Eropa)
- a one-eyed monster (raksasa bermata satu)
- an umbrella (payung)
- an honest man (pria jujur)
- an MP3 player (pemutar MP3)
Artikel dengan Kata Benda yang Tidak Dapat Dihitung (Uncountable)
Kata benda yang tidak dapat dihitung (uncountable) adalah kata benda yang tidak memiliki bentuk jamak dan tidak dapat dihitung dengan angka. Contoh kata benda yang tidak dapat dihitung adalah air, nasi, semen, emas, dan susu.
Penggunaan Artikel “a/an”
Kita tidak menggunakan “a/an” dengan kata benda yang tidak dapat dihitung. Contoh:
- water (BUKAN a water)
- weather (BUKAN a weather)
- music (BUKAN a music)
Catatan: Penggunaan “a” dengan “water” umumnya salah karena “water” adalah kata benda yang tidak dapat dihitung. Namun, dalam konteks tertentu, “a water” bisa digunakan untuk menyatakan satu porsi air, terutama dalam bahasa sehari-hari atau informal. Misalnya, jika Anda berada di restoran dan pelayan bertanya apa yang ingin Anda minum, Anda mungkin mengatakan “I’ll have a water, please” untuk menunjukkan bahwa Anda ingin segelas atau sebotol air. Penting untuk dicatat bahwa penggunaan ini tidak gramatikal dan mungkin tidak sesuai dalam situasi yang lebih formal atau akademis. Dalam situasi tersebut, lebih tepat menggunakan “a glass of water” atau “a bottle of water” untuk menentukan jumlah air yang dimaksud.
Penggunaan Angka dengan Kata Benda yang Tidak Dapat Dihitung
Angka tidak bisa diletakkan di depan kata benda yang tidak dapat dihitung. Contoh:
- a piece of news (BUKAN 1 news)
- two bottles of water (BUKAN 2 water)
- a grain of rice (BUKAN 1 rice)
Catatan: Penggunaan “bottles” dengan “water” adalah benar karena “bottles” adalah kata benda yang dapat dihitung yang menunjukkan satuan pengukuran. Dalam hal ini, “water” tidak dihitung secara langsung, tetapi dihitung melalui “bottles”. Hal yang sama berlaku untuk kata benda yang tidak dapat dihitung lainnya yang diikuti oleh kata benda yang dapat dihitung sebagai satuan pengukuran, seperti “a cup of coffee”, “a slice of bread”, “a bar of soap”, dll.
Penggunaan Kata Benda yang Tidak Dapat Dihitung Secara Umum
Kata benda yang tidak dapat dihitung digunakan tanpa artikel jika kita maksudkan hal itu secara umum. Misalnya, “I love coffee” atau “Water is essential for life.” Dalam kalimat ini, “coffee” dan “water” digunakan dalam arti umum, dan tidak perlu artikel. Namun, ketika kita ingin merujuk pada jumlah atau jenis tertentu dari kata benda yang tidak dapat dihitung, kita mungkin menggunakan artikel atau penentu lain. Misalnya, “I need a cup of coffee” atau “She prefers sparkling water.” Dalam kalimat ini, “cup” dan “sparkling” adalah penentu yang menentukan jumlah atau jenis tertentu dari kata benda yang tidak dapat dihitung.
Contoh:
- He put sugar in his tea and stirred it.
- He taught music at a school in Edinburgh.
Penggunaan “The” dengan Kata Benda yang Tidak Dapat Dihitung
“The” digunakan dengan kata benda yang tidak dapat dihitung ketika kita berbicara tentang hal tertentu. “The” digunakan untuk menentukan contoh atau jenis tertentu dari kata benda yang tidak dapat dihitung. Penting untuk dicatat bahwa kita biasanya tidak menggunakan “the” dengan kata benda yang tidak dapat dihitung dalam arti umum.
Contoh:
- The water in this lake is polluted. (Air di danau ini tercemar.)
- The music that he plays is beautiful. (Musik yang dia mainkan indah.)
- The information that you gave me was very helpful. (Informasi yang Anda berikan kepada saya sangat membantu.)
Sumber:
1. Definite Article and Indefinite Article | Learn English. englishclub.com.
2. Grammar Lessons: Definite And Indefinite Articles In English (A Quick). myenglishpages.com.
3. What are Definite, Indefinite Articles? Definition, Examples of English. writingexplained.org.
4. Definite and Indefinite articles | English Grammar | English EFL. english-efl.com.
5. Complete Guide to Definite and Indefinite Articles – Open Up English. openupenglish.com.