Menu Tutup

Cara Memberi dan Menanggapi Perintah dalam Bahasa Inggris: Panduan Lengkap dengan Contoh

Perintah adalah sebuah kalimat yang digunakan untuk menyuruh atau memerintahkan seseorang melakukan sesuatu. Perintah bisa bersifat formal atau informal, tegas atau sopan, tergantung pada situasi dan hubungan antara pembicara dan pendengar. Dalam bahasa Inggris, ada beberapa cara untuk memberi dan menanggapi perintah. Artikel ini akan membahas cara-cara tersebut dengan contoh-contoh yang relevan.

Memberi Perintah dengan Bentuk Imperatif

Bentuk imperatif adalah bentuk dasar dari verba tanpa subjek. Bentuk imperatif digunakan untuk memberi perintah secara langsung dan sederhana. Bentuk imperatif bisa berupa afirmatif atau negatif.

  • Bentuk afirmatif dari imperatif dibuat dengan menggunakan verba tanpa subjek. Contoh:
    • Stop talking and listen to me. (Berhenti berbicara dan dengarkan saya.)
    • Open the door, please. (Bukalah pintu, tolong.)
    • Be careful. (Hati-hati.)
  • Bentuk negatif dari imperatif dibuat dengan menambahkan do not atau don’t sebelum verba. Contoh:
    • Don’t touch that. (Jangan sentuh itu.)
    • Do not be late. (Jangan terlambat.)
    • Don’t forget to call me. (Jangan lupa menelepon saya.)

Memberi Perintah dengan Bentuk Emfatis

Bentuk emfatis adalah bentuk yang digunakan untuk memberi perintah dengan penekanan atau penegasan. Bentuk emfatis dibuat dengan menambahkan do sebelum verba. Bentuk emfatis bisa berupa afirmatif atau negatif.

  • Bentuk afirmatif dari emfatis dibuat dengan menambahkan do sebelum verba. Contoh:
    • Do read the instructions carefully. (Bacalah petunjuknya dengan teliti.)
    • Do your homework. (Kerjakan PR-mu.)
    • Do come to my party. (Datanglah ke pestaku.)
  • Bentuk negatif dari emfatis dibuat dengan menambahkan do not atau don’t sebelum verba. Contoh:
    • Don’t you dare to lie to me. (Jangan berani-berani berbohong padaku.)
    • Do not interrupt me. (Jangan ganggu saya.)
    • Don’t be rude. (Jangan kasar.)

Memberi Perintah dengan Modal Verbs

Modal verbs adalah kata kerja bantu yang digunakan untuk mengekspresikan kemungkinan, kemampuan, izin, permintaan, saran, atau kewajiban. Modal verbs yang sering digunakan untuk memberi perintah adalah can, could, will, would, shall, should, must, dan have to. Modal verbs bisa membuat perintah terdengar lebih sopan, lebih halus, atau lebih kuat, tergantung pada konteks dan intonasi.

  • Can digunakan untuk memberi perintah dengan cara meminta izin atau meminta bantuan. Contoh:
    • Can you open the window, please? (Bisakah kamu membuka jendela, tolong?)
    • Can I borrow your pen? (Bolehkah saya meminjam pena Anda?)
  • Could digunakan untuk memberi perintah dengan cara meminta izin atau meminta bantuan dengan lebih sopan. Contoh:
    • Could you please be quiet? (Bisakah Anda diam, tolong?)
    • Could I have some water? (Bolehkah saya minta air?)
  • Will digunakan untuk memberi perintah dengan cara meminta kesediaan atau meminta bantuan dengan lebih tegas. Contoh:
    • Will you stop making noise? (Maukah kamu berhenti membuat keributan?)
    • Will you help me with this? (Maukah kamu membantu saya dengan ini?)
  • Would digunakan untuk memberi perintah dengan cara meminta kesediaan atau meminta bantuan dengan lebih sopan. Contoh:
    • Would you mind turning off the TV? (Apakah Anda keberatan mematikan TV?)
    • Would you like to join us? (Apakah Anda mau bergabung dengan kami?)
  • Shall digunakan untuk memberi perintah dengan cara menawarkan atau menyarankan sesuatu. Contoh:
    • Shall we go now? (Ayo kita pergi sekarang?)
    • Shall I call a taxi for you? (Haruskah saya memanggil taksi untuk Anda?)
  • Should digunakan untuk memberi perintah dengan cara memberi saran atau nasihat. Contoh:
    • You should study harder. (Anda harus belajar lebih giat.)
    • You should see a doctor. (Anda harus pergi ke dokter.)
  • Must digunakan untuk memberi perintah dengan cara menunjukkan kewajiban atau keharusan. Contoh:
    • You must wear a mask. (Anda harus memakai masker.)
    • You must obey the rules. (Anda harus menaati aturan.)
  • Have to digunakan untuk memberi perintah dengan cara menunjukkan kewajiban atau keharusan yang berasal dari luar. Contoh:
    • You have to pay the rent. (Anda harus membayar sewa.)
    • You have to finish this project by tomorrow. (Anda harus menyelesaikan proyek ini besok.)

Menanggapi Perintah

Menanggapi perintah adalah cara untuk memberi tahu pembicara bahwa kita telah mendengar dan memahami perintahnya. Ada beberapa cara untuk menanggapi perintah, tergantung pada situasi dan hubungan antara pembicara dan pendengar. Berikut adalah beberapa contoh cara menanggapi perintah:

  • Menyetujui perintah dengan mengucapkan kata-kata seperti yes, sure, OK, alright, of course, atau certainly. Contoh:
    • A: Please, close the door. (Tolong, tutup pintunya.)
    • B: Sure. (Baiklah.)
    • A: Can you help me with this? (Bisakah kamu membantu saya dengan ini?)
    • B: Of course. (Tentu saja.)
  • Menolak perintah dengan mengucapkan kata-kata seperti no, sorry, I can’t, I won’t, atau I don’t want to. Contoh:
    • A: Do your homework. (Kerjakan PR-mu.)
    • B: No, I won’t. (Tidak, saya tidak mau.)
    • A: Could you lend me some money? (Bisakah kamu meminjamkan saya uang?)
    • B: Sorry, I can’t. (Maaf, saya tidak bisa.)
  • Meminta penjelasan atau klarifikasi tentang perintah dengan mengucapkan kata-kata seperti what, why, how, when, atau where. Contoh:
    • A: Be careful. (Hati-hati.)
    • B: Why? (Kenapa?)
    • A: Don’t touch that. (Jangan sentuh itu.)
    • B: What is it? (Apa itu?)
  • Mengulangi atau mengonfirmasi perintah dengan mengucapkan kata-kata seperti so, you mean, atau you want. Contoh:
    • A: Open the door, please. (Bukalah pintu, tolong.)
    • B: So, you want me to open the door? (Jadi, Anda mau saya membuka pintu?)
    • A: You must wear a mask. (Anda harus memakai masker.)
    • B: You mean, I can’t enter without a mask? (Maksud Anda, saya tidak bisa masuk tanpa masker?)

Kesimpulan

Memberi dan menanggapi perintah adalah salah satu keterampilan berbahasa yang penting untuk dipelajari. Dengan mengetahui cara-cara memberi dan menanggapi perintah dalam bahasa Inggris, kita bisa berkomunikasi dengan lebih efektif dan sopan. Artikel ini telah membahas cara-cara tersebut dengan contoh-contoh yang relevan. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu Anda dalam belajar bahasa Inggris.

Sumber:
(1) Giving Commands In English (With Examples) – My English Pages. https://www.myenglishpages.com/communication-lesson-giving-commands/.
(2) Giving instructions | LearnEnglish – British Council. https://learnenglish.britishcouncil.org/skills/speaking/a2-speaking/giving-instructions.
(3) Giving Instructions dalam Bahasa Inggris dan Contohnya. https://www.ef.co.id/englishfirst/kids/blog/giving-instructions-dalam-bahasa-inggris-dan-contohnya/.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya