Pergerakan nasional adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan proses perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai dan mempertahankan kemerdekaan dari penjajahan kolonial Belanda. Pergerakan nasional terjadi dalam kurun waktu 1908-1945, yang diawali dengan berdirinya organisasi Budi Utomo dan diakhiri dengan proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Pergerakan nasional melibatkan berbagai elemen masyarakat, seperti kaum priyayi, ulama, pedagang, buruh, petani, pemuda, dan perempuan. Pergerakan nasional juga menampilkan berbagai bentuk perlawanan, seperti politik, sosial, budaya, ekonomi, hukum, militer, dan agama.
Pergerakan nasional memiliki beberapa ciri-ciri yang khas, yaitu:
1. Bersifat Nasional
Pergerakan nasional bersifat nasional karena memiliki cita-cita untuk membebaskan seluruh wilayah dan rakyat Indonesia dari penjajahan Belanda. Pergerakan nasional tidak terbatas pada suatu daerah atau kelompok tertentu saja, tetapi mencakup seluruh nusantara. Pergerakan nasional juga mengembangkan kesadaran nasional sebagai identitas bersama yang mengikat seluruh bangsa Indonesia. Kesadaran nasional ini ditunjukkan dengan penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, pengakuan terhadap keberagaman suku, agama, dan budaya, serta penghormatan terhadap simbol-simbol nasional, seperti bendera merah putih dan lagu Indonesia Raya.
2. Bersifat Dinamis
Pergerakan nasional bersifat dinamis karena mengalami perkembangan dan perubahan seiring dengan kondisi politik, sosial, ekonomi, dan budaya yang ada. Pergerakan nasional dapat dibagi menjadi tiga periode, yaitu:
- Masa Pembentukan (1908-1920), yang ditandai dengan munculnya organisasi-organisasi pergerakan yang berorientasi pada kebudayaan dan pendidikan, seperti Budi Utomo, Indische Partij, Jong Java, Jong Sumateren Bond, dan Sarekat Dagang Islam.
- Masa Radikal (1920-1930), yang ditandai dengan munculnya organisasi-organisasi pergerakan yang berorientasi pada politik dan sosialisme, seperti Sarekat Islam, Partai Komunis Indonesia (PKI), Partai Nasional Indonesia (PNI), dan Perserikatan Perjuangan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).
- Masa Bertahan (1930-1942), yang ditandai dengan munculnya organisasi-organisasi pergerakan yang berorientasi pada kerjasama dan kesejahteraan rakyat, seperti Partai Indonesia Raya (Parindra), Gerakan Rakyat Indonesia (Gerindo), Partai Sosialis Indonesia (PSI), dan Gabungan Politik Indonesia (GAPI).
3. Bersifat Komprehensif
Pergerakan nasional bersifat komprehensif karena mencakup berbagai aspek kehidupan bangsa Indonesia. Pergerakan nasional tidak hanya menuntut kemerdekaan politik saja, tetapi juga kemerdekaan sosial, ekonomi, budaya, hukum, militer, dan agama. Pergerakan nasional juga tidak hanya menggunakan cara-cara damai saja, tetapi juga cara-cara bersenjata jika diperlukan. Pergerakan nasional juga tidak hanya melibatkan kaum elit saja, tetapi juga kaum rakyat biasa yang turut berperan dalam perjuangan.
4. Bersifat Heroik
Pergerakan nasional bersifat heroik karena menampilkan semangat juang yang tinggi dari para pejuang kemerdekaan Indonesia. Para pejuang kemerdekaan Indonesia rela mengorbankan harta benda, nyawa, dan darah demi mempertahankan tanah air dari penjajah. Para pejuang kemerdekaan Indonesia juga menunjukkan keberanian dan keteguhan hati dalam menghadapi berbagai tantangan dan rintangan yang ada. Para pejuang kemerdekaan Indonesia juga meneladani nilai-nilai luhur, seperti kejujuran, kesetiaan, keadilan, dan kemanusiaan dalam perjuangan.
5. Bersifat Inspiratif
Pergerakan nasional bersifat inspiratif karena memberikan contoh dan teladan bagi generasi-generasi selanjutnya dalam membangun dan menjaga kemerdekaan Indonesia. Pergerakan nasional juga memberikan pelajaran dan pengalaman berharga bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai masalah dan tantangan yang ada. Pergerakan nasional juga memberikan motivasi dan dorongan bagi bangsa Indonesia untuk terus berjuang dan berkarya demi kemajuan dan kesejahteraan Indonesia.
Sumber:
(1) Pergerakan Nasional di Indonesia, Diawali Organisasi Budi Utomo. https://www.kompas.com/skola/read/2020/01/30/060000269/pergerakan-nasional-di-indonesia-diawali-organisasi-budi-utomo.
(2) Pergerakan Nasional: Sejarah, Lahirnya, Masa Awal, Tujuan, Organisasi. https://www.studiobelajar.com/pergerakan-nasional/.
(3) Pengertian dan Contoh Pergerakan Nasional – Quipper Blog. https://www.quipper.com/id/blog/mapel/sejarah/pergerakan-nasional/.
(4) 13 Organisasi Pergerakan Nasional: Pengertian, Tujuan, dan Tokohnya. https://www.gramedia.com/literasi/organisasi-pergerakan-nasional/.