Pengertian Daerah 3T
Daerah 3T adalah singkatan dari Daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar. Daerah 3T merupakan wilayah Indonesia yang memiliki kondisi geografis, sosial, ekonomi dan budaya yang kurang berkembang dibandingkan dengan daerah lain dalam skala nasional12. Daerah 3T juga menjadi gerbang tapal batas Indonesia dengan negara tetangga2.
Daerah 3T ditetapkan oleh pemerintah berdasarkan kriteria tertentu, yaitu:
- Perekonomian: meliputi tingkat kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, pendapatan per kapita, dan indeks pembangunan manusia.
- Masyarakat dan sumber daya manusia: meliputi tingkat kesehatan, pendidikan, kependudukan, dan kearifan lokal.
- Sarana dan prasarana: meliputi ketersediaan infrastruktur dasar seperti jalan, listrik, air bersih, telekomunikasi, dan transportasi.
- Kemampuan keuangan daerah: meliputi potensi pendapatan asli daerah, belanja modal, dan kemandirian fiskal3.
Permasalahan Daerah 3T
Daerah 3T menghadapi berbagai permasalahan yang menghambat pembangunan dan kesejahteraan masyarakatnya. Beberapa permasalahan utama yang dihadapi oleh daerah 3T adalah:
- Aksesibilitas yang buruk: Daerah 3T sulit dijangkau karena jarak yang jauh dari ibu kota provinsi atau pusat pemerintahan, medan yang berat atau berbahaya, dan minimnya sarana transportasi yang memadai12. Hal ini menyebabkan biaya logistik yang tinggi, kesulitan distribusi barang dan jasa, serta rendahnya mobilitas masyarakat.
- Kualitas pendidikan yang rendah: Daerah 3T masih memiliki angka buta huruf, putus sekolah, dan tidak sekolah yang tinggi dibandingkan dengan daerah lain1 . Hal ini disebabkan oleh kurangnya fasilitas pendidikan yang memadai, tenaga pendidik yang berkualitas, dan minat belajar masyarakat. Selain itu, kurikulum pendidikan juga belum relevan dengan kebutuhan dan potensi daerah setempat.
- Kesehatan masyarakat yang buruk: Daerah 3T masih memiliki angka kematian ibu dan anak, gizi buruk, penyakit menular dan tidak menular yang tinggi dibandingkan dengan daerah lain12. Hal ini disebabkan oleh kurangnya fasilitas kesehatan yang memadai, tenaga kesehatan yang berkualitas, dan kesadaran masyarakat. Selain itu, faktor lingkungan seperti sanitasi, air bersih, dan polusi juga berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat2.
- Kemiskinan dan ketimpangan sosial: Daerah 3T masih memiliki pendapatan per kapita, pertumbuhan ekonomi, dan indeks pembangunan manusia yang rendah dibandingkan dengan daerah lain12. Hal ini disebabkan oleh rendahnya produktivitas sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata yang menjadi andalan daerah 3T. Selain itu, kurangnya akses modal, pasar, teknologi, dan informasi juga menjadi kendala bagi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah. Akibatnya, banyak masyarakat daerah 3T yang hidup di bawah garis kemiskinan dan mengalami ketimpangan sosial2.
Daftar Wilayah Daerah 3T di Indonesia
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar Tahun 2020-2024, terdapat 62 kabupaten yang masuk dalam kategori daerah 3T di Indonesia3. Berikut adalah daftar wilayah daerah 3T di Indonesia berdasarkan provinsi:
| Provinsi | Jumlah Kabupaten | Nama Kabupaten |
|---|---|---|
| Aceh | 1 | Aceh Singkil |
| Sumatera Utara | 4 | Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat |
| Sumatera Barat | 1 | Kepulauan Mentawai |
| Bengkulu | 1 | Kepahiang |
| Lampung | 1 | Pesisir Barat |
| Kepulauan Bangka Belitung | 1 | Belitung Timur |
| Kepulauan Riau | 2 | Natuna, Anambas |
| Jawa Barat | 1 | Pangandaran |
| Jawa Tengah | 1 | Batang |
| Jawa Timur | 2 | Sumenep, Banyuwangi |
| Bali | 1 | Karangasem |
| Nusa Tenggara Barat | 2 | Sumbawa Barat, Lombok Timur |
| Nusa Tenggara Timur | 9 | Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Lembata, Malaka, Sabu Raijua |
| Kalimantan Barat | 3 | Sintang, Melawi, Kapuas Hulu |
| Kalimantan Tengah | 2 | Gunung Mas, Pulang Pisau |
| Kalimantan Selatan | 1 | Balangan |
| Kalimantan Timur | 2 | Kutai Barat, Mahakam Ulu |
| Kalimantan Utara | 2 | Malinau, Nunukan |
| Sulawesi Utara | 2 | Bolaang Mongondow Utara, Kepulauan Sangihe |
| Sulawesi Tengah | 3 | Donggala, Tojo Una-Una, Sigi |
| Sulawesi Selatan | 3 | Luwu Utara, Luwu Timur, Toraja Utara |
| Sulawesi Tenggara | 4 | Buton Utara, Buton Selatan, Muna Barat, Konawe Kepulauan |
| Sulawesi Barat | 2 | Mamasa, Majene |
| Gorontalo | 1 | Pohuwato |
| Maluku Utara | 5 | Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Selatan, Pulau Morotai |
| Maluku | 4 | Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Maluku Tenggara Barat, Maluku Tenggara |
| Papua Barat | 5 | Sorong Selatan, Raja Ampat, Tambrauw, Maybrat, Pegunungan Arfak |
| Papua | 6 | Puncak Jaya, Lanny Jaya, Nduga, Intan Jaya, Deiyai, Dogiyai |
Sumber:
(1) 122+ DAFTAR Daerah 3T di Indonesia Terbaru dan Terlengkap. https://www.faktadaerah.com/2017/12/122-daftar-daerah-3t-di-indonesia.html.
(2) Mengenal Daftar Daerah yang Termasuk Wilayah 3T di Indonesia. https://kronologi.id/2021/11/24/mengenal-daftar-daerah-yang-termasuk-wilayah-3t-di-indonesia/.
(3) Pengertian Daerah 3T dan Macam Permasalahannya – Pinhome. https://www.pinhome.id/blog/pengertian-daerah-3t-dan-permasalahannya-lengkap/.