Menu Tutup

Dari Bulukumba ke Dunia: Perjalanan Kapal Pinisi

Kapal Pinisi, sebuah simbol kebanggaan maritim Indonesia, telah menempuh perjalanan panjang dari pesisir Bulukumba di Sulawesi Selatan hingga ke berbagai penjuru dunia. Dengan sejarah yang kaya dan tradisi pembuatan kapal yang telah diwariskan turun-temurun, kapal Pinisi tidak hanya menjadi bagian penting dari warisan budaya Indonesia tetapi juga telah mengukir namanya dalam sejarah pelayaran global.

Sejarah dan Asal Usul

Kapal Pinisi pertama kali dibuat oleh suku Konjo yang bermukim di Kabupaten Bulukumba1. Nama ‘Pinisi’ sendiri berasal dari kata “picuru” yang berarti “teladan yang baik” dan “binisi” yang berarti “ikan yang kecil dan lincah”1. Kapal ini menjadi kebanggaan Kesultanan Makassar dan simbol kekuatan maritim2.

Proses Pembuatan dan Karakteristik

Pembuatan Kapal Pinisi di Bulukumba masih mempertahankan metode tradisional dengan menggunakan kayu ulin atau kayu besi yang dikenal kuat dan tahan lama3. Proses pembuatannya melibatkan ritual dan dilakukan sepenuhnya dengan tenaga manusia3. Kapal Pinisi memiliki ciri khas dengan 7 hingga 8 layarnya serta 2 tiang utama di depan dan belakang kapal4.

Peran dalam Perekonomian dan Pariwisata

Dulunya, Kapal Pinisi digunakan untuk perdagangan antarpulau dan bahkan hingga ke luar negeri. Namun, seiring waktu, fungsi kapal ini telah bertransformasi menjadi salah satu daya tarik pariwisata5. Wisatawan dapat menikmati perjalanan dengan Kapal Pinisi, mengarungi lautan dan menikmati keindahan alam Indonesia dari atas kapal yang megah ini.

Pengakuan Internasional

UNESCO telah mengakui seni pembuatan Kapal Pinisi sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada akhir tahun 20176. Pengakuan ini tidak hanya memperkuat identitas Kapal Pinisi sebagai warisan budaya tetapi juga menegaskan pentingnya pelestarian dan promosi kapal tradisional ini.

Kesimpulan

Kapal Pinisi telah berlayar jauh dari Bulukumba, membawa cerita dan tradisi Indonesia ke mata dunia. Sebagai karya seni yang bergerak, kapal ini tidak hanya menghubungkan pulau-pulau di Indonesia tetapi juga menghubungkan masa lalu dengan masa depan, mengingatkan kita akan kekayaan budaya dan sejarah maritim yang dimiliki Indonesia.

Dengan perjalanan yang telah dilalui dan potensi yang masih terbentang luas, Kapal Pinisi akan terus menjadi duta budaya Indonesia dan ikon dari kekuatan serta ketangguhan bangsa di kancah internasional.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya