Menu Tutup

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya 4 Musim di Bumi

Musim adalah peristiwa yang terjadi di bumi yang berkaitan dengan keadaan iklim dan cuaca. Setiap tahun, bumi mengalami pergantian musim yang berbeda-beda di setiap wilayahnya. Ada wilayah yang hanya memiliki dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau, seperti di Indonesia. Ada juga wilayah yang memiliki empat musim, yaitu musim dingin, musim semi, musim panas, dan musim gugur, seperti di Eropa dan Amerika. Lalu, apa yang menyebabkan bumi memiliki musim yang beragam?

Faktor Penyebab 4 Musim

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya musim di bumi, yaitu:

  1. Kemiringan sumbu bumi. Bumi berputar pada porosnya yang miring sekitar 23,5 derajat dari garis tegak lurus terhadap bidang orbitnya. Kemiringan ini menyebabkan bagian bumi yang berbeda mendapatkan intensitas sinar matahari yang berbeda sepanjang tahun. Ketika bumi mengorbit matahari, ada saat-saat di mana belahan bumi utara lebih condong ke arah matahari, sehingga mengalami musim panas, sementara belahan bumi selatan lebih condong menjauh dari matahari, sehingga mengalami musim dingin. Sebaliknya, ada saat-saat di mana belahan bumi selatan lebih condong ke arah matahari, sehingga mengalami musim panas, sementara belahan bumi utara lebih condong menjauh dari matahari, sehingga mengalami musim dingin. Pada saat tertentu, kedua belahan bumi memiliki kemiringan yang sama terhadap matahari, sehingga mengalami musim semi atau musim gugur1
  2. Pergeseran semu matahari. Matahari tampak bergerak di langit sepanjang tahun karena bumi mengorbit matahari. Posisi matahari di langit menentukan panjang hari dan malam di setiap wilayah. Ketika matahari berada di titik tertinggi di langit, wilayah tersebut mengalami siang yang lebih panjang dan malam yang lebih pendek, sehingga suhunya lebih hangat. Sebaliknya, ketika matahari berada di titik terendah di langit, wilayah tersebut mengalami siang yang lebih pendek dan malam yang lebih panjang, sehingga suhunya lebih dingin. Pada saat tertentu, matahari berada di titik yang sama di langit untuk kedua belahan bumi, sehingga panjang hari dan malam sama di seluruh dunia. Hal ini disebut sebagai ekuinoks, yang terjadi pada bulan Maret dan September. Pada saat lain, matahari berada di titik yang berbeda di langit untuk kedua belahan bumi, sehingga panjang hari dan malam berbeda di setiap wilayah. Hal ini disebut sebagai solstis, yang terjadi pada bulan Juni dan Desember2
  3. Letak geografis. Wilayah yang berada di dekat khatulistiwa mengalami perbedaan intensitas sinar matahari yang lebih kecil sepanjang tahun, sehingga suhunya lebih stabil dan musimnya lebih sedikit. Wilayah ini disebut sebagai daerah iklim tropis, yang hanya memiliki dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Wilayah yang berada di jauh dari khatulistiwa mengalami perbedaan intensitas sinar matahari yang lebih besar sepanjang tahun, sehingga suhunya lebih bervariasi dan musimnya lebih banyak. Wilayah ini disebut sebagai daerah iklim subtropis, yang memiliki empat musim, yaitu musim dingin, musim semi, musim panas, dan musim gugur3
  4. Pola angin. Angin adalah aliran udara yang bergerak dari daerah bertekanan tinggi ke daerah bertekanan rendah. Angin dipengaruhi oleh perbedaan tekanan udara, rotasi bumi, dan bentuk permukaan bumi. Angin membawa kelembaban dan suhu dari satu wilayah ke wilayah lain, sehingga mempengaruhi iklim dan cuaca di setiap wilayah. Ada beberapa jenis angin yang berpengaruh terhadap musim di bumi, yaitu:
    • Angin pasat, yaitu angin yang bertiup dari daerah subtropis ke daerah tropis sepanjang tahun. Angin ini membawa udara kering dan dingin ke daerah tropis, sehingga menyebabkan musim kemarau.
    • Angin monsun, yaitu angin yang bertiup dari daerah tropis ke daerah subtropis pada musim panas, dan sebaliknya pada musim dingin. Angin ini membawa udara lembab dan hangat ke daerah subtropis, sehingga menyebabkan musim hujan.
    • Angin barat, yaitu angin yang bertiup dari daerah subtropis ke daerah kutub pada musim dingin, dan sebaliknya pada musim panas. Angin ini membawa udara hangat ke daerah kutub, sehingga menyebabkan pencairan es dan salju4

Sumber:
(1) Pengertian Musim: Pembagian, Ciri, Faktor Penyebab dan Perannya. https://www.gramedia.com/literasi/musim/.
(2) Karakteristik 4 Musim Di Bumi – Apa Yang Menyebabkan Musim Berganti?. https://www.pinterpandai.com/
(3) Pengertian Musim, Faktor Penyebab, dan Jenisnya di Indonesia – Alam Alami. https://alamalami.com/musim/.
(4) Apa Penyebab 4 Musim di Bumi? – Ilmu – 2023 – mosg-portal. https://id.mosg-portal.com/
(5) Musim – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Musim.
(6) 5 Akibat Revolusi Bumi, Perubahan Musim Sampai Rasi Bintang – detikcom. https://www.detik.com/

Posted in Ragam

Artikel Lainnya