Merdeka belajar adalah sebuah konsep pendidikan yang memberikan kebebasan kepada guru dan siswa untuk menentukan cara belajar yang sesuai dengan kebutuhan, minat, bakat, dan lingkungan mereka. Konsep ini dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim, sebagai salah satu program kebijakan Kemendikbud RI1
Latar Belakang Merdeka Belajar
Merdeka belajar dilatarbelakangi oleh beberapa permasalahan yang dihadapi oleh sistem pendidikan di Indonesia, antara lain:
- Kurikulum yang terlalu padat, kaku, dan tidak relevan dengan kehidupan nyata.
- Pembelajaran yang terlalu berorientasi pada nilai akademik dan tidak mengembangkan keterampilan abad 21 seperti kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah.
- Guru yang kurang memiliki kompetensi, motivasi, dan kesejahteraan.
- Siswa yang kurang memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi minat dan bakat mereka, serta mengembangkan karakter dan identitas sebagai warga negara Indonesia.
Tujuan Merdeka Belajar
Merdeka belajar bertujuan untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih berkualitas, berkeadilan, dan berdaya saing. Adapun tujuan merdeka belajar secara lebih rinci adalah:
- Meningkatkan kualitas pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
- Memberdayakan guru sebagai penggerak pembelajaran yang profesional, inovatif, dan mandiri.
- Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan potensi diri mereka secara optimal sesuai dengan minat, bakat, dan lingkungan belajar mereka.
- Membangun karakter siswa yang berakhlak mulia, berjiwa Pancasila, dan memiliki keterampilan hidup.
Karakteristik Merdeka Belajar
Merdeka belajar memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dengan sistem pendidikan sebelumnya, yaitu:
- Kurikulum merdeka yang memberikan keleluasaan kepada guru untuk menentukan materi esensial, relevan, dan mendalam yang sesuai dengan capaian pembelajaran siswa.
- Pembelajaran merdeka yang memberikan keleluasaan kepada guru untuk menggunakan metode, media, sumber belajar, dan asesmen yang sesuai dengan konteks dan muatan lokal.
- Projek penguatan profil pelajar Pancasila yang merupakan kegiatan kokurikuler yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan, mengembangkan keterampilan, dan menguatkan pengembangan enam dimensi profil pelajar Pancasila (intelektual, emosional, sosial-budaya, spiritual-religius, fisik-kesehatan-gaya hidup sehat, serta estetika-seni-kreativitas).
- Pengembangan kurikulum operasional satuan pendidikan yang merupakan proses penyusunan visi, misi, tujuan, pengorganisasian pembelajaran, perencanaan pembelajaran, pendampingan, evaluasi, dan pengembangan profesional oleh satuan pendidikan.
Manfaat Merdeka Belajar
Merdeka belajar memberikan manfaat bagi berbagai pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan, antara lain:
- Bagi guru: merdeka belajar memberikan ruang bagi guru untuk meningkatkan kompetensi profesional mereka melalui pelatihan-pelatihan online maupun offline. Selain itu, merdeka belajar juga memberikan insentif bagi guru berprestasi melalui program Guru Penggerak.
- Bagi siswa: merdeka belajar memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar sesuai dengan minat dan bakat mereka melalui projek penguatan profil pelajar Pancasila. Selain itu, merdeka belajar juga memberikan beasiswa bagi siswa berprestasi melalui program Kartu Prakerja Pelajar.
- Bagi sekolah: merdeka belajar memberikan dukungan bagi sekolah untuk mengembangkan kurikulum operasional satuan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan sekolah. Selain itu, merdeka belajar juga memberikan bantuan dana bagi sekolah berprestasi melalui program BOS Afirmasi dan BOS Kinerja.
- Bagi masyarakat: merdeka belajar memberikan dampak positif bagi masyarakat dengan menciptakan lulusan yang siap kerja, kompeten, dan berbudi luhur. Selain itu, merdeka belajar juga memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional dengan menciptakan generasi yang berjiwa Pancasila, toleran, dan demokratis.
Sumber:
(1) Merdeka Belajar – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Merdeka_Belajar.
(2) Kurikulum Merdeka – Kemendikbudristek. https://kurikulum.kemdikbud.go.id/kurikulum-merdeka/.
(3) Merdeka Mengajar. https://guru.kemdikbud.go.id/.