Otot rangka adalah salah satu jenis otot yang terdapat di dalam tubuh manusia. Otot rangka melekat pada tulang dan berfungsi untuk menggerakkan bagian-bagian tubuh sesuai dengan kehendak kita. Otot rangka juga berperan dalam menjaga postur tubuh, stabilitas sendi, dan produksi panas tubuh. Otot rangka memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dengan jenis otot lainnya, yaitu otot polos dan otot jantung. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang struktur, fungsi, dan jenis-jenis otot rangka.
Struktur Otot Rangka
Otot rangka terdiri dari sel-sel khusus yang disebut sebagai serabut otot. Serabut otot memiliki bentuk silindris, panjang, dan banyak inti sel (multinuklei). Serabut otot juga memiliki garis-garis terang dan gelap yang disebut sebagai lurik. Lurik ini terbentuk karena adanya susunan protein aktin dan miosin yang saling berinteraksi untuk menghasilkan kontraksi otot.
Serabut otot tersusun menjadi bundel-bundel yang disebut sebagai fasikulus. Fasikulus ini dikelilingi oleh jaringan ikat tipis yang disebut sebagai endomisium. Beberapa fasikulus membentuk sebuah otot yang dikelilingi oleh jaringan ikat tebal yang disebut sebagai perimisium. Perimisium ini berfungsi untuk memberikan nutrisi dan oksigen kepada serabut otot. Seluruh otot dikelilingi oleh jaringan ikat yang paling tebal yang disebut sebagai epimisium. Epimisium ini berfungsi untuk melindungi otot dari cedera dan infeksi.
Ujung-ujung otot melekat pada tulang melalui tendon. Tendon adalah jaringan ikat yang kuat dan fleksibel yang menghubungkan otot dengan tulang. Tendon juga berfungsi untuk menyalurkan gaya kontraksi otot ke tulang sehingga terjadi gerakan.
Fungsi Otot Rangka
Otot rangka memiliki beberapa fungsi penting di dalam tubuh manusia, yaitu:
- Menggerakkan bagian-bagian tubuh sesuai dengan kehendak kita. Otot rangka bekerja secara antagonis, yaitu satu otot berkontraksi sementara otot lainnya relaksasi. Contohnya, saat kita menekuk lengan, otot bisep berkontraksi sementara otot trisep relaksasi.
- Menjaga postur tubuh agar tetap tegak dan seimbang. Otot rangka bekerja secara sinergis, yaitu beberapa otot bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama. Contohnya, saat kita berdiri, banyak otot di kaki, punggung, dan leher bekerja bersama-sama untuk menopang berat badan kita.
- Menstabilkan sendi agar tidak terjadi pergerakan yang berlebihan atau tidak normal. Otot rangka bekerja secara isometrik, yaitu kontraksi tanpa perubahan panjang otot. Contohnya, saat kita menggenggam sesuatu, otot-otot di tangan berkontraksi tanpa mengubah panjangnya untuk mencegah benda tersebut jatuh.
- Memproduksi panas tubuh sebagai hasil dari metabolisme sel-sel otot. Panas tubuh ini berguna untuk menjaga suhu tubuh agar tetap optimal untuk proses-proses biokimia di dalam tubuh.
Jenis-Jenis Otot Rangka
Otot rangka dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan bentuk, letak, fungsi, atau asal-usulnya. Berikut ini adalah beberapa jenis otot rangka:
- Otot lurik (striated muscle). Otot lurik adalah jenis otot rangka yang memiliki garis-garis lurik pada serabut-serabutnya. Otot lurik dapat ditemukan di seluruh bagian tubuh manusia seperti pada otot paha, betis, dada, dan lain-lain.
- Otot fasial (facial muscle). Otot fasial adalah jenis otot rangka yang melekat pada kulit wajah dan berfungsi untuk menggerakkan ekspresi wajah. Otot fasial tidak melekat pada tulang, melainkan pada jaringan ikat yang disebut sebagai fasia. Contoh otot fasial adalah otot orbikularis okuli yang menggerakkan kelopak mata, otot orbikularis oris yang menggerakkan bibir, dan otot zigomatikus mayor yang menggerakkan sudut mulut.
- Otot sfingter (sphincter muscle). Otot sfingter adalah jenis otot rangka yang berbentuk cincin dan berfungsi untuk mengatur aliran cairan atau gas di dalam tubuh. Otot sfingter dapat ditemukan di beberapa organ seperti anus, uretra, dan pupil mata. Contoh otot sfingter adalah otot sfingter ani eksterna yang mengatur buang air besar, otot sfingter uretra eksterna yang mengatur buang air kecil, dan otot sfingter pupillae yang mengatur ukuran pupil mata.
- Otot volunter (voluntary muscle). Otot volunter adalah jenis otot rangka yang dapat dikendalikan secara sadar oleh kita. Otot volunter dapat ditemukan di seluruh bagian tubuh manusia yang berhubungan dengan gerakan sadar seperti berjalan, berlari, menulis, dan lain-lain. Contoh otot volunter adalah otot bisep, trisep, kuadrisep, dan lain-lain.