Menu Tutup

Pengertian, Tahapan, dan Strategi Manajemen Krisis: Sebuah Tinjauan Komprehensif

Manajemen krisis adalah suatu bentuk respon dan upaya dalam menyikapi serta memecahkan masalah dari krisis yang muncul melalui strategi manajemen krisis yang mungkin untuk dilakukan1. Krisis sendiri dapat diartikan sebagai suatu kejadian atau momen tidak stabil yang tidak diharapkan dan berpotensi menimbulkan terjadinya kekacauan serta perubahan yang mengancam2. Krisis dapat memberi pengaruh buruk serta merusak tatanan yang ada, baik pada individu maupun organisasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan sebuah upaya untuk mengendalikan situasi demi menekan berbagai risiko buruk.

Tahapan Manajemen Krisis

Manajemen krisis adalah sebuah proses sehingga tidak hanya terdiri dari satu bagian. Sebaliknya, manajemen krisis justru dibagi menjadi beberapa fase seperti berikut ini2:

  • Pra-Krisis. Fase ini adalah fase dilakukannya berbagai pencegahan dan persiapan. Tindakan pencegahan melibatkan pencarian cara atau pendekatan untuk mengurangi risiko yang dapat berujung pada krisis. Sementara itu, tindakan persiapan lebih menitikberatkan pada pembuatan rencana manajemen krisis, memilih anggota tim manajemen krisis, termasuk melatih anggota tim sehingga dapat beradaptasi dengan krisis nantinya.
  • Respon Krisis. Fase ini merupakan saat para seluruh tim manajemen krisis bertindak langsung menangani krisis. Respon krisis adalah perkataan maupun perlakukan yang dilakukan oleh manajemen ketika krisis terjadi. Tim humas atau PR organisasi juga memiliki peranan penting dalam situasi ini. Mereka bertugas untuk mendampingi proses dalam menyampaikan pesan ke berbagai pihak atau instansi terkait.
  • Pasca-Krisis. Fase ini adalah fase evaluasi dan pemulihan dari dampak krisis. Evaluasi melibatkan penilaian terhadap efektivitas rencana dan respon manajemen krisis yang telah dilakukan. Pemulihan melibatkan upaya untuk mengembalikan kondisi normal dan memperbaiki reputasi organisasi yang terkena dampak krisis.

Strategi Manajemen Krisis

Strategi manajemen krisis adalah cara atau metode yang digunakan oleh manajemen untuk mengatasi krisis yang terjadi. Strategi manajemen krisis dapat bervariasi tergantung pada jenis, sumber, dan dampak dari krisis itu sendiri. Berikut adalah beberapa contoh strategi manajemen krisis yang umum digunakan3:

  • Denial. Strategi ini melibatkan penolakan atau pengingkaran terhadap adanya krisis atau tanggung jawab atas krisis tersebut. Strategi ini biasanya digunakan ketika organisasi merasa tidak bersalah atau tidak terlibat dalam krisis.
  • Scapegoating. Strategi ini melibatkan penunjukan pihak lain sebagai penyebab atau pelaku dari krisis. Strategi ini biasanya digunakan untuk mengalihkan perhatian atau menyalahkan pihak lain atas kesalahan yang terjadi.
  • Excusing. Strategi ini melibatkan permintaan maaf atau penjelasan atas keterlibatan organisasi dalam krisis. Strategi ini biasanya digunakan untuk mengurangi kesan negatif atau hukuman atas kesalahan yang terjadi.
  • Justification. Strategi ini melibatkan pembelaan atau rasionalisasi atas tindakan organisasi dalam krisis. Strategi ini biasanya digunakan untuk menunjukkan alasan atau motif di balik tindakan yang terjadi.
  • Ingratiation. Strategi ini melibatkan upaya untuk meningkatkan citra atau simpati organisasi di mata publik. Strategi ini biasanya digunakan untuk membangun hubungan baik atau kepercayaan dengan publik.
  • Full apology. Strategi ini melibatkan pengakuan penuh atas kesalahan atau tanggung jawab organisasi dalam krisis. Strategi ini biasanya digunakan untuk menunjukkan sikap jujur, bertanggung jawab, dan menyesal atas kesalahan yang terjadi.
  • Rectification. Strategi ini melibatkan upaya untuk memperbaiki atau mengganti kerugian yang ditimbulkan oleh krisis. Strategi ini biasanya digunakan untuk menunjukkan komitmen atau tindakan nyata organisasi dalam menyelesaikan krisis.
  • Bolstering. Strategi ini melibatkan upaya untuk menekankan aspek positif atau prestasi organisasi di luar krisis. Strategi ini biasanya digunakan untuk mengimbangi atau mengurangi dampak negatif dari krisis.

Sumber:
(1) Manajemen Krisis (Pengertian, Jenis, Tahapan dan Penanganan). https://www.kajianpustaka.com/2020/04/manajemen-krisis-pengertian-jenis-tahapan-dan-penanganan.html.
(2) Manajemen Krisis: Pengertian, Proses dan Tahapannya. https://www.akseleran.co.id/blog/manajemen-krisis/.
(3) Apa yang Dimaksud Manajemen Krisis? – Kompas.com. https://www.kompas.com/skola/read/2022/02/12/110000269/apa-yang-dimaksud-manajemen-krisis-.
(4) Pengertian Manajemen Krisis : Jenis dan Tahapan Manajemen Krisis. https://www.pelajaran.co.id/manajemen-krisis/.
(5) Manajemen krisis – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_krisis.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya