Menu Tutup

Pengikhtisaran Akuntansi: Tahapan dan Perbedaan antara Perusahaan Jasa dan Perusahaan Dagang

Pengikhtisaran akuntansi adalah proses membuat ringkasan dari data keuangan yang sudah diproses sebelumnya. Tujuannya adalah agar data-data keuangan perusahaan menjadi semakin mudah dibaca dan dapat dianalisis. Pengikhtisaran akuntansi biasanya dilakukan pada akhir periode akuntansi, setelah tahap pencatatan dan pemindahbukuan selesai.

Pengikhtisaran akuntansi memiliki beberapa manfaat, antara lain:

  • Membantu analisis keuangan yang lebih baik
  • Membantu pengelolaan risiko
  • Membantu pengambilan keputusan

Tahapan pengikhtisaran akuntansi dapat berbeda tergantung pada jenis perusahaan, yaitu perusahaan jasa atau perusahaan dagang. Perusahaan jasa adalah perusahaan yang menghasilkan pendapatan dari upaya dan layanan yang diberikan, seperti konsultan, dokter, atau notaris. Perusahaan dagang adalah perusahaan yang menghasilkan pendapatan dari penjualan produk, seperti toko, supermarket, atau pabrik.

Tahapan Pengikhtisaran Akuntansi Perusahaan Jasa

Tahapan pengikhtisaran akuntansi perusahaan jasa meliputi:

  • Menyusun neraca saldo
  • Menyusun jurnal penyesuaian
  • Menyusun neraca saldo setelah penyesuaian
  • Menyusun neraca lajur
  • Menyusun laporan keuangan
  • Menyusun jurnal penutup
  • Menyusun neraca saldo setelah penutup

Menyusun Neraca Saldo

Neraca saldo adalah daftar akun beserta saldonya pada waktu tertentu. Neraca saldo dibuat dengan menyalin saldo semua akun yang ada dalam buku besar. Neraca saldo bertujuan untuk menguji kesesuaian antara debit dan kredit dari semua akun. Jika jumlah debit sama dengan jumlah kredit, maka neraca saldo seimbang.

Menyusun Jurnal Penyesuaian

Jurnal penyesuaian adalah ayat jurnal yang dibuat di akhir periode untuk melakukan koreksi atau menyesuaikan data catatan yang ada dengan data sebenarnya. Jurnal penyesuaian dibuat pada tanggal 31 Desember setiap tahunnya. Jurnal penyesuaian bertujuan untuk mencerminkan prinsip akuntansi yang berlaku umum, seperti prinsip pencatatan berdasarkan akrual, prinsip pencocokan pendapatan dan beban, dan prinsip nilai historis.

Jurnal penyesuaian pada perusahaan jasa biasanya mencakup:

  • Penyesuaian pemakaian perlengkapan
  • Penyesuaian penyusutan aktiva tetap
  • Penyesuaian beban terutang atau beban yang masih harus dibayar
  • Penyesuaian beban dibayar di muka
  • Penyesuaian pendapatan yang masih harus diterima
  • Penyesuaian pendapatan diterima di muka

Menyusun Neraca Saldo Setelah Penyesuaian

Setelah menyusun jurnal penyesuaian, nilai atau nominal saldo pasti akan mengalami perubahan. Nilai saldo ini perlu kembali disesuaikan dengan cara menyusun neraca saldo setelah penyesuaian. Caranya adalah dengan menjumlahkan atau mengurangkan akun-akun penyesuaian dengan saldonya pada neraca saldo.

Menyusun Neraca Lajur

Neraca lajur adalah lembar kerja yang memudahkan akuntan saat menyusun laporan keuangan yang memuat semua data keuangan perusahaan. Neraca lajur dapat menunjukkan bagaimana perkembangan keuangan suatu perusahaan. Susunan neraca lajur terdiri atas:

  • Neraca saldo
  • Jurnal penyesuaian
  • Neraca saldo setelah penyesuaian
  • Lembar laba rugi
  • Neraca

Menyusun Laporan Keuangan

Laporan keuangan adalah laporan yang menyajikan informasi keuangan suatu perusahaan pada periode tertentu. Laporan keuangan bertujuan untuk memberikan gambaran tentang kinerja, posisi, dan arus kas perusahaan. Laporan keuangan yang harus disusun oleh perusahaan jasa adalah:

  • Laporan laba rugi
  • Laporan perubahan modal
  • Laporan neraca

Laporan laba rugi adalah laporan yang menyajikan informasi tentang pendapatan dan beban perusahaan selama periode tertentu. Laporan laba rugi bertujuan untuk menunjukkan laba atau rugi bersih yang diperoleh perusahaan.

Laporan perubahan modal adalah laporan yang menyajikan informasi tentang perubahan modal pemilik perusahaan selama periode tertentu. Laporan perubahan modal bertujuan untuk menunjukkan sumber dan penggunaan modal perusahaan.

Laporan neraca adalah laporan yang menyajikan informasi tentang aset, kewajiban, dan modal perusahaan pada tanggal tertentu. Laporan neraca bertujuan untuk menunjukkan posisi keuangan perusahaan.

Menyusun Jurnal Penutup

Jurnal penutup adalah ayat jurnal yang dibuat di akhir periode untuk menutup akun-akun yang bersifat sementara, yaitu akun pendapatan, akun beban, dan akun ikhtisar laba rugi. Jurnal penutup bertujuan untuk mengosongkan saldo akun-akun tersebut dan memindahkannya ke akun modal.

Menyusun Neraca Saldo Setelah Penutup

Setelah menyusun jurnal penutup, saldo akun-akun sementara akan menjadi nol. Saldo akun-akun tersebut perlu dikonfirmasi dengan cara menyusun neraca saldo setelah penutup. Neraca saldo setelah penutup hanya berisi akun-akun yang bersifat permanen, yaitu akun aset, akun kewajiban, dan akun modal.

Tahapan Pengikhtisaran Akuntansi Perusahaan Dagang

Tahapan pengikhtisaran akuntansi perusahaan dagang meliputi:

  • Menyusun neraca saldo
  • Menyusun jurnal penyesuaian
  • Menyusun neraca saldo setelah penyesuaian
  • Menyusun neraca lajur
  • Menyusun laporan keuangan
  • Menyusun jurnal penutup
  • Menyusun neraca saldo setelah penutup

Tahapan pengikhtisaran akuntansi perusahaan dagang hampir sama dengan tahapan pengikhtisaran akuntansi perusahaan jasa, namun ada beberapa perbedaan, antara lain:

  • Perusahaan dagang memiliki akun persediaan barang dagang yang mencatat nilai barang yang dibeli dan dijual oleh perusahaan.
  • Perusahaan dagang harus menghitung harga pokok penjualan (HPP) yang merupakan biaya yang dikeluarkan untuk membeli barang dagang yang dijual.
  • Perusahaan dagang harus menyusun laporan laba rugi dengan metode bertahap (multi-step income statement) yang memisahkan antara pendapatan dan beban operasional dengan pendapatan dan beban non-operasional.

Kesimpulan

Pengikhtisaran akuntansi adalah proses membuat ringkasan dari data keuangan yang sudah diproses sebelumnya. Tujuannya adalah agar data-data keuangan perusahaan menjadi semakin mudah dibaca dan dapat dianalisis. Pengikhtisaran akuntansi biasanya dilakukan pada akhir periode akuntansi, setelah tahap pencatatan dan pemindahbukuan selesai.

Tahapan pengikhtisaran akuntansi dapat berbeda tergantung pada jenis perusahaan, yaitu perusahaan jasa atau perusahaan dagang. Perusahaan jasa adalah perusahaan yang menghasilkan pendapatan dari upaya dan layanan yang diberikan. Perusahaan dagang adalah perusahaan yang menghasilkan pendapatan dari penjualan produk.

Tahapan pengikhtisaran akuntansi meliputi:

  • Menyusun neraca saldo
  • Menyusun jurnal penyesuaian
  • Menyusun neraca saldo setelah penyesuaian
  • Menyusun neraca lajur
  • Menyusun laporan keuangan
  • Menyusun jurnal penutup
  • Menyusun neraca saldo setelah penutup.

Sumber:
(1) Tahapan Pengikhtisaran Akuntansi pada Perusahaan Jasa – Ruangguru. https://www.ruangguru.com/blog/siklus-akuntansi-perusahaan-jasa.
(2) Tahap Pengikhtisaran Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang – Kledo. https://kledo.com/blog/tahap-pengikhtisaran/.
(3) TAHAP PENGIKHTISARAN SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA – Blogger. https://dewisrimartini.blogspot.com/2013/03/tahap-pengikhtisaran-siklus-akuntansi.html.
(4) Tahap Pengikhtisaran – EcoHepi. https://robith.hepidev.com/2021/07/17/tahap-pengikhtisaran/.
(5) Apa itu Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa? – Kelas Pintar. https://www.kelaspintar.id/blog/edutech/apa-itu-siklus-akuntansi-perusahaan-jasa-2327/.
(6) Penjelasan Tahapan Siklus Akuntansi yang Perlu Kamu Tau! – Materi …. https://www.zenius.net/blog/siklus-akuntansi.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya