Peradaban Amerika adalah istilah yang digunakan untuk menyebut sejumlah masyarakat yang berkembang di benua Amerika sebelum dan sesudah kedatangan bangsa Eropa. Peradaban-peradaban ini memiliki berbagai ciri khas, seperti sistem politik, agama, seni, arsitektur, teknologi, dan bahasa. Beberapa peradaban Amerika yang paling terkenal adalah Maya, Aztek, Inka, Olmek, Toltek, Zapotek, dan Anasazi.
Sejarah Peradaban Amerika
Peradaban Amerika bermula dari migrasi manusia pertama yang menyeberangi Selat Bering dari Asia ke Amerika sekitar 15.000 tahun yang lalu. Manusia-manusia ini kemudian menyebar ke seluruh benua dan membentuk berbagai kelompok budaya. Salah satu kelompok budaya tertua yang ditemukan di Amerika adalah Clovis, yang hidup sekitar 13.000 tahun yang lalu di wilayah Amerika Utara.
Peradaban-peradaban Amerika mulai berkembang seiring dengan kemajuan pertanian, perdagangan, dan organisasi sosial. Salah satu peradaban tertua yang dikenal adalah Olmek, yang muncul sekitar 1500 SM di wilayah Meksiko selatan. Olmek dikenal sebagai pembuat monumen batu raksasa berbentuk kepala manusia dan sebagai pencipta sistem penanggalan dan tulisan pertama di Amerika.
Peradaban-peradaban lain yang muncul setelah Olmek antara lain adalah Zapotek, Toltek, Maya, Teotihuacan, dan Aztek di Meksiko dan Amerika Tengah; Chavin, Moche, Nazca, Tiwanaku, Wari, Chimu, dan Inka di Amerika Selatan; Cahokia, Mississippian, Anasazi, Hohokam, dan Pueblo di Amerika Utara; dan Taino, Arawak, Karib, dan Inuit di Karibia dan Arktik.
Peradaban-peradaban Amerika mencapai puncak kejayaannya pada masa pra-Kolumbus (sebelum tahun 1492), ketika mereka menciptakan karya-karya seni dan arsitektur yang megah, mengembangkan sistem matematika dan astronomi yang canggih, dan membangun kerajaan-kerajaan yang luas. Namun, peradaban-peradaban ini mengalami kemunduran akibat penjajahan bangsa Eropa yang membawa penyakit, perang, dan eksploitasi. Beberapa peradaban punah atau hampir punah karena faktor-faktor ini.
Ciri Peradaban Amerika
Peradaban-peradaban Amerika memiliki beberapa ciri umum yang membedakannya dari peradaban-peradaban lain di dunia. Beberapa ciri tersebut adalah:
- Mereka tidak mengenal roda sebagai alat transportasi atau mesin. Hal ini mungkin karena mereka tidak memiliki hewan domestik besar yang bisa digunakan sebagai penggerak atau beban. Namun, mereka menggunakan roda sebagai mainan anak-anak atau alat ritual.
- Mereka tidak mengenal besi atau logam lain sebagai bahan pembuatan senjata atau alat-alat. Mereka menggunakan batu obsidian (batu vulkanik tajam), kayu keras, tulang binatang, atau kerang sebagai bahan utama untuk membuat pisau, tombak, panah, kapak, dll.
- Mereka mengembangkan sistem penanggalan dan tulisan yang berbeda-beda sesuai dengan budaya mereka. Sistem penanggalan mereka biasanya berdasarkan siklus matahari, bulan, bintang-bintang, atau planet-planet. Sistem tulisan mereka bisa berupa gambar-gambar simbolis (piktograf), tanda-tanda suku kata (silabis), atau tanda-tanda angka (logograf).
- Mereka mempraktikkan agama-agama politeistik (percaya pada banyak dewa) yang berkaitan dengan alam, seperti dewa matahari, bulan, jaguar, ular, jagung, dll. Mereka juga melakukan ritual-ritual seperti penyembahan, pengorbanan, peramalan, penyembuhan, atau perayaan.
- Mereka menciptakan seni-seni yang bermacam-macam, seperti lukisan, patung, keramik, perhiasan, tekstil, musik, tari, dll. Seni-seni mereka biasanya menggambarkan dewa-dewa, tokoh-tokoh penting, binatang-binatang, tanaman-tanaman, atau peristiwa-peristiwa sejarah.
- Mereka membangun arsitektur-arsitektur yang mengesankan, seperti piramida, kuil-kuil, istana-istana, observatorium-observatorium, jalan-jalan raya, jembatan-jembatan gantung, teras-teras pertanian, dll. Arsitektur-arsitektur mereka biasanya memiliki fungsi religius, politik, sosial, atau ekonomi.
Warisan Peradaban Amerika
Peradaban-peradaban Amerika meninggalkan warisan-warisan yang berharga bagi dunia. Beberapa warisan tersebut adalah:
- Mereka memberikan kontribusi ilmiah yang penting, seperti penemuan nol sebagai angka, pengukuran waktu dengan akurasi tinggi, pemetaan langit dengan detail, dan pengobatan dengan menggunakan tanaman obat.
- Mereka memberikan kontribusi budaya yang kaya, seperti makanan-makanan yang populer di dunia (jagung, kentang, tomat, kakao, vanili, dll), bahasa-bahasa yang masih digunakan oleh jutaan orang (Quechua, Nahuatl, Maya, Guarani, dll), dan seni-seni yang menginspirasi banyak seniman modern (Diego Rivera, Frida Kahlo, Pablo Neruda, Gabriel Garcia Marquez, dll).
- Mereka memberikan kontribusi sejarah yang menarik, seperti kisah-kisah tentang penjelajahan dan penaklukan bangsa Eropa (Christopher Columbus, Hernan Cortes, Francisco Pizarro, dll), perlawanan dan perjuangan bangsa asli (Tecun Uman, Tupac Amaru II, Emiliano Zapata, dll), dan kebangkitan dan pembaharuan bangsa asli (Zapatista Army of National Liberation, Indigenous National Congress, Confederation of Indigenous Nationalities of Ecuador, dll).
Peradaban Amerika adalah salah satu bagian penting dari sejarah dan kebudayaan manusia. Mereka menunjukkan keberagaman dan kekayaan yang dimiliki oleh bangsa-bangsa asli di benua Amerika. Mereka juga menunjukkan ketahanan dan kekuatan yang dimiliki oleh bangsa-bangsa asli di tengah tantangan dan tekanan dari bangsa-bangsa lain. Peradaban Amerika pantas untuk dihormati dan dihargai sebagai warisan dunia.