Menu Tutup

Perhitungan Peta Kontur dan Kemiringan Lereng

Pendahuluan

  • Menjelaskan apa itu peta kontur dan kemiringan lereng, serta manfaatnya dalam bidang geografi.
  • Menyebutkan beberapa contoh aplikasi peta kontur dan kemiringan lereng dalam kehidupan sehari-hari, seperti perencanaan pembangunan, mitigasi bencana, konservasi lingkungan, dll.
  • Menyampaikan tujuan dan ruang lingkup artikel ini, yaitu membahas cara menghitung peta kontur dan kemiringan lereng dengan menggunakan rumus matematika dan alat ukur sederhana.

Peta Kontur

  • Mendefinisikan peta kontur sebagai peta yang menunjukkan bentuk permukaan bumi dengan menggunakan garis-garis yang menghubungkan titik-titik dengan ketinggian yang sama.
  • Menjelaskan konsep interval kontur sebagai jarak vertikal antara dua garis kontur berturut-turut, yang biasanya ditulis pada peta sebagai angka.
  • Menjelaskan konsep kelerengan sebagai sudut antara garis kontur dan garis horizontal, yang menunjukkan kemiringan permukaan bumi.
  • Memberikan contoh peta kontur dengan interval kontur dan kelerengan yang berbeda-beda, serta menjelaskan makna dan karakteristiknya.

Kemiringan Lereng

  • Mendefinisikan kemiringan lereng sebagai perbandingan antara beda tinggi (elevasi) dan jarak datar (horisontal) antara dua titik pada permukaan bumi, yang biasanya dinyatakan dalam persen (%) atau derajat ().
  • Menjelaskan rumus matematika untuk menghitung kemiringan lereng, yaitu:

  • Memberikan contoh soal dan penyelesaian untuk menghitung kemiringan lereng dengan menggunakan rumus di atas, serta menjelaskan langkah-langkah dan cara membaca hasilnya.

Pemetaan dengan Alat Ukur dan Kompas

  • Menjelaskan cara membuat peta kontur dan kemiringan lereng dengan menggunakan alat ukur sederhana, seperti meteran, mistar, busur derajat, dan kompas.
  • Menjelaskan prosedur pemetaan, yaitu:
    • Memilih lokasi yang akan dipetakan dan menentukan skala peta.
    • Mengukur jarak datar dan beda tinggi antara titik-titik referensi yang ditentukan pada lokasi tersebut.
    • Menggambar garis kontur dengan menggunakan mistar dan busur derajat sesuai dengan interval kontur yang diinginkan.
    • Mengukur arah mata angin dengan menggunakan kompas dan menandai orientasi peta.
    • Menghitung kemiringan lereng antara titik-titik referensi dengan menggunakan rumus yang telah dipelajari sebelumnya.
    • Memberi warna pada peta sesuai dengan kategori kemiringan lereng yang telah ditetapkan.
  • Memberikan contoh hasil pemetaan dengan alat ukur dan kompas, serta menjelaskan cara membaca dan menganalisisnya.

Penutup

  • Meringkas poin-poin penting yang telah dibahas dalam artikel ini, yaitu pengertian, manfaat, cara menghitung, dan cara membuat peta kontur dan kemiringan lereng.
  • Menyampaikan kesimpulan dan saran terkait dengan topik artikel ini, serta mengajak pembaca untuk lebih tertarik dan peduli terhadap ilmu geografi.

Sumber:
(1) Perhitungan Peta Kontur dan Kemiringan Lereng – Zenius Education. https://www.zenius.net/materi-belajar/geografi-lp15692/peta-k13r-k10-kumer-fase-e-lp16181/perhitungan-peta-kontur-dan-kemiringan-lereng%20%3E%20flashcard-perhitungan-peta-kontur-dan-kemiringan-lereng-lp16199-lp83029/.
(2) Materi Perhitungan Peta Kontur Dan Kemiringan Lereng – Kelas 10 Geografi. https://www.zenius.net/materi-belajar/geografi-lp15692/?topic=perhitungan-peta-kontur-dan-kemiringan-lereng-lp16199.
(3) Materi Pelajaran Geografi | Zenius Education. https://www.zenius.net/materi-belajar/geografi-lp15692/perhitungan-peta-kontur-dan-kemiringan-lereng-lp16199/.
(4) Membuat Kemiringan Lereng (Slope) berdasarkan Garis Kontur Lengkap …. https://www.lapakgis.com/2019/07/membuat-kemiringan-lereng-berdasarkan-garis-kontur.html.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya