Peradaban manusia adalah hasil dari proses evolusi yang berlangsung selama jutaan tahun. Manusia modern atau homo sapiens muncul sekitar 70.000 – 100.000 tahun yang lalu dan mengalami revolusi kognitif yang membuat mereka mampu membangun peradaban dan membentuk sebuah masyarakat⁴. Peradaban manusia memiliki berbagai arti dalam kaitannya dengan perkembangan manusia. Seringkali istilah ini digunakan untuk merujuk pada suatu masyarakat yang “kompleks”: dicirikan oleh praktik dalam pertanian, hasil karya dan pemukiman¹. Dibandingkan dengan budaya lain, anggota-anggota sebuah peradaban tersusun atas beragam pembagian kerja yang rumit dalam struktur hierarki sosial¹.
Tahapan Peradaban Manusia
Peradaban manusia dapat dibagi menjadi beberapa tahapan berdasarkan karakteristik dan ciri-cirinya. Berikut adalah tahapan peradaban manusia:
Peradaban Awal
Peradaban awal adalah peradaban yang muncul sekitar 6000 – 3000 SM di berbagai belahan dunia. Peradaban awal ini biasanya berkembang di sekitar sungai-sungai besar yang menyediakan sumber air, tanah subur dan transportasi. Beberapa contoh peradaban awal adalah Mesopotamia, Mesir Kuno, Lembah Indus, Cina Kuno dan Mesoamerika. Peradaban awal ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
– Menerapkan sistem pertanian yang intensif dan bercocok tanam
– Membangun kota-kota besar dengan bangunan-bangunan monumental seperti kuil, piramida, ziggurat dan istana
– Menciptakan sistem tulisan untuk mencatat sejarah, hukum, agama dan administrasi
– Mengembangkan ilmu pengetahuan, seni, teknologi dan perdagangan
– Membentuk negara-negara dengan pemerintahan yang terpusat dan birokratis
– Memiliki kebudayaan yang kaya dan beragam
Peradaban Klasik
Peradaban klasik adalah peradaban yang muncul sekitar 1000 SM – 500 M di berbagai belahan dunia. Peradaban klasik ini biasanya berkembang di daerah-daerah yang memiliki iklim sedang dan kontak dengan peradaban lain. Beberapa contoh peradaban klasik adalah Yunani Kuno, Romawi Kuno, India Kuno, Persia Kuno dan Maya. Peradaban klasik ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
– Menerapkan sistem politik yang bervariasi seperti demokrasi, republik, monarki dan kekaisaran
– Membangun jaringan infrastruktur seperti jalan raya, jembatan, kanal dan bendungan
– Menciptakan sistem hukum yang adil dan rasional
– Mengembangkan filsafat, sastra, matematika, astronomi dan kedokteran
– Mempengaruhi kebudayaan dunia dengan warisan budaya yang abadi
– Mengalami kemunduran akibat invasi, perpecahan, korupsi dan krisis sosial
Peradaban Pertengahan
Peradaban pertengahan adalah peradaban yang muncul sekitar 500 – 1500 M di berbagai belahan dunia. Peradaban pertengahan ini biasanya berkembang di daerah-daerah yang terisolasi atau terpencil dari peradaban lain. Beberapa contoh peradaban pertengahan adalah Bizantium, Islam, Eropa Abad Pertengahan, Cina Dinasti Tang dan Song dan Afrika Sub-Sahara. Peradaban pertengahan ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
– Menerapkan sistem agama yang dominan dan berpengaruh dalam kehidupan sosial, politik dan budaya
– Membangun arsitektur yang megah dan indah seperti gereja, masjid, katedral dan istana
– Menciptakan karya-karya seni yang menakjubkan seperti lukisan, patung, kaligrafi dan musik
– Mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, navigasi dan eksplorasi
– Melakukan kontak dan pertukaran dengan peradaban lain melalui perdagangan, perang salib, penaklukan dan diplomasi
– Mengalami kemajuan dan kemunduran akibat dinamika sejarah
Peradaban Modern
Peradaban modern adalah peradaban yang muncul sekitar 1500 – 2000 M di berbagai belahan dunia. Peradaban modern ini biasanya berkembang di daerah-daerah yang memiliki akses ke sumber daya alam, pasar dan koloni. Beberapa contoh peradaban modern adalah Eropa Barat, Amerika, Rusia, Jepang dan Turki Utsmani. Peradaban modern ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
– Menerapkan sistem ekonomi yang kapitalis dan industri
– Membangun industri, transportasi, komunikasi dan energi yang canggih dan efisien
– Menciptakan revolusi ilmiah, politik, sosial dan budaya
– Mengembangkan demokrasi, nasionalisme, imperialisme dan globalisasi
– Memimpin dunia dengan kekuatan militer, politik dan ekonomi
– Menghadapi tantangan dan konflik seperti perang dunia, depresi, fasisme, komunisme dan terorisme
Peradaban Kontemporer
Peradaban kontemporer adalah peradaban yang muncul sekitar 2000 – sekarang di berbagai belahan dunia. Peradaban kontemporer ini biasanya berkembang di daerah-daerah yang memiliki kemampuan adaptasi, inovasi dan kolaborasi dengan peradaban lain. Beberapa contoh peradaban kontemporer adalah Amerika Serikat, Uni Eropa, Cina, India dan Brasil. Peradaban kontemporer ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
– Menerapkan sistem ekonomi yang berbasis pengetahuan dan informasi
– Membangun teknologi informasi, komunikasi, bioteknologi dan nanoteknologi yang revolusioner dan transformatif
– Menciptakan masyarakat yang multikultural, pluralis, inklusif dan partisipatif
– Mengembangkan nilai-nilai universal seperti hak asasi manusia, demokrasi, perdamaian dan kerjasama
– Menyaksikan perubahan-perubahan besar dalam tatanan dunia seperti multipolaritas, regionalisme dan globalisasi
– Menyikapi isu-isu penting seperti lingkungan hidup, kemiskinan, ketidakadilan, terorisme dan pandemi
Kesimpulan
Peradaban manusia adalah hasil dari proses evolusi yang berlangsung selama jutaan tahun. Manusia modern atau homo sapiens muncul sekitar 70.000 – 100.000 tahun yang lalu dan mengalami revolusi kognitif yang membuat mereka mampu membangun peradaban dan membentuk sebuah masyarakat. Peradaban manusia memiliki berbagai arti dalam kaitannya dengan perkembangan manusia. Seringkali istilah ini digunakan untuk merujuk pada suatu masyarakat yang “kompleks”: dicirikan oleh praktik dalam pertanian, hasil karya dan pemukiman. Dibandingkan dengan budaya lain, anggota-anggota sebuah peradaban tersusun atas beragam pembagian kerja yang rumit dalam struktur hierarki sosial.
Peradaban manusia dapat dibagi menjadi beberapa tahapan berdasarkan karakteristik dan ciri-cirinya. Tahapan-tahapan tersebut adalah peradaban awal, peradaban klasik, peradaban pertengahan, peradaban modern dan peradaban kontemporer. Setiap tahapan memiliki keunikan dan tantangan tersendiri dalam menghadapi dinamika sejarah. Peradaban manusia juga saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain melalui berbagai cara seperti perdagangan, perang, diplomasi dan budaya.
Sumber:
(1) Mengenal Perkembangan Peradaban Society 1.0 Hingga Society 5.0 – IDN Times. https://www.idntimes.com/science/discovery/steven-gerrard/peradaban-society-1-5-exp-c1c2.
(2) Peradaban – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Peradaban.
(3) Perjalanan Panjang Manusia Modern Sejak Zaman Prasejarah – Ruangguru. https://www.ruangguru.com/blog/perjalanan-panjang-manusia-modern.
(4) MANUSIA DAN PERADABAN – Kompasiana.com. https://www.kompasiana.com/psikologiunm/551002eea33311ce39ba7e61/manusia-dan-peradaban.