Primordialisme adalah suatu pandangan atau paham yang memegang erat hal-hal yang bersumber dari etnik, ras, tradisi, dan kebudayaan yang dibawa sejak seorang individu baru dilahirkan. Primordialisme dapat diartikan sebagai perasaan kesukuan yang berlebihan atau loyalitas yang tinggi terhadap kelompok subnasional seperti keluarga, agama, suku, atau kedaerahan. Primordialisme sering dikaitkan dengan studi etnisitas, yaitu suatu bidang ilmu yang mempelajari identitas etnis sebagai hal yang melekat di dalam individu dan sulit untuk berubah123
Pengertian Primordialisme Menurut Para Ahli
Berikut adalah beberapa definisi primordialisme menurut para ahli:
- William G. Sumner: Primordialisme adalah suatu sikap yang cenderung bersifat subyektif dalam memandang budaya atau tingkah laku orang lain. Sikap ini disebut juga sebagai etnosentrisme, yaitu suatu kecenderungan untuk menilai orang lain berdasarkan sudut pandang budaya sendiri2
- Charles Horton Cooley: Primordialisme adalah suatu bentuk kesadaran diri yang timbul dari interaksi sosial dengan orang-orang yang memiliki kesamaan dengan diri sendiri. Kesadaran ini disebut juga sebagai in-group, yaitu suatu kelompok sosial yang memiliki rasa kebersamaan dan solidaritas yang kuat2
- Robuskha dan Shepsle: Primordialisme adalah suatu pilihan rasional yang dibuat oleh individu atau kelompok untuk bergabung dengan kelompok etnis tertentu. Pilihan ini didasarkan pada kalkulasi biaya dan manfaat dari keanggotaan kelompok tersebut2
- Stephen K. Sanderson: Primordialisme adalah suatu loyalitas yang berlebihan terhadap budaya yang bersifat subnasional. Misalnya keluarga, agama, ras, suku, dan kedaerahan2
- Ramlan Surbakti: Primordialisme adalah suatu sikap atau perilaku yang mengutamakan kepentingan kelompok sendiri tanpa memperhatikan kepentingan nasional atau umum. Sikap ini dapat menimbulkan konflik antara kelompok-kelompok sosial yang berbeda2
- Fadli Iblaze: Primordialisme adalah suatu fenomena sosial yang muncul akibat adanya perubahan sosial yang cepat dan kompleks. Fenomena ini ditandai dengan adanya rasa ketidakpuasan, ketidakpercayaan, dan ketakutan terhadap perubahan tersebut. Hal ini mendorong individu atau kelompok untuk kembali kepada nilai-nilai tradisional yang dianggap lebih aman dan nyaman2
- Ilyas Smt: Primordialisme adalah suatu bentuk identifikasi diri dengan kelompok tertentu berdasarkan aspek-aspek primordial seperti bahasa, agama, ras, suku, dan sebagainya. Identifikasi ini dapat bersifat positif maupun negatif tergantung pada konteks dan situasinya2
Jenis-jenis Primordialisme
Primordialisme dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan aspek primordial yang menjadi dasarnya. Berikut adalah beberapa jenis primordialisme:
- Primordialisme Suku: Primordialisme ini didasarkan pada kesamaan suku atau etnis antara individu atau kelompok. Contohnya adalah primordialisme Jawa, Sunda, Batak, Dayak, Papua, dan sebagainya.
- Primordialisme Agama: Primordialisme ini didasarkan pada kesamaan agama atau keyakinan antara individu atau kelompok. Contohnya adalah primordialisme Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dan sebagainya.
- Primordialisme Kedaerahan: Primordialisme ini didasarkan pada kesamaan daerah asal atau tempat tinggal antara individu atau kelompok. Contohnya adalah primordialisme Aceh, Bali, Jakarta, Kalimantan, dan sebagainya.
Dampak Negatif dan Positif Primordialisme
Primordialisme memiliki dampak negatif dan positif bagi masyarakat. Berikut adalah beberapa dampak negatif dan positif primordialisme:
Dampak Negatif Primordialisme
- Bisa Mengganggu Kelangsungan Hidup Suatu Bangsa: Primordialisme dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa jika tidak diimbangi dengan rasa nasionalisme yang tinggi. Primordialisme dapat menimbulkan sikap egois, intoleran, dan eksklusif terhadap kelompok lain yang berbeda. Hal ini dapat memicu konflik, kekerasan, dan disintegrasi bangsa.
- Menghambat Modernisasi: Primordialisme dapat menghambat proses modernisasi yang berarti perubahan sosial menuju kemajuan. Primordialisme dapat membuat individu atau kelompok enggan untuk beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Primordialisme dapat menutup diri dari pengaruh luar yang dianggap mengancam nilai-nilai tradisionalnya.
- Menghambat Hubungan Antar Bangsa: Primordialisme dapat menghambat hubungan antar bangsa yang berarti interaksi sosial antara negara-negara di dunia. Primordialisme dapat membuat individu atau kelompok merasa superior atau inferior terhadap bangsa lain yang berbeda. Primordialisme dapat menimbulkan sikap chauvinis, xenofobia, dan isolasionis terhadap dunia luar.
- Mengurangi Objektivitas Ilmu Pengetahuan: Primordialisme dapat mengurangi objektivitas ilmu pengetahuan yang berarti pengetahuan yang didasarkan pada fakta, logika, dan rasionalitas. Primordialisme dapat membuat individu atau kelompok memandang ilmu pengetahuan dari sudut pandang primordialnya saja. Primordialisme dapat menolak ilmu pengetahuan yang bertentangan dengan keyakinan primordialnya.
- Penyebab Adanya Diskriminasi: Primordialisme dapat menjadi penyebab adanya diskriminasi yang berarti perlakuan tidak adil terhadap individu atau kelompok yang berbeda. Primordialisme dapat membuat individu atau kelompok memberikan perlakuan istimewa atau buruk terhadap kelompok lain yang berbeda. Primordialisme dapat menimbulkan sikap favoritisme, nepotisme, dan marginalisasi terhadap kelompok lain.
- Faktor Terjadinya Konflik Antar Suku: Primordialisme dapat menjadi faktor terjadinya konflik antar suku yang berarti pertentangan antara kelompok-kelompok etnis yang saling bersaing atau bertentangan. Primordialisme dapat membuat individu atau kelompok merasa tersaingi, terancam, atau tersinggung oleh kelompok lain yang berbeda. Primordialisme dapat menimbulkan sikap permusuhan, kebencian, dan kekerasan terhadap kelompok lain.
Dampak Positif Primordialisme
- Meningkatkan Rasa Cinta Terhadap Tanah Air: Primordialisme dapat meningkatkan rasa cinta terhadap tanah air jika diarahkan ke arah yang positif. Primordialisme dapat membuat individu atau kelompok merasa bangga dengan identitas primordialnya sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Primordialisme dapat menumbuhkan rasa hormat dan toleransi terhadap keragaman bangsa.
- Menciptakan Kesetiaan Terhadap Negara: Primordialisme dapat menciptakan kesetiaan terhadap negara jika diselaraskan dengan nilai-nilai nasional. Primordialisme dapat membuat individu atau kelompok merasa memiliki kewajiban dan tanggung jawab terhadap negara sebagai wadah bersama. Primordialisme dapat menumbuhkan rasa taat dan patuh terhadap hukum dan konstitusi negara.
- Meningkatkan Semangat Patriotisme: Primordialisme dapat meningkatkan semangat patriotisme jika dikaitkan dengan cita-cita nasional. Primordialisme dapat membuat individu atau kelompok merasa memiliki tujuan dan harapan bersama dengan bangsa Indonesia. Primordialisme dapat menumbuhkan rasa rela berkorban dan berjuang untuk kepentingan nasional.
- Menjaga Keutuhan Budaya: Primordialisme dapat menjaga keutuhan budaya jika dipertahankan dengan cara yang bijaksana.
- Primordialisme dapat menjaga keutuhan budaya jika dipertahankan dengan cara yang bijaksana. Primordialisme dapat membuat individu atau kelompok merasa memiliki warisan budaya yang kaya dan beragam. Primordialisme dapat menumbuhkan rasa bangga dan menghargai budaya sendiri dan budaya lain.
- Meningkatkan Kreativitas dan Inovasi: Primordialisme dapat meningkatkan kreativitas dan inovasi jika dimanfaatkan dengan cara yang produktif. Primordialisme dapat membuat individu atau kelompok merasa memiliki potensi dan bakat yang unik dan berbeda. Primordialisme dapat menumbuhkan rasa ingin belajar dan berkembang dari budaya sendiri dan budaya lain.
- Menciptakan Keragaman dan Keindahan: Primordialisme dapat menciptakan keragaman dan keindahan jika diapresiasi dengan cara yang estetis. Primordialisme dapat membuat individu atau kelompok merasa memiliki ciri khas dan gaya yang menarik dan berbeda. Primordialisme dapat menumbuhkan rasa seni dan keindahan dari budaya sendiri dan budaya lain.
Cara Mengatasi Primordialisme
Primordialisme tidak selalu bersifat negatif, tetapi juga bisa bersifat positif jika dikelola dengan baik. Berikut adalah beberapa cara mengatasi primordialisme yang negatif:
- Meningkatkan Rasa Nasionalisme: Rasa nasionalisme adalah rasa cinta, bangga, setia, dan bertanggung jawab terhadap negara sebagai wadah bersama. Rasa nasionalisme dapat mengatasi primordialisme yang negatif dengan menanamkan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan Garuda Pancasila sebagai dasar persatuan bangsa. Rasa nasionalisme dapat mengatasi primordialisme yang negatif dengan mengedepankan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok.
- Meningkatkan Rasa Multikulturalisme: Rasa multikulturalisme adalah rasa menghargai, menghormati, toleran, dan kerjasama terhadap perbedaan budaya antara individu atau kelompok. Rasa multikulturalisme dapat mengatasi primordialisme yang negatif dengan menumbuhkan kesadaran bahwa Indonesia adalah negara yang majemuk dan beragam. Rasa multikulturalisme dapat mengatasi primordialisme yang negatif dengan menciptakan suasana harmonis, damai, dan saling menguntungkan antara kelompok-kelompok sosial.
- Meningkatkan Rasa Demokrasi: Rasa demokrasi adalah rasa menghormati hak asasi manusia, menjunjung tinggi hukum, mengakui kedaulatan rakyat, dan berpartisipasi dalam proses politik. Rasa demokrasi dapat mengatasi primordialisme yang negatif dengan menjamin perlindungan dan pengakuan terhadap hak-hak individu atau kelompok tanpa diskriminasi. Rasa demokrasi dapat mengatasi primordialisme yang negatif dengan menciptakan sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, responsif, dan inklusif.
- Meningkatkan Rasa Humanisme: Rasa humanisme adalah rasa menghargai kemanusiaan, martabat, nilai, dan potensi setiap individu atau kelompok tanpa memandang perbedaan primordial. Rasa humanisme dapat mengatasi primordialisme yang negatif dengan menanamkan sikap empati, simpati, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama manusia. Rasa humanisme dapat mengatasi primordialisme yang negatif dengan menciptakan iklim sosial yang kondusif, sejahtera, dan berkeadilan.
Sumber:
(1) Primordialisme – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Primordialisme.
(2) Pengertian Primordialisme: Jenis, Dampak, Ciri dan Contohnya – Gramedia.com. https://www.gramedia.com/literasi/primordialisme/.
(3) Apa Itu Primordialisme, Pengertian, dan Ciri-cirinya? – Tirto.ID. https://tirto.id/apa-itu-primordialisme-pengertian-dan-ciri-cirinya-gdZj.