Suhu adalah ukuran derajat panas atau dinginnya suatu benda atau zat. Suhu dapat diukur dengan alat yang disebut termometer. Satuan suhu yang umum digunakan adalah derajat Celcius (°C), derajat Fahrenheit (°F), dan kelvin (K).
Kalor adalah energi yang berpindah dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah karena perbedaan suhu. Kalor dapat diukur dengan alat yang disebut kalorimeter. Satuan kalor yang umum digunakan adalah joule (J), kalori (cal), dan British thermal unit (BTU).
Mekanisme Menjaga Kestabilan Suhu Tubuh
Tubuh manusia memiliki mekanisme untuk mempertahankan suhu tubuh tetap optimal dalam berbagai kondisi lingkungan. Suhu tubuh manusia normal adalah sekitar 36,5°C hingga 37,5°C jika diukur secara oral atau melalui mulut¹.
Mekanisme pengaturan suhu tubuh ini disebut termoregulasi. Termoregulasi adalah proses penjagaan suhu internal hewan dan manusia dalam kisaran yang dapat ditoleransi². Termoregulasi sangat penting karena sebagian besar proses kimiawi dan fisiologis sangat sensitif terhadap perubahan suhu.
Termoregulasi manusia berpusat pada hipotalamus, yaitu bagian otak yang menerima informasi dari termoreseptor, yaitu sel-sel saraf yang peka terhadap perubahan suhu¹. Hipotalamus kemudian mengirimkan sinyal ke sistem saraf dan sistem peredaran darah untuk mengatur produksi dan pengeluaran panas.
Ada beberapa cara tubuh manusia mengatur suhu tubuhnya, antara lain:
– Vasokonstriksi dan vasodilatasi: Vasokonstriksi adalah penyempitan pembuluh darah di bawah kulit untuk mengurangi aliran darah dan pelepasan panas ke lingkungan. Vasodilatasi adalah pelebaran pembuluh darah di bawah kulit untuk meningkatkan aliran darah dan pelepasan panas ke lingkungan¹.
– Berkeringat dan menggigil: Berkeringat adalah proses pengeluaran keringat dari kelenjar keringat di kulit untuk menyerap panas dari tubuh saat menguap. Menggigil adalah kontraksi otot-otot tubuh secara cepat untuk menghasilkan panas melalui metabolisme¹.
– Perilaku: Manusia juga dapat mengubah perilaku mereka untuk menyesuaikan dengan suhu lingkungan, misalnya dengan memakai pakaian tebal saat dingin atau mencari tempat teduh saat panas².
Kesimpulan
Suhu dan kalor adalah dua konsep fisika yang berkaitan dengan derajat panas atau dinginnya suatu benda atau zat dan energi yang berpindah karena perbedaan suhu. Tubuh manusia memiliki mekanisme termoregulasi untuk menjaga suhu tubuh tetap optimal dalam berbagai kondisi lingkungan. Termoregulasi melibatkan hipotalamus, termoreseptor, sistem saraf, sistem peredaran darah, dan perilaku manusia.
Sumber:
(1) Termoregulasi: Pengertian dan Mekanismenya – Kompas.com. https://www.kompas.com/skola/read/2021/11/04/100000969/termoregulasi–pengertian-dan-mekanismenya.
(2) Mekanisme Pengaturan Suhu Tubuh Manusia – Mandandi.com. https://www.mandandi.com/2021/09/mekanisme-pengaturan-suhu-tubuh-manusia.html.
(3) Suhu dan Kalor serta Mekanisme Menjaga Kestabilan Suhu Tubuh. https://www.liveworksheets.com/ld2345709bq.