Menu Tutup

Sultan Hadiwijaya: Pendiri dan Raja Pertama Kerajaan Pajang

Sultan Hadiwijaya, yang sebelumnya dikenal sebagai Jaka Tingkir, adalah pendiri sekaligus raja pertama Kerajaan Pajang. Ia lahir di Pengging, sebuah wilayah di lereng Gunung Merapi, dan merupakan cucu dari Sunan Kalijaga, salah satu Wali Songo yang terkenal. Nama kecilnya adalah Mas Karebet, namun ia lebih dikenal dengan sebutan Jaka Tingkir.

Setelah menikah dengan putri Sultan Trenggana dari Kesultanan Demak, Jaka Tingkir diangkat menjadi menantu dan mendapatkan kepercayaan dalam pemerintahan Demak.

Setelah berhasil menumpas pemberontakan Arya Penangsang, Jaka Tingkir memindahkan pusat pemerintahan dari Demak ke Pajang dan mendirikan Kerajaan Pajang pada tahun 1568. Ia kemudian bergelar Sultan Hadiwijaya.

Masa Kejayaan di Bawah Kepemimpinan Sultan Hadiwijaya

Di bawah kepemimpinan Sultan Hadiwijaya, Kerajaan Pajang mencapai puncak kejayaannya. Ia berhasil memperluas wilayah kekuasaan hingga mencakup Madiun, Blora, dan Kediri. Selain itu, Sultan Hadiwijaya juga dikenal sebagai pemimpin yang bijaksana dan adil, serta mampu menjalin hubungan baik dengan kerajaan-kerajaan lain di Jawa. Pada tahun 1581, ia berhasil mendapatkan pengakuan sebagai sultan Islam dari raja-raja penting di Jawa Timur.

Akhir Kepemimpinan dan Warisan Sultan Hadiwijaya

Sultan Hadiwijaya memerintah hingga tahun 1582. Setelah wafatnya, Kerajaan Pajang mengalami kemunduran akibat perebutan kekuasaan antara putranya, Pangeran Benawa, dan menantunya, Arya Pangiri. Meskipun demikian, warisan Sultan Hadiwijaya tetap dikenang sebagai fondasi penting dalam sejarah Kerajaan Pajang dan perkembangan Islam di Jawa.

Sultan Hadiwijaya adalah raja terkenal di Kerajaan Pajang yang berhasil membawa kerajaan ini mencapai masa kejayaannya melalui kepemimpinan yang bijaksana dan ekspansi wilayah yang signifikan.

Posted in Sejarah

Artikel Lainnya