Teks eksposisi adalah salah satu jenis teks yang sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari, baik di media cetak, media digital, maupun media sosial. Teks eksposisi memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dari jenis teks lainnya. Apa saja karakteristik tersebut? Bagaimana cara membuat teks eksposisi yang baik dan benar? Simak penjelasan lengkap dan rinci berikut ini.
Pengertian Teks Eksposisi
Teks eksposisi adalah teks yang berisi informasi dan pengetahuan yang disampaikan secara singkat, padat, dan disertai pendapat1. Teks eksposisi bertujuan untuk memberikan penjelasan atau uraian mengenai suatu ide, pokok pikiran, pendapat, informasi, maupun pengetahuan kepada pembaca tanpa bermaksud memengaruhi2. Teks eksposisi juga bersifat objektif dan tidak memihak, karena didasarkan pada fakta yang terjadi3.
Ciri-Ciri Teks Eksposisi
Teks eksposisi memiliki beberapa ciri-ciri yang dapat memudahkan kita untuk mengenalinya, yaitu:
- Memberikan informasi atau pengetahuan2. Teks eksposisi menyajikan informasi yang sesuai dengan 5W + 1H (apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana) atau ADIK SIMBA1.
- Menggunakan bahasa yang baku2. Teks eksposisi menggunakan ejaan, tanda baca, dan kaidah kebahasaan yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baku.
- Berisi tentang sebuah fakta2. Teks eksposisi tidak berdasarkan pada khayalan, opini, atau spekulasi, melainkan pada data atau sumber yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
- Format penulisannya singkat, jelas, dan padat2. Teks eksposisi tidak bertele-tele, tidak ambigu, dan tidak mengandung informasi yang tidak relevan dengan topik yang dibahas.
- Bersifat objektif dan tidak memihak3. Teks eksposisi tidak menunjukkan sikap emosional, subjektif, atau bias terhadap suatu hal, melainkan menyampaikan informasi secara netral dan adil.
Struktur Teks Eksposisi
Teks eksposisi memiliki struktur yang terdiri dari tiga bagian, yaitu:
- Tesis atau pernyataan pendapat2. Bagian ini merupakan pembuka dalam teks eksposisi. Bagian ini berisi pengenalan isu, masalah, ataupun pandangan penulis secara umum tentang topik yang akan dibahasnya.
- Rangkaian argumen2. Bagian ini merupakan inti dari teks eksposisi. Bagian ini berisi sejumlah pendapat atau argumen penulis sebagai penjelasan atas tesis yang dikemukakan sebelumnya. Argumen penulis harus didukung oleh fakta, data, contoh, atau bukti yang kuat dan relevan.
- Penegasan ulang2. Bagian ini merupakan penutup dalam teks eksposisi. Bagian ini berisi simpulan atau kesimpulan dari argumen-argumen yang telah disampaikan sebelumnya. Bagian ini juga dapat berisi saran, rekomendasi, atau ajakan kepada pembaca terkait dengan topik yang dibahas.
Contoh Teks Eksposisi
Berikut adalah contoh teks eksposisi dengan topik “Pentingnya Membaca Buku” beserta analisis strukturnya.