Gorontalo adalah salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki banyak tempat bersejarah yang menarik untuk dikunjungi. Tempat-tempat bersejarah ini tidak hanya menyimpan cerita masa lalu, tetapi juga menawarkan keindahan alam dan budaya yang khas. Berikut adalah beberapa tempat bersejarah di Gorontalo yang wajib Anda kunjungi:
Museum Pendaratan Pesawat Amphibi Bung Karno
Museum ini merupakan cagar budaya berupa rumah yang dibangun pada masa Pemerintahan Belanda sekitar pada tahun 1936. Di museum ini, Anda dapat menemukan berbagai koleksi barang-barang kuno seperti foto, radio, buku, juga alat pertanian, dan lainnya. Museum ini juga memiliki nilai sejarah yang tinggi karena di halaman rumah ini pada 23 Januari 1942, masyarakat Gorontalo yang dipimpin Nani Wartabone mendeklarasikan Kemerdekaan Indonesia dan mengibarkan bendera merah putih. Museum ini berada dekat dengan Danau Limboto, sehingga Anda juga dapat menikmati pemandangan indah di sekitar museum yang tenang dan sejuk.
Benteng Otanaha
Benteng Otanaha merupakan benteng dengan bahan utama batu yang direkatkan dengan putih telur burung Maleo. Benteng yang dibangun oleh Raja Ilato pada tahun 1522 ini memiliki tinggi tujuh meter dan diameter sekitar 20 meter, yang difungsikan sebagai tempat perlindungan dan pertahanan . Benteng Otanaha terletak di Kelurahan Dembe 1, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Gorontalo. Dari atas benteng ini, Anda dapat melihat pemandangan indah Danau Limboto dan Kota Gorontalo yang cantik. Untuk mencapai benteng ini, Anda perlu mendaki 345 anak tangga, atau menaiki motor atau mobil sampai ke area parkir yang dekat benteng utama.
Perkampungan Bajo Torosiaje
Perkampungan Bajo Torosiaje merupakan salah satu perkampungan suku Bajo yang ada di Indonesia. Suku Bajo adalah suku asli Indonesia yang hidup di atas laut dengan rumah-rumah panggung dari kayu. Di perkampungan ini, Anda dapat melihat kehidupan masyarakat Bajo yang sederhana dan harmonis dengan alam. Anda juga dapat berinteraksi dengan mereka dan belajar tentang budaya dan tradisi mereka. Perkampungan Bajo Torosiaje terletak di Desa Torosiaje, Kecamatan Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Untuk mencapai perkampungan ini, Anda perlu menaiki perahu motor dari Pelabuhan Kwandang selama sekitar satu jam.
Sekolah Dasar Negeri 61 Kota Gorontalo
Sekolah Dasar Negeri 61 Kota Gorontalo merupakan salah satu bangunan bersejarah di Gorontalo yang masih berfungsi sebagai sekolah hingga saat ini. Bangunan sekolah ini dibangun pada tahun 1908 oleh Pemerintahan Belanda dengan gaya arsitektur kolonial. Bangunan sekolah ini memiliki ciri khas berupa atap limas dan jendela-jendela besar dengan kusen kayu. Di sekolah ini, Anda dapat melihat suasana belajar mengajar yang masih tradisional dan klasik. Sekolah Dasar Negeri 61 Kota Gorontalo terletak di Jalan Sultan Botutihe No. 61, Kelurahan Dulohupa, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.
Pulau Saronde
Pulau Saronde merupakan pulau kecil yang terletak di Teluk Tomini, sekitar 50 km dari Kota Gorontalo. Pulau ini memiliki pantai berpasir putih yang indah dan laut yang jernih dan biru. Di pulau ini, Anda dapat menikmati berbagai aktivitas seperti berenang, snorkeling, diving, bermain pasir, atau bersantai di bawah pohon kelapa. Pulau ini juga memiliki nilai sejarah karena di sini pernah terjadi perang antara Kerajaan Gorontalo dengan Belanda pada tahun 1904. Untuk mencapai pulau ini, Anda perlu menaiki kapal dari Pelabuhan Kwandang selama sekitar satu jam.
Itulah beberapa tempat bersejarah di Gorontalo yang dapat Anda kunjungi. Selain tempat-tempat tersebut, masih banyak tempat bersejarah lainnya yang menarik untuk dieksplorasi. Gorontalo adalah provinsi yang kaya akan sejarah dan budaya, sehingga Anda dapat belajar banyak hal dari tempat-tempat bersejarah di sini.