Menu Tutup

Tujuan Kerajaan Demak Menguasai Majapahit dalam Sejarah Nusantara

Kerajaan Demak, sebagai kerajaan Islam pertama di Jawa, memiliki beberapa tujuan utama dalam upayanya menguasai Majapahit yang mengalami kemunduran pada akhir abad ke-15 dan awal abad ke-16. Berikut adalah beberapa tujuan tersebut:

1. Menyebarkan Agama Islam di Jawa

Salah satu misi utama Demak adalah menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa. Dengan menguasai Majapahit, Demak berharap dapat memperluas pengaruh Islam ke wilayah-wilayah yang sebelumnya berada di bawah kekuasaan Majapahit yang bercorak Hindu-Buddha. Langkah ini juga sejalan dengan peran Demak sebagai pusat penyebaran Islam di Jawa, yang didukung oleh para Wali Songo.

2. Mengakhiri Dominasi Majapahit dan Mendirikan Kekuasaan Baru

Majapahit, yang pernah menjadi kerajaan besar di Nusantara, mengalami kemunduran pada akhir abad ke-15. Demak melihat kesempatan untuk mengakhiri dominasi Majapahit dan mendirikan kekuasaan baru yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman, terutama dengan semakin berkembangnya Islam di Jawa. Dengan menguasai Majapahit, Demak dapat mengkonsolidasikan kekuasaan dan memperkuat posisinya sebagai kerajaan terkemuka di Jawa.

3. Menguasai Jalur Perdagangan Penting

Majapahit sebelumnya menguasai jalur perdagangan penting di Nusantara. Dengan menguasai wilayah-wilayah bekas Majapahit, Demak berupaya mengambil alih kendali atas jalur perdagangan tersebut, yang akan meningkatkan kekayaan dan pengaruh kerajaan secara signifikan. Pada masa Sultan Trenggana, Demak berhasil menguasai jalur perdagangan penting di Selat Malaka, yang membawa keuntungan ekonomi besar bagi kerajaan.

4. Membangun Legitimasi Kekuasaan

Pendiri Demak, Raden Patah, diyakini sebagai keturunan Raja Majapahit terakhir. Dengan menguasai Majapahit, Demak dapat membangun legitimasi kekuasaannya sebagai penerus kerajaan besar tersebut. Hal ini penting untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat Jawa yang masih menghormati warisan Majapahit.

5. Mencegah Ancaman Eksternal

Pada awal abad ke-16, bangsa Portugis mulai memasuki wilayah Nusantara dan berhasil menguasai Malaka pada tahun 1511. Demak melihat kehadiran Portugis sebagai ancaman terhadap kekuasaan dan perdagangan mereka. Dengan menguasai Majapahit dan wilayah sekitarnya, Demak berupaya memperkuat pertahanan dan mencegah ekspansi Portugis lebih lanjut ke Jawa.

Daftar Pustaka

  1. “Sejarah Kesultanan Demak: Kerajaan Islam Pertama di Jawa.” Tirto.id. Diakses pada https://tirto.id/sejarah-kesultanan-demak-kerajaan-islam-pertama-di-jawa-f79l.
  2. “Hubungan antara Kerajaan Demak dan Majapahit.” Kompas.com. Diakses pada https://www.kompas.com/stori/read/2022/03/10/120000979/hubungan-antara-kerajaan-demak-dan-majapahit.
  3. “Sejarah Kerajaan Demak: Masa Pendirian, Kejayaan, Kemunduran, dan Peninggalan.” Wislah.com. Diakses pada https://wislah.com/sejarah-kerajaan-demak-masa-pendirian-kejayaan-kemunduran-dan-peninggalan/.
  4. “Kerajaan Demak: Sejarah, Raja-raja, Masa Kejayaan, dan Keruntuhannya.” Detik.com. Diakses pada https://www.detik.com/jateng/budaya/d-6084921/kerajaan-demak-sejarah-raja-raja-masa-kejayaan-dan-keruntuhannya.
Posted in Sejarah

Artikel Lainnya