Sikap Adil: Pengertian, Bentuk, Kedudukan dan Keutamaannya

Pengertian

Pengertian adil menurut bahasa adalah sebagai berikut. Meletakkan sesuatu pada tempatnya

Adil juga berarti tidak berat sebelah, tidak memihak, atau menyamakan yang satu dengan yang lain.

Berlaku adil adalah memperlakukan hak dan kewajiban secara seimbang, tidak memihak, dan tidak merugikan pihak mana pun. Adil dapat berarti tidak berat sebelah serta berarti sepatutnya, tidak sewenang-wenang.

Jamil Shaliba, penulis kamus Filsafat Arab, mengatakan bahwa, menurut bahasa adil berarti al-Istiqamah yang berarti tetap pada pendirian, sedangkan dalam syari’at adil berarti tetap dalam pendirian dalam mengikuti jalan yang benar serta menjauhi perbuatan yang dilarang serta kemampuan akal dalam menundukkan hawa nafsu. Sebagaimana firman di bawah ini.

Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat,  dan  Allah  melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu  dapat  mengambil  pelajaran. (QS. an-NaZl [16] : 90)

Bentuk-Bentuk Adil

  1. Adil terhadap Allah, artinya menempatkan Allah pada tempatnya yang benar, yakni sebagai makhluk Allah dengan teguh melaksanakan apa yang diwajibkan kepada kita, Sehingga benar-benar Allah sebagai Tuhan
  2. Adil terhadap diri sendiri, yaitu menempatkan diri pribadi pada tempat yang baik dan benar. Untuk itu kita harus teguh, kukuh menempatkan diri kita agar tetap terjaga dan terpelihara dalam kebaikan dan keselamatan. Untuk mewujudkan hal tersebut kita harus memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani serta menghindari segala perbuatan yang dapat mencelakakan
  3. Adil terhadap orang lain, yakni menempatkan orang lain pada tempatnya yang sesuai, layak, dan Kita harus memberikan hak orang lain dengan jujur dan benar tidak mengurangi sedikitpun hak yang harus diterimanya.
  4. Adil terhadap makhluk lain, artinya dapat menempatkan makhluk lain pada tempatnya yang sesuai, misalnya adil kepada binatang, harus menempatkannya pada tempat yang layak menurut kebiasaan binatang

Kedudukan dan Keutamaan adil

  1. Terciptanya rasa aman dan tentram karena semua telah merasa diperlakukan dengan
  2. Membentuk pribadi yang melaksanakan kewajiban dengan baik
  3. Menciptakan kerukunan dan kedamaian
  4. Keadilan adalahdambaan setiap orang.Alangkah bahagianyaapabila keadilan bisa ditegakkan demi masyarakat, bangsa dan negara, agar masyarakat merasa tentram dan damai lahir dan
  5. Begitu mulianya orang yang berbuat adil sehingga Allah tidak akan menolak Demikian pula Allah sangat mengasihi orang yang dizalimi (tidak diperlakukan secara adil) sehingga Allah tidak akan menolak doanya. “Tiga orang yang tidak tertolak doanya, yaitu orang yang sedang berpuasa hingga berbuka, pemimpin yang adil dan orang yang teraniaya”(HR. Ahmad)