Apa itu Hari Penglihatan Sedunia?
Hari Penglihatan Sedunia adalah sebuah peringatan tahunan yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan International Agency for the Prevention of Blindness (IAPB) untuk meningkatkan kesadaran global tentang masalah kesehatan mata dan gangguan penglihatan. Hari Penglihatan Sedunia diperingati setiap tanggal 12 Oktober sejak tahun 2000.
Tujuan dari Hari Penglihatan Sedunia adalah untuk menggalang dukungan dan komitmen dari berbagai pihak, seperti pemerintah, organisasi kesehatan, sektor swasta, media, dan masyarakat umum, untuk mencegah dan mengatasi gangguan penglihatan yang dapat dicegah atau disembuhkan. Selain itu, Hari Penglihatan Sedunia juga bertujuan untuk mempromosikan hak setiap orang untuk memiliki akses ke layanan kesehatan mata yang berkualitas dan terjangkau.
Tema Hari Penglihatan Sedunia 2021: Cintai Matamu
Setiap tahunnya, Hari Penglihatan Sedunia mengusung tema tertentu yang relevan dengan isu-isu kesehatan mata saat ini. Tema Hari Penglihatan Sedunia tahun 2021 adalah “Cintai Matamu” (Love Your Eyes). Tema ini dipilih untuk mengajak semua orang untuk menghargai dan merawat mata mereka sebagai salah satu organ tubuh yang sangat penting dan berharga.
Mata adalah jendela dunia. Melalui mata, kita dapat melihat keindahan alam, wajah orang-orang yang kita cintai, warna-warni kehidupan, dan banyak hal lainnya yang membuat hidup kita lebih berarti. Mata juga berperan dalam proses belajar, bekerja, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Tanpa mata, kita akan kehilangan banyak hal yang dapat dinikmati dan diapresiasi.
Namun, sayangnya banyak orang yang tidak menyadari betapa pentingnya menjaga kesehatan mata mereka. Banyak orang yang mengabaikan gejala-gejala gangguan penglihatan, seperti rabun jauh, rabun dekat, silinder, glaukoma, katarak, dll. Banyak orang juga yang tidak melakukan pemeriksaan mata secara rutin atau tidak menggunakan alat bantu penglihatan yang sesuai, seperti kacamata atau lensa kontak. Banyak orang juga yang tidak memperhatikan faktor-faktor risiko yang dapat merusak mata, seperti paparan sinar UV, polusi udara, asap rokok, stres, kurang tidur, dll.
Padahal, gangguan penglihatan dapat berdampak negatif bagi kualitas hidup seseorang. Gangguan penglihatan dapat mengurangi kemampuan seseorang untuk belajar, bekerja, berkendara, membaca, menulis, dll. Gangguan penglihatan juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan, kesulitan sosial, isolasi, depresi, dll. Gangguan penglihatan juga dapat menimbulkan biaya ekonomi yang besar bagi individu maupun negara.
Oleh karena itu, tema “Cintai Matamu” mengingatkan kita untuk lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap kesehatan mata kita sendiri dan orang-orang di sekitar kita. Dengan mencintai mata kita, kita dapat menjaga penglihatan kita agar tetap sehat dan tajam. Dengan mencintai mata kita, kita dapat menikmati hidup kita dengan lebih baik.
Data dan Fakta tentang Gangguan Penglihatan di Dunia
Menurut laporan WHO tahun 2019, terdapat sekitar 2.2 miliar orang di dunia yang mengalami gangguan penglihatan atau kebutaan. Dari jumlah tersebut,
- 1 miliar orang memiliki gangguan penglihatan yang dapat dicegah atau disembuhkan.
- 2.6% orang memiliki kebutaan total.
- 3.4% orang memiliki kebutaan parsial.
- 48% orang memiliki rabun jauh.
- 38% orang memiliki rabun dekat.
- 5% orang memiliki glaukoma.
- 4% orang memiliki katarak.
Penyebab utama dari gangguan penglihatan adalah faktor usia, penyakit kronis (seperti diabetes, hipertensi, dll), infeksi, trauma, kekurangan gizi, dan faktor lingkungan (seperti sinar UV, polusi, dll). Selain itu, faktor sosial dan ekonomi juga berpengaruh terhadap prevalensi dan distribusi gangguan penglihatan. Misalnya, orang-orang yang tinggal di daerah miskin, terpencil, atau konflik cenderung memiliki akses yang lebih rendah ke layanan kesehatan mata yang berkualitas dan terjangkau.
Gangguan penglihatan tidak hanya berdampak bagi kesehatan individu, tetapi juga bagi kesejahteraan sosial dan ekonomi. Menurut sebuah studi tahun 2020, gangguan penglihatan menyebabkan kerugian ekonomi global sebesar $411 miliar per tahun.
Kerugian tersebut terdiri dari biaya langsung (seperti biaya perawatan kesehatan, alat bantu penglihatan, dll) dan biaya tidak langsung (seperti hilangnya produktivitas, pendapatan, dll). Selain itu, gangguan penglihatan juga berkontribusi terhadap kemiskinan, ketimpangan, diskriminasi, dan pelanggaran hak asasi manusia.
Tips dan Saran untuk Merawat Mata
Mengingat betapa pentingnya mata bagi hidup kita, kita harus melakukan upaya-upaya untuk menjaga kesehatan mata kita. Berikut ini adalah beberapa tips dan saran yang dapat kita lakukan untuk merawat mata kita:
Lakukan pemeriksaan mata secara rutin. Pemeriksaan mata dapat membantu mendeteksi adanya gangguan penglihatan sejak dini dan memberikan penanganan yang tepat. Pemeriksaan mata juga dapat mengukur tingkat ketajaman penglihatan kita dan menentukan apakah kita membutuhkan alat bantu penglihatan atau tidak. Pemeriksaan mata sebaiknya dilakukan setidaknya sekali dalam setahun atau sesuai dengan rekomendasi dokter mata.
Gunakan alat bantu penglihatan yang sesuai. Jika kita memiliki gangguan penglihatan, seperti rabun jauh, rabun dekat, silinder, dll, kita harus menggunakan alat bantu penglihatan yang sesuai dengan resep dokter mata. Alat bantu penglihatan dapat berupa kacamata atau lensa kontak. Kita harus memilih alat bantu penglihatan yang nyaman dan aman untuk digunakan. Kita juga harus merawat alat bantu penglihatan kita dengan baik agar tidak rusak atau terkontaminasi oleh kuman.
Hindari paparan sinar UV. Sinar UV dapat merusak mata kita dengan menyebabkan katarak, degenerasi makula, dll. Oleh karena itu, kita harus melindungi mata kita dari paparan sinar UV dengan menggunakan pelindung mata yang berkualitas, seperti kacamata hitam atau topi. Kita juga harus menghindari melihat langsung ke matahari atau sumber cahaya yang terlalu terang.
Konsumsi makanan bergizi. Makanan bergizi dapat membantu menjaga kesehatan mata kita dengan menyediakan nutrisi yang dibutuhkan oleh mata kita. Beberapa nutrisi yang baik untuk mata adalah vitamin A, C, E, lutein, zeaxanthin, omega-3 fatty acids, dll. Beberapa contoh makanan yang mengandung nutrisi tersebut adalah wortel, bayam, brokoli, telur, ikan laut, kacang-kacangan, dll.