Menu Tutup

Memahami Reported Speech dengan Mudah

Pernahkah Anda mencoba menceritakan kembali percakapan yang terjadi di masa lalu? Jika ya, kemungkinan besar Anda sudah menggunakan Reported Speech, atau yang sering disebut juga Indirect Speech. Konsep ini adalah salah satu aspek tata bahasa Inggris yang sering membingungkan, namun sangat penting untuk menguasai komunikasi yang lebih kompleks. Artikel ini akan memandu Anda memahami Reported Speech dengan mudah, lengkap dengan contoh dan tips agar Anda dapat menggunakannya dengan percaya diri.

Apa Itu Reported Speech?

Secara sederhana, Reported Speech adalah cara kita melaporkan atau menceritakan kembali apa yang seseorang katakan tanpa mengulang kata-kata aslinya secara persis. Bayangkan Anda sedang berbicara dengan teman dan ingin menyampaikan apa yang baru saja dikatakan oleh orang lain. Anda tidak akan mengutipnya kata demi kata seperti dalam skrip drama, bukan? Itulah fungsi Reported Speech.

Contoh mudahnya:

  • Direct Speech: “Saya lapar,” kata Ani.
  • Reported Speech: Ani mengatakan bahwa dia lapar.

Perhatikan perbedaannya: dalam Direct Speech, kita menggunakan tanda kutip (” “) dan mengulang kata-kata aslinya. Dalam Reported Speech, tanda kutip hilang, dan ada beberapa perubahan tata bahasa yang terjadi.

Perubahan Utama dalam Reported Speech

Ada beberapa perubahan kunci yang perlu Anda perhatikan saat mengubah kalimat dari Direct Speech ke Reported Speech:

1. Perubahan Tenses (Pergeseran Waktu)

Ini adalah bagian yang paling sering membuat bingung. Ketika kita melaporkan kembali sesuatu, biasanya kejadian aslinya sudah berlalu. Oleh karena itu, tense (waktu) kalimat dalam Reported Speech seringkali “bergeser ke belakang” satu tingkat dari tense aslinya.

Berikut adalah panduannya:

  • Simple Present Simple Past
    • Direct: “Saya bekerja keras.”
    • Reported: Dia mengatakan dia bekerja keras.
  • Present Continuous Past Continuous
    • Direct: “Mereka sedang makan.”
    • Reported: Dia bilang mereka sedang makan.
  • Present Perfect Past Perfect
    • Direct: “Saya sudah selesai.”
    • Reported: Dia mengatakan dia sudah selesai.
  • Simple Past Past Perfect
    • Direct: “Dia datang kemarin.”
    • Reported: Dia bilang dia sudah datang kemarinnya.
  • Future (will) Conditional (would)
    • Direct: “Saya akan pergi.”
    • Reported: Dia bilang dia akan pergi.
  • Can Could
    • Direct: “Saya bisa membantu.”
    • Reported: Dia bilang dia bisa membantu.
  • May Might
    • Direct: “Ini mungkin hujan.”
    • Reported: Dia bilang itu mungkin hujan.
  • Must Had to (atau terkadang must jika kewajiban masih berlaku)
    • Direct: “Saya harus pergi.”
    • Reported: Dia bilang dia harus pergi.

Penting: Jika kalimat aslinya sudah dalam Past Perfect, Past Perfect Continuous, atau Conditional Perfect, tense tidak berubah. Juga, jika kalimat aslinya menyatakan fakta umum atau kebenaran universal, tense juga tidak berubah.

2. Perubahan Pronoun (Kata Ganti)

Kata ganti perlu disesuaikan agar sesuai dengan konteks pelaporan.

  • Direct: “Saya suka kopi.” (Diucapkan oleh John)

  • Reported: John mengatakan dia suka kopi.

  • Direct: “Apakah Anda datang?” (Ditanyakan kepada Maria)

  • Reported: Saya bertanya kepada Maria apakah dia datang.

3. Perubahan Penunjuk Waktu dan Tempat

Kata-kata yang menunjukkan waktu dan tempat juga perlu disesuaikan karena sudut pandang pelaporan berbeda dengan sudut pandang aslinya.

  • Today That day
  • Tomorrow The next day / The following day
  • Yesterday The day before / The previous1 day
  • Now Then
  • Here There
  • This That
  • These Those
  • Ago Before

Contoh:

  • Direct: “Saya akan pergi besok.”

  • Reported: Dia mengatakan dia akan pergi keesokan harinya.

  • Direct: “Mari bertemu di sini.”

  • Reported: Dia menyarankan kita bertemu di sana.

Jenis-Jenis Reported Speech

Reported Speech tidak hanya terbatas pada kalimat pernyataan (statements), tetapi juga bisa berupa pertanyaan (questions), perintah (commands), dan permintaan (requests).

1. Melaporkan Pernyataan (Statements)

Kita biasanya menggunakan kata kerja seperti “say” atau “tell” untuk melaporkan pernyataan.

  • “Say” tidak memerlukan objek langsung (misalnya, “He said that…”).
  • “Tell” memerlukan objek langsung (misalnya, “He told me that…”).

Contoh:

  • Direct: “Saya tidak bisa datang.”
  • Reported: Dia mengatakan dia tidak bisa datang.
  • Reported: Dia memberitahu saya bahwa dia tidak bisa datang.

2. Melaporkan Pertanyaan (Questions)

Ada dua jenis pertanyaan: Yes/No Questions dan Wh-Questions.

  • Yes/No Questions: Kita menggunakan “if” atau “whether”.
    • Direct: “Apakah Anda bahagia?”
    • Reported: Dia bertanya apakah saya bahagia.
  • Wh-Questions (Who, What, When, Where, Why, How): Kita menggunakan kata tanya yang sama.
    • Direct: “Kapan Anda tiba?”
    • Reported: Dia bertanya kapan saya tiba.

Penting: Ketika melaporkan pertanyaan, kalimat tersebut menjadi sebuah pernyataan, sehingga urutan kata menjadi Subjek + Kata Kerja, bukan Kata Kerja + Subjek. Tanda tanya di akhir Reported Speech juga hilang.

3. Melaporkan Perintah/Permintaan (Commands/Requests)

Untuk melaporkan perintah atau permintaan, kita biasanya menggunakan kata kerja seperti “ask”, “tell”, “order”, “advise”, “request”, diikuti oleh infinitive (to + kata kerja dasar).

  • Direct: “Tolong buka pintunya.”

  • Reported: Dia meminta saya untuk membuka pintunya.

  • Direct: “Pergi!”

  • Reported: Dia memerintahkan saya untuk pergi.

Kapan Reported Speech Tidak Bergeser Tense?

Ada beberapa kasus di mana tense dalam Reported Speech tidak perlu bergeser:

  1. Ketika Kata Kerja Pelapor (Reporting Verb) dalam Simple Present: Jika Anda mengatakan “Dia mengatakan…” (present tense), maka tidak perlu ada pergeseran tense pada kalimat yang dilaporkan.

    • Direct: “Saya suka es krim.”
    • Reported: Dia mengatakan dia suka es krim. (Bukan “dia suka es krim”)
  2. Ketika Fakta Umum atau Kebenaran Universal Dinyatakan:

    • Direct: “Matahari terbit di timur.”
    • Reported: Guru mengatakan bahwa matahari terbit di timur.
  3. Ketika Peristiwa yang Dilaporkan Masih Benar: Jika apa yang dilaporkan masih relevan atau benar pada saat pelaporan.

    • Direct: “Saya tinggal di Jakarta.” (Dan dia masih tinggal di sana)
    • Reported: Dia bilang dia tinggal di Jakarta.

Tips Menguasai Reported Speech

  • Praktekkan Secara Teratur: Semakin banyak Anda berlatih mengubah kalimat dari Direct ke Reported Speech, semakin terbiasa Anda dengan perubahannya.
  • Fokus pada Konteks: Selalu pertimbangkan siapa yang berbicara, kepada siapa, dan kapan peristiwa itu terjadi. Ini akan membantu Anda menentukan perubahan yang tepat.
  • Perhatikan Kata Kerja Pelapor: Pilihan kata kerja pelapor (“say”, “tell”, “ask”, “order”, dll.) akan memengaruhi struktur kalimat Reported Speech.
  • Mulai dari yang Sederhana: Jangan langsung mencoba mengubah kalimat yang sangat kompleks. Mulailah dengan pernyataan sederhana, lalu perlahan beralih ke pertanyaan dan perintah.
  • Baca dan Dengar: Perhatikan bagaimana Reported Speech digunakan dalam buku, film, atau percakapan sehari-hari. Ini akan membantu Anda mendapatkan “rasa” yang benar.

Menguasai Reported Speech memang membutuhkan latihan, tetapi dengan memahami prinsip-prinsip dasar perubahan tense, pronoun, serta penunjuk waktu dan tempat, Anda akan jauh lebih mudah dalam menceritakan kembali percakapan dengan akurat dan alami. Ini adalah keterampilan yang sangat berharga untuk komunikasi yang efektif dalam bahasa Inggris. Jadi, teruslah berlatih, dan Anda akan segera lancar menggunakannya!

Posted in Ragam

Artikel Lainnya