Kesimpulan penelitian adalah bagian akhir dari sebuah laporan penelitian yang berisi ringkasan dari hasil, pembahasan, dan implikasi penelitian. Kesimpulan penelitian harus dapat menjawab pertanyaan penelitian, menunjukkan kontribusi penelitian, dan memberikan saran untuk penelitian selanjutnya. Kesimpulan penelitian juga harus ditulis dengan jelas, singkat, dan logis.
Mengemukakan Ulang Topik dan Masalah Penelitian
Langkah pertama dalam membuat kesimpulan penelitian adalah mengemukakan ulang topik dan masalah penelitian yang telah dibahas sebelumnya. Tujuan dari langkah ini adalah untuk mengingatkan pembaca tentang latar belakang dan tujuan penelitian. Anda dapat menggunakan kalimat-kalimat yang berbeda dari yang Anda gunakan di bagian pendahuluan, tetapi tetap menjaga esensi dari topik dan masalah penelitian. Contoh kalimat pengantar kesimpulan penelitian adalah:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap perilaku konsumtif remaja di Jakarta. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana media sosial mempengaruhi sikap, motivasi, dan perilaku konsumtif remaja, serta apa dampaknya terhadap kesejahteraan psikologis mereka.
Meringkas Poin-Poin Penting dalam Penelitian
Langkah kedua dalam membuat kesimpulan penelitian adalah meringkas poin-poin penting yang telah ditemukan dalam penelitian. Poin-poin penting ini meliputi hasil analisis data, temuan utama, dan jawaban atas pertanyaan penelitian. Anda dapat menggunakan teknik-teknik berikut untuk meringkas poin-poin penting:
- Menyebutkan kembali hipotesis atau rumusan masalah dan menyatakan apakah hipotesis tersebut diterima atau ditolak berdasarkan hasil analisis data.
- Menyajikan hasil analisis data secara singkat dengan menggunakan angka-angka, tabel, grafik, atau statistik yang relevan.
- Menafsirkan hasil analisis data dengan menghubungkannya dengan teori-teori atau studi-studi sebelumnya yang berkaitan dengan topik penelitian.
- Menekankan temuan utama atau temuan baru yang signifikan atau menarik dari penelitian.
Contoh kalimat ringkasan poin-poin penting dalam penelitian adalah:
Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji regresi linier berganda, ditemukan bahwa media sosial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif remaja di Jakarta. Hal ini berarti bahwa semakin sering remaja menggunakan media sosial, semakin tinggi tingkat perilaku konsumtif mereka. Hasil ini sesuai dengan teori perilaku konsumen yang menyatakan bahwa media sosial dapat mempengaruhi sikap, motivasi, dan perilaku konsumen melalui proses belajar sosial, norma subjektif, dan pengaruh referensi. Temuan utama dari penelitian ini adalah bahwa media sosial juga memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kesejahteraan psikologis remaja di Jakarta. Hal ini berarti bahwa semakin sering remaja menggunakan media sosial, semakin rendah tingkat kesejahteraan psikologis mereka. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial dapat menimbulkan dampak negatif seperti kecemasan sosial, depresi, kecanduan, atau gangguan identitas pada remaja.
Paparkan Implikasi dan Saran untuk Penelitian Selanjutnya
Langkah ketiga dalam membuat kesimpulan penelitian adalah memaparkan implikasi dan saran untuk penelitian selanjutnya. Implikasi adalah akibat atau dampak dari hasil penelitian terhadap bidang ilmu, praktik, atau kebijakan yang berkaitan dengan topik penelitian. Saran adalah rekomendasi atau usulan untuk melakukan penelitian lanjutan atau perbaikan terkait dengan topik penelitian. Anda dapat menggunakan teknik-teknik berikut untuk memaparkan implikasi dan saran:
- Menjelaskan implikasi teoritis dari hasil penelitian, yaitu bagaimana hasil penelitian dapat memberikan kontribusi, penjelasan, atau pemahaman baru terhadap teori-teori yang ada atau mengembangkan teori-teori baru.
- Menjelaskan implikasi praktis dari hasil penelitian, yaitu bagaimana hasil penelitian dapat memberikan manfaat, solusi, atau rekomendasi bagi pihak-pihak yang terkait dengan topik penelitian, seperti praktisi, pengambil keputusan, atau masyarakat.
- Menjelaskan implikasi kebijakan dari hasil penelitian, yaitu bagaimana hasil penelitian dapat memberikan masukan, evaluasi, atau kritik terhadap kebijakan-kebijakan yang ada atau mengusulkan kebijakan-kebijakan baru yang sesuai dengan topik penelitian.
- Menyebutkan keterbatasan atau kelemahan dari penelitian, yaitu faktor-faktor yang dapat mempengaruhi validitas, reliabilitas, atau generalisasi dari hasil penelitian, seperti metode, sampel, instrumen, atau analisis data yang digunakan dalam penelitian.
- Memberikan saran untuk penelitian selanjutnya, yaitu usulan-usulan untuk melakukan penelitian lanjutan yang dapat mengatasi keterbatasan atau kelemahan dari penelitian ini atau mengembangkan temuan-temuan dari penelitian ini.
Contoh kalimat paparan implikasi dan saran dalam penelitian adalah:
Implikasi teoritis dari penelitian ini adalah bahwa media sosial dapat menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku konsumtif remaja di Jakarta. Penelitian ini dapat memberikan dukungan empiris bagi teori perilaku konsumen dan teori media sosial dalam menjelaskan fenomena tersebut. Penelitian ini juga dapat mengembangkan teori media sosial dengan menambahkan variabel kesejahteraan psikologis sebagai dampak negatif dari penggunaan media sosial. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah bahwa media sosial dapat menjadi salah satu sumber informasi dan inspirasi bagi remaja dalam mengkonsumsi produk-produk tertentu. Penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi praktisi pemasaran dalam merancang strategi komunikasi pemasaran yang efektif melalui media sosial. Penelitian ini juga dapat memberikan solusi bagi remaja dalam mengatur penggunaan media sosial agar tidak berlebihan dan tidak mempengaruhi kesejahteraan psikologis mereka. Implikasi kebijakan dari penelitian ini adalah bahwa media sosial dapat menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas hidup remaja di Jakarta. Penelitian ini dapat memberikan masukan bagi pemerintah dalam membuat kebijakan yang berkaitan dengan pengaturan dan pengawasan media sosial. Penelitian ini juga dapat memberikan kritik bagi pemerintah dalam menyediakan fasilitas dan layanan yang mendukung kesejahteraan psikologis remaja. Keterbatasan dari penelitian ini adalah bahwa metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Hal ini dapat membatasi ruang lingkup dan kedalaman penjelasan mengenai fenomena yang diteliti. Selain itu, sampel yang digunakan adalah remaja di Jakarta yang berusia 15-18 tahun. Hal ini dapat mempengaruhi generalisasi dari hasil penelitian karena tidak mencakup remaja di daerah lain atau dengan rentang usia yang berbeda. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah melakukan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode seperti wawancara, observasi, atau studi kasus untuk mendapatkan gambaran yang lebih mendalam dan holistik mengenai pengaruh media sosial terhadap perilaku konsumtif remaja di Jakarta. Selain itu, melakukan penelitian dengan menggunakan sampel yang lebih besar dan lebih beragam untuk meningkatkan generalisasi dari hasil penelitian.’
Sumber:
(1) Cara Menarik Kesimpulan Penelitian – Tambah Pinter. https://tambahpinter.com/cara-menarik-kesimpulan-penelitian/.
(2) Cara Membuat Kesimpulan yang Benar, Lengkap dengan Contoh. https://www.quipper.com/id/blog/mapel/bahasa-indonesia/cara-membuat-kesimpulan/.
(3) Cara Membuat Kesimpulan Penelitian, Makalah, Skripsi, KTI. https://dinas.id/cara-membuat-kesimpulan/.
(4) Kesimpulan: Pengertian, Unsur, dan Cara Membuatnya – detikcom. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6167957/kesimpulan-pengertian-unsur-dan-cara-membuatnya.
(5) Kesimpulan Adalah: Pengertian beserta Cara Membuat yang Benar – detikcom. https://www.detik.com/jabar/berita/d-6201844/kesimpulan-adalah-pengertian-beserta-cara-membuat-yang-benar.