Menu Tutup

Sistematika Penulisan Laporan Penelitian

Laporan penelitian adalah dokumen tertulis yang berisi hasil pelaksanaan penelitian, baik penelitian ilmiah maupun penelitian non-ilmiah. Laporan penelitian dibuat untuk mempertanggungjawabkan, menyampaikan, dan menyebarkan pengetahuan baru yang diperoleh dari penelitian. Laporan penelitian juga berguna untuk memberikan umpan balik, evaluasi, dan rekomendasi terkait dengan masalah yang diteliti.

Laporan penelitian harus disusun dengan sistematika yang baku, logis, dan konsisten. Sistematika penulisan laporan penelitian adalah susunan bagian-bagian laporan penelitian yang saling berkaitan dan berurutan. Sistematika penulisan laporan penelitian dapat bervariasi tergantung pada jenis, tujuan, dan metode penelitian yang digunakan. Namun, secara umum, sistematika penulisan laporan penelitian terdiri atas tiga bagian utama, yaitu:

  • Bagian awal atau pendahuluan
  • Bagian utama atau isi
  • Bagian akhir atau penutup

Bagian Awal atau Pendahuluan

Bagian awal atau pendahuluan adalah bagian yang berisi informasi awal tentang laporan penelitian. Bagian ini biasanya mencakup hal-hal berikut:

  • Halaman judul atau sampul: berisi judul laporan penelitian, nama dan identitas penulis atau peneliti, nama dan identitas lembaga atau institusi tempat penelitian dilakukan, serta tahun pembuatan laporan.
  • Halaman pengesahan: berisi pernyataan persetujuan dan pengesahan dari pihak-pihak yang berwenang terkait dengan laporan penelitian, seperti pembimbing, penguji, atau pimpinan lembaga.
  • Halaman persembahan: berisi ucapan terima kasih atau penghargaan dari penulis atau peneliti kepada pihak-pihak yang telah membantu dan mendukung pelaksanaan penelitian.
  • Halaman pernyataan orisinalitas atau keaslian: berisi pernyataan bahwa laporan penelitian merupakan karya asli dari penulis atau peneliti dan tidak mengandung unsur plagiat.
  • Halaman abstrak: berisi ringkasan singkat tentang isi laporan penelitian secara keseluruhan, meliputi latar belakang, tujuan, metode, hasil, simpulan, dan saran. Abstrak biasanya ditulis dalam satu paragraf dengan jumlah kata antara 150 hingga 250 kata.
  • Kata pengantar: berisi kalimat pembuka yang menjelaskan tema, latar belakang, tujuan, dan manfaat dari laporan penelitian. Kata pengantar juga berisi ucapan syukur dan terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam proses penelitian.
  • Daftar isi: berisi daftar judul dan sub judul dari setiap bagian dan halaman dalam laporan penelitian beserta nomor halamannya.
  • Daftar tabel: berisi daftar judul dan nomor tabel yang ada dalam laporan penelitian beserta nomor halamannya.
  • Daftar gambar: berisi daftar judul dan nomor gambar yang ada dalam laporan penelitian beserta nomor halamannya.

Bagian Utama atau Isi

Bagian utama atau isi adalah bagian yang berisi inti dari laporan penelitian. Bagian ini biasanya mencakup lima bab utama, yaitu:

  • Bab I Pendahuluan: berisi uraian mengenai latar belakang masalah yang menjadi alasan dilakukannya penelitian, rumusan masalah yang menjadi pokok permasalahan yang diteliti, tujuan penelitian yang ingin dicapai oleh penulis atau peneliti, manfaat atau kegunaan penelitian bagi pihak-pihak tertentu, serta batasan masalah yang menjadi ruang lingkup dari penelitian.
  • Bab II Landasan Teori dan Kerangka Berpikir: berisi uraian mengenai teori-teori yang relevan dengan masalah yang diteliti, baik dari sumber primer maupun sekunder. Teori-teori ini digunakan sebagai landasan untuk memahami, menganalisis, dan menjawab masalah yang diteliti. Bab ini juga berisi kerangka berpikir yang merupakan gambaran logis dari hubungan antara variabel-variabel yang diteliti.
  • Bab III Metodologi Penelitian: berisi uraian mengenai metode penelitian yang digunakan oleh penulis atau peneliti dalam mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis data. Bab ini juga berisi teknik pengambilan sampel, sumber data, instrumen penelitian, prosedur penelitian, serta teknik analisis data yang digunakan.
  • Bab IV Hasil dan Pembahasan: berisi uraian mengenai hasil penelitian yang diperoleh dari pengolahan dan analisis data. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel, grafik, diagram, atau gambar yang dilengkapi dengan penjelasan naratif. Bab ini juga berisi pembahasan yang merupakan interpretasi, evaluasi, dan kritik terhadap hasil penelitian. Pembahasan juga membandingkan hasil penelitian dengan teori-teori yang ada dalam landasan teori dan hasil penelitian sebelumnya.
  • Bab V Simpulan dan Saran: berisi uraian mengenai simpulan dan saran yang diambil dari hasil dan pembahasan. Simpulan adalah kesimpulan akhir dari penelitian yang menjawab rumusan masalah dan tujuan penelitian. Saran adalah rekomendasi atau usulan dari penulis atau peneliti kepada pihak-pihak terkait untuk melakukan tindak lanjut atau perbaikan terhadap masalah yang diteliti.

Bagian Akhir atau Penutup

Bagian akhir atau penutup adalah bagian yang berisi informasi tambahan atau pelengkap dari laporan penelitian. Bagian ini biasanya mencakup hal-hal berikut:

  • Daftar pustaka: berisi daftar sumber-sumber referensi yang digunakan dalam laporan penelitian, baik dari buku, jurnal, artikel, internet, maupun media lainnya. Daftar pustaka harus disusun sesuai dengan aturan sitasi yang berlaku, seperti APA, MLA, Chicago, Harvard, atau lainnya.
  • Lampiran: berisi dokumen-dokumen pendukung yang tidak dimasukkan dalam bagian utama laporan penelitian karena dianggap terlalu panjang atau tidak relevan. Lampiran dapat berupa kuesioner, wawancara, observasi, transkrip data, tabel-tabel tambahan, gambar-gambar tambahan, atau lainnya.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan

Berikut adalah beberapa poin penting yang perlu diperhatikan dalam menulis laporan penelitian:

  • Laporan penelitian harus disusun dengan bahasa yang baku, jelas, dan mudah dipahami oleh pembaca. Hindari penggunaan istilah-istilah yang tidak umum atau tidak didefinisikan dengan baik. Gunakan kalimat yang efektif, singkat, dan padat. Hindari pengulangan kata atau informasi yang tidak perlu.
  • Laporan penelitian harus disusun dengan format yang sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah, seperti margin, spasi, font, ukuran huruf, nomor halaman, dan lain-lain. Pastikan format yang digunakan konsisten sepanjang laporan penelitian. Gunakan alat bantu seperti Microsoft Word atau LaTeX untuk membantu penyusunan format laporan penelitian.
  • Laporan penelitian harus disusun dengan sistematika yang baku, logis, dan konsisten. Pastikan setiap bagian dan sub bagian dalam laporan penelitian memiliki hubungan yang jelas dan relevan dengan bagian lainnya. Gunakan judul dan sub judul yang informatif dan sesuai dengan isi dari setiap bagian. Gunakan nomor urut untuk memudahkan pembaca mengikuti alur laporan penelitian.
  • Laporan penelitian harus disusun dengan menggunakan sumber-sumber referensi yang valid, relevan, dan terpercaya. Pastikan sumber-sumber referensi yang digunakan berasal dari buku, jurnal, artikel, internet, atau media lainnya yang memiliki kredibilitas tinggi. Hindari penggunaan sumber-sumber referensi yang tidak jelas asal-usulnya atau tidak sesuai dengan bidang penelitian. Gunakan aturan sitasi yang berlaku, seperti APA, MLA, Chicago, Harvard, atau lainnya untuk mengutip atau merujuk sumber-sumber referensi dalam laporan penelitian.
  • Laporan penelitian harus disusun dengan menggunakan data-data yang valid, reliabel, dan akurat. Pastikan data-data yang digunakan berasal dari proses pengumpulan data yang dilakukan dengan metode yang tepat dan sesuai dengan tujuan penelitian. Hindari penggunaan data-data yang tidak jelas asal-usulnya atau tidak sesuai dengan metode penelitian. Gunakan teknik analisis data yang sesuai dengan jenis data dan tujuan penelitian. Sajikan data-data dalam bentuk tabel, grafik, diagram, atau gambar yang informatif dan mudah dipahami oleh pembaca.
  • Laporan penelitian harus disusun dengan menggunakan hasil dan pembahasan yang objektif, kritis, dan analitis. Pastikan hasil dan pembahasan yang disajikan sesuai dengan data-data yang diperoleh dari analisis data. Hindari penggunaan hasil dan pembahasan yang tidak berdasarkan data atau bersifat spekulatif. Bandingkan hasil dan pembahasan dengan teori-teori yang ada dalam landasan teori dan hasil penelitian sebelumnya. Berikan interpretasi, evaluasi, dan kritik terhadap hasil dan pembahasan secara ilmiah.
  • Laporan penelitian harus disusun dengan menggunakan kesimpulan dan saran yang logis, relevan, dan aplikatif. Pastikan kesimpulan dan saran yang disajikan sesuai dengan hasil dan pembahasan yang telah dibahas sebelumnya. Hindari penggunaan kesimpulan dan saran yang tidak berhubungan atau bertentangan dengan hasil dan pembahasan. Berikan kesimpulan akhir dari penelitian yang menjawab rumusan masalah dan tujuan penelitian. Berikan saran atau rekomendasi kepada pihak-pihak terkait untuk melakukan tindak lanjut atau perbaikan terhadap masalah yang diteliti.

Sumber:
(1) Sistematika Penulisan Laporan Penelitian dan Tujuannya – Zenius Education. https://www.zenius.net/blog/sistematika-penulisan-laporan-ilmiah.
(2) Sistematika Penulisan Laporan Penelitian – Kompas.com. https://www.kompas.com/skola/read/2022/06/30/073000769/sistematika-penulisan-laporan-penelitian.
(3) Bagaimana sistematika tahapan penulisan laporan penelitian? – Roboguru. https://roboguru.ruangguru.com/question/bagaimana-sistematika-tahapan-penulisan-laporan-penelitian-_QU-6VS0LLFB.
(4) Sistematika Penelitian: Pengertian dan Formatnya – JOPGlass. https://www.jopglass.com/sistematika-penelitian/.
(5) Laporan Penelitian: Struktur, Sistematika, dan Cara Membuatnya – Xerpihan. https://xerpihan.id/blog/2583/laporan-penelitian-struktur-sistematika-dan-cara-membuatnya/.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya