Menu Tutup

Struktur Teks Biografi : Orientasi, Peristiwa, dan Reorientasi

Teks biografi adalah teks yang menceritakan tentang kehidupan seseorang, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, dari sudut pandang penulis. Teks biografi biasanya ditulis untuk memberikan informasi, inspirasi, atau apresiasi kepada pembaca tentang tokoh yang dibahas.

Struktur teks biografi terdiri dari tiga bagian utama, yaitu:

Orientasi

Bagian ini berisi pengenalan singkat tentang tokoh yang dibahas, seperti nama, asal, latar belakang, atau hal-hal penting lainnya yang berkaitan dengan kehidupan tokoh tersebut. Bagian ini bertujuan untuk menarik perhatian pembaca dan memberikan gambaran umum tentang tokoh yang dibahas.

Contoh orientasi:

Soekarno adalah salah satu tokoh penting dalam sejarah Indonesia. Ia adalah proklamator kemerdekaan Indonesia dan presiden pertama Republik Indonesia. Ia lahir pada tanggal 6 Juni 1901 di Surabaya, Jawa Timur, dari pasangan Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai.

Peristiwa

Bagian ini berisi uraian kronologis tentang peristiwa-peristiwa penting yang dialami oleh tokoh yang dibahas, seperti pendidikan, karier, prestasi, kontribusi, atau masalah yang dihadapi. Bagian ini bertujuan untuk memberikan informasi lebih detail dan mendalam tentang kehidupan tokoh yang dibahas.

Contoh peristiwa:

Soekarno menempuh pendidikan dasar di sekolah Belanda, kemudian melanjutkan ke sekolah menengah di Surabaya. Ia tertarik dengan dunia politik sejak muda dan bergabung dengan organisasi-organisasi nasionalis seperti Indische Partij dan Partai Nasional Indonesia. Ia juga aktif dalam gerakan pergerakan kemerdekaan Indonesia melawan penjajahan Belanda.

Soekarno menjadi pemimpin pergerakan kemerdekaan Indonesia dan berhasil memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 bersama dengan Mohammad Hatta. Ia menjadi presiden pertama Republik Indonesia dan menghadapi berbagai tantangan, seperti agresi militer Belanda, pemberontakan komunis, konfrontasi dengan Malaysia, dan gerakan separatis Papua. Ia juga membangun hubungan diplomatik dengan negara-negara non-blok dan menjadi salah satu pendiri Konferensi Asia-Afrika.

Soekarno mengembangkan ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dan menciptakan konsep Demokrasi Terpimpin sebagai sistem pemerintahan Indonesia. Ia juga memprakarsai pembangunan monumen-monumen nasional seperti Monas, Patung Garuda Wisnu Kencana, dan Masjid Istiqlal. Ia dikenal sebagai orator yang handal dan berpengaruh.

Soekarno mengalami masa-masa sulit pada akhir masa jabatannya. Ia dicurigai terlibat dalam G30S/PKI, sebuah percobaan kudeta oleh Partai Komunis Indonesia pada tahun 1965. Ia juga menghadapi oposisi dari kalangan militer dan Islam. Ia akhirnya digulingkan oleh Soeharto pada tahun 1966 dan ditempatkan di bawah tahanan rumah di Bogor. Ia meninggal pada tanggal 21 Juni 1970 di Jakarta.

Reorientasi

Bagian ini berisi simpulan atau kesimpulan dari penulis tentang tokoh yang dibahas, seperti penilaian, evaluasi, atau pesan moral yang ingin disampaikan. Bagian ini bertujuan untuk memberikan kesan akhir kepada pembaca tentang tokoh yang dibahas.

Contoh reorientasi:

Soekarno adalah tokoh yang memiliki peranan besar dalam sejarah Indonesia. Ia adalah pejuang kemerdekaan yang gigih dan visioner. Ia adalah pemimpin yang karismatik dan inspiratif. Ia adalah bapak bangsa yang patut dihormati dan dihargai. Kita dapat belajar banyak dari kehidupan dan perjuangannya.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya