Menu Tutup

Apa yang terjadi jika saldo Prakerja tidak dihabiskan?

Saldo Prakerja adalah salah satu bentuk bantuan pemerintah untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan masyarakat Indonesia di tengah pandemi Covid-19. Program ini bertujuan untuk membantu para pencari kerja, pekerja terkena PHK, atau pekerja informal yang terdampak krisis ekonomi akibat pandemi1.

Saldo Prakerja dapat digunakan oleh peserta untuk membeli pelatihan-pelatihan yang tersedia di platform digital mitra, seperti Skill Academy, Pintaria, Maubelajarapa, Sekolahmu, Tokopedia, Bukalapak, dan lain-lain2. Pelatihan-pelatihan ini meliputi berbagai bidang, seperti bisnis, teknologi, desain, bahasa, kesehatan, dan lain-lain3.

Saldo Prakerja berjumlah Rp 1 juta per peserta dan dapat digunakan untuk membeli maksimal tiga pelatihan2. Setiap pelatihan memiliki harga yang bervariasi, mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 500 ribu4. Peserta dapat memilih pelatihan sesuai dengan minat, kebutuhan, dan kemampuan mereka.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh peserta terkait penggunaan saldo Prakerja. Pertama, saldo Prakerja hanya dapat digunakan hingga 15 Desember 2020. Setelah tanggal tersebut, peserta tidak dapat lagi mengakses dana pelatihan atau sisa saldo pelatihan serta tidak dapat melakukan pelatihan.

Kedua, saldo Prakerja tidak dapat dicairkan atau ditransfer ke rekening pribadi peserta. Saldo Prakerja hanya dapat digunakan untuk membeli pelatihan di platform digital mitra. Jika peserta mencoba untuk menyalahgunakan saldo Prakerja dengan cara apapun, maka peserta akan dikenakan sanksi berupa pemblokiran akun dan pengembalian dana ke kas negara.

Ketiga, saldo Prakerja tidak dapat ditambah atau dikurangi. Jika peserta membeli pelatihan dengan harga lebih rendah dari saldo Prakerja yang tersedia, maka sisa saldo tersebut tidak akan hilang atau hangus. Sisa saldo tersebut tetap dapat digunakan oleh peserta untuk membeli pelatihan lainnya hingga batas waktu yang ditentukan.

Namun, bagaimana jika saldo Prakerja tidak dihabiskan oleh peserta? Apakah ada sanksi atau dampak negatif yang akan menimpa peserta?

Menurut Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu, tidak ada sanksi jika sisa saldo pelatihan tidak dihabiskan. Namun, dia menyayangkan jika sisa saldo tersebut tidak digunakan seluruhnya oleh para peserta Kartu Prakerja.

Louisa mengingatkan semua peserta yang belum menghabiskan sisa saldo pelatihan untuk menghabiskan dana pelatihannya. “Sayang dong dana pelatihan kalau tidak dipakai. Tujuan program Kartu Prakerja kan untuk meningkatkan kompetensi,” kata Louisa saat dihubungi Kompas.com.

Jika peserta tidak menghabiskan sisa saldonya, maka dana akan dikembalikan ke kas negara (RKUN). Louisa menyebutkan, program Kartu Prakerja ini akan berakhir pada 15 Desember 2020. Lewat dari tanggal itu, para peserta sudah tidak bisa lagi mengikuti pelatihan.

Oleh karena itu, Louisa menyarankan agar para peserta segera memilih dan menyelesaikan pelatihan-pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Dia juga mengimbau agar para peserta tidak membeli pelatihan yang tidak sesuai dengan minat atau kemampuan mereka, karena hal itu akan sia-sia dan tidak memberikan manfaat.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya