Menu Tutup

Faktor Penghambat Perubahan Sosial

Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dalam fungsi dan struktur masyarakat yang memengaruhi sistem sosial, nilai, sikap perilaku individu, dan kelompok1. Perubahan sosial dapat berlangsung secara cepat atau lambat, tergantung pada berbagai faktor yang mempengaruhinya. Ada faktor-faktor yang mendorong perubahan sosial, seperti penemuan baru, pertumbuhan penduduk, konflik, difusi budaya, dan modernisasi2. Namun, ada juga faktor-faktor yang menghambat perubahan sosial, yaitu faktor-faktor yang membuat proses perubahan sosial menjadi lebih lambat atau bahkan gagal. Berikut adalah beberapa faktor penghambat perubahan sosial beserta dampaknya.

Adat dan Kebiasaan

Adat dan kebiasaan adalah aturan-aturan yang mengikat anggota masyarakat untuk bertindak sesuai dengan norma-norma yang berlaku3. Adat dan kebiasaan dapat menjadi faktor penghambat perubahan sosial jika masyarakat terlalu kaku dan tidak mau mengubah cara hidup mereka yang sudah turun-temurun. Masyarakat yang terikat oleh adat dan kebiasaan cenderung menolak hal-hal baru yang dianggap bertentangan dengan tradisi mereka. Dampaknya, masyarakat tersebut akan tertinggal dari perkembangan zaman dan sulit beradaptasi dengan lingkungan yang berubah.

Pendidikan Rendah

Pendidikan rendah adalah kondisi di mana masyarakat memiliki tingkat pengetahuan dan keterampilan yang rendah4. Pendidikan rendah dapat menjadi faktor penghambat perubahan sosial karena masyarakat tidak memiliki kemampuan untuk memahami dan mengikuti perubahan-perubahan yang terjadi di sekitar mereka. Masyarakat yang berpendidikan rendah cenderung kurang kritis, kreatif, dan inovatif. Dampaknya, masyarakat tersebut akan mudah dipengaruhi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan atau mengeksploitasi mereka.

Ideologi

Ideologi adalah sistem pemikiran atau pandangan hidup yang dianut oleh seseorang atau kelompok. Ideologi dapat menjadi faktor penghambat perubahan sosial jika ideologi tersebut bersifat dogmatis, fanatik, atau intoleran terhadap ide-ide lain. Masyarakat yang berideologi demikian cenderung menutup diri dari pengaruh luar dan tidak mau berkompromi dengan pihak-pihak yang berbeda. Dampaknya, masyarakat tersebut akan terisolasi dari dunia luar dan berpotensi menimbulkan konflik atau kekerasan.

Prasangka

Prasangka adalah sikap negatif atau praduga buruk terhadap sesuatu atau seseorang tanpa dasar yang cukup. Prasangka dapat menjadi faktor penghambat perubahan sosial jika masyarakat memiliki prasangka terhadap budaya, agama, ras, etnis, gender, atau kelompok lain yang berbeda dari mereka. Masyarakat yang memiliki prasangka cenderung tidak mau belajar atau berinteraksi dengan pihak-pihak yang berbeda. Dampaknya, masyarakat tersebut akan kehilangan kesempatan untuk saling mengenal, menghargai, dan bekerja sama.

Keyakinan

Keyakinan adalah kepercayaan atau iman seseorang terhadap sesuatu. Keyakinan dapat menjadi faktor penghambat perubahan sosial jika keyakinan tersebut bersifat absolut, takhayul, atau mistis. Masyarakat yang memiliki keyakinan demikian cenderung tidak mau menggunakan akal sehat atau logika dalam menghadapi masalah-masalah sosial. Masyarakat yang memiliki keyakinan demikian juga cenderung takut akan hal-hal yang tidak diketahui atau tidak dimengerti. Dampaknya, masyarakat tersebut akan sulit untuk maju dan berkembang.

Perbedaan Ideologi

Perbedaan ideologi adalah adanya perbedaan sistem pemikiran atau pandangan hidup antara kelompok-kelompok masyarakat. Perbedaan ideologi dapat menjadi faktor penghambat perubahan sosial jika perbedaan tersebut menimbulkan pertentangan, persaingan, atau permusuhan antara kelompok-kelompok tersebut. Masyarakat yang berbeda ideologi cenderung tidak mau berdialog atau bernegosiasi dengan pihak-pihak yang berseberangan. Dampaknya, masyarakat tersebut akan terpecah-belah dan sulit untuk mencapai kesepakatan atau konsensus.

Kesimpulan

Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dalam fungsi dan struktur masyarakat yang memengaruhi sistem sosial, nilai, sikap perilaku individu, dan kelompok. Perubahan sosial dapat berlangsung secara cepat atau lambat, tergantung pada berbagai faktor yang mempengaruhinya. Ada faktor-faktor yang mendorong perubahan sosial, seperti penemuan baru, pertumbuhan penduduk, konflik, difusi budaya, dan modernisasi. Namun, ada juga faktor-faktor yang menghambat perubahan sosial, yaitu faktor-faktor yang membuat proses perubahan sosial menjadi lebih lambat atau bahkan gagal. Beberapa faktor penghambat perubahan sosial beserta dampaknya adalah adat dan kebiasaan, pendidikan rendah, ideologi, prasangka, keyakinan, dan perbedaan ideologi. Masyarakat yang menghadapi faktor-faktor penghambat perubahan sosial harus berusaha untuk mengatasi atau mengurangi pengaruhnya agar dapat mengikuti perkembangan zaman dan meningkatkan kesejahteraan bersama.

Sumber:
(1) 7 Faktor Penghambat Perubahan Sosial Beserta Dampaknya – detikcom. https://www.detik.com/bali/berita/d-6413761/7-faktor-penghambat-perubahan-sosial-beserta-dampaknya.
(2) 9 Faktor Penghambat Perubahan Sosial: Pendidikan Rendah & Ideologi. https://tirto.id/9-faktor-penghambat-perubahan-sosial-pendidikan-rendah-ideologi-gh4w.
(3) Faktor Pendorong dan Penghambat Perubahan Sosial – Kompas.com. https://www.kompas.com/skola/read/2020/03/05/160000269/faktor-pendorong-dan-penghambat-perubahan-sosial.
(4) Contoh dan Faktor Penghambat Perubahan Sosial – Gramedia Literasi. https://www.gramedia.com/literasi/faktor-penghambat-perubahan-sosial/.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya