Menu Tutup

Historiografi Tradisional: Pengertian, Ciri, dan Contoh

Historiografi adalah ilmu yang mempelajari sejarah, baik dari segi metodologi, teori, maupun hasil penelitian. Historiografi tradisional adalah salah satu bentuk historiografi yang berkembang sejak zaman kuno hingga abad pertengahan. Historiografi tradisional memiliki beberapa ciri khas, antara lain:

  • Bersifat naratif, yaitu menceritakan peristiwa-peristiwa sejarah secara kronologis dan berurutan.
  • Bersumber dari catatan-catatan resmi, seperti prasasti, naskah kuno, kitab suci, atau dokumen-dokumen pemerintahan.
  • Berorientasi pada tokoh-tokoh besar, seperti raja-raja, pahlawan, nabi, atau ulama.
  • Mengandung unsur-unsur mitos, legenda, atau keajaiban.
  • Kurang kritis dan objektif dalam menganalisis peristiwa-peristiwa sejarah.

Beberapa contoh historiografi tradisional adalah:

  • Babad Tanah Jawi, yaitu sebuah karya sastra Jawa yang menceritakan sejarah pulau Jawa dari zaman mitologis hingga zaman Mataram Islam. Babad Tanah Jawi mengandung banyak unsur mitos dan legenda, seperti kisah asal-usul pulau Jawa dari telur Naga Antaboga, atau kisah Ratu Kalinyamat yang berubah menjadi buaya putih.
  • Tarikh al-Tabari, yaitu sebuah karya sejarah Islam yang ditulis oleh Abu Ja’far Muhammad bin Jarir al-Tabari (839-923 M). Tarikh al-Tabari menceritakan sejarah umat manusia dari zaman Nabi Adam hingga zaman Abbasiyah. Tarikh al-Tabari bersumber dari hadis-hadis, riwayat-riwayat, atau kitab-kitab sebelumnya. Tarikh al-Tabari juga mengandung banyak kisah keajaiban dan mukjizat, seperti kisah Nabi Sulaiman yang dapat berbicara dengan binatang atau kisah Nabi Musa yang dapat membelah laut.
  • Anglo-Saxon Chronicle, yaitu sebuah karya sejarah Inggris yang ditulis oleh para biarawan Anglo-Saxon dari abad ke-9 hingga abad ke-12. Anglo-Saxon Chronicle menceritakan sejarah Inggris dari zaman Romawi hingga zaman Norman. Anglo-Saxon Chronicle bersumber dari catatan-catatan gereja, dokumen-dokumen kerajaan, atau laporan-laporan perang. Anglo-Saxon Chronicle juga berfokus pada tokoh-tokoh besar, seperti raja-raja Anglo-Saxon atau pemimpin-pemimpin Viking.
Posted in Ragam

Artikel Lainnya