Untuk mengendalikan distribusi bahan bakar bersubsidi seperti Pertalite dan Solar, Pertamina mewajibkan penggunaan QR code atau barcode melalui program Subsidi Tepat. Aturan ini terutama berlaku bagi kendaraan yang menggunakan BBM bersubsidi. Berikut jenis kendaraan yang harus menggunakan barcode Pertamina:
1. Kendaraan Roda Empat
Hingga saat ini, semua kendaraan roda empat, khususnya mobil pribadi dengan kapasitas mesin di bawah 1.400 cc, diwajibkan menggunakan QR code untuk membeli Pertalite. Mobil berukuran besar atau berkapasitas mesin lebih tinggi tidak termasuk dalam kriteria untuk subsidi ini. Penggunaan barcode ini juga bertujuan agar subsidi BBM lebih tepat sasaran.
2. Kendaraan Niaga
Kendaraan niaga ringan yang menggunakan bahan bakar jenis Solar bersubsidi juga wajib menggunakan barcode. Ini termasuk truk kecil, kendaraan angkutan barang, dan lainnya yang memenuhi syarat untuk subsidi bahan bakar.
3. Kendaraan Umum
Angkutan umum seperti bus dan angkutan kota yang juga menggunakan BBM bersubsidi diharuskan untuk mendaftarkan QR code guna mendapatkan akses ke BBM bersubsidi seperti Solar.
Pengecualian
Untuk saat ini, penggunaan barcode belum diwajibkan bagi kendaraan roda dua seperti sepeda motor. Namun, aturan ini dapat berubah seiring waktu sesuai kebijakan pemerintah dan Pertamina dalam memastikan subsidi tepat sasaran.
Untuk mendapatkan barcode, pengguna kendaraan dapat mendaftarkan kendaraannya melalui laman Subsidi Tepat Pertamina dengan mengisi data kendaraan dan pemilik sesuai persyaratan yang ditentukan.
Program ini bertujuan untuk memastikan BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar diberikan kepada pihak yang berhak sesuai peraturan pemerintah, dengan harapan mengurangi penyalahgunaan subsidi.
Pastikan kendaraan Anda sudah terdaftar jika memenuhi kriteria, terutama bagi pemilik mobil pribadi dan kendaraan niaga ringan.