Menu Tutup

Neraca Lajur: Pengertian, Tujuan, Fungsi, Cara Membuat, dan Contoh

Neraca lajur adalah sebuah kertas kerja yang berisi semua data akuntansi yang digunakan untuk memudahkan penyusunan laporan keuangan. Neraca lajur bukan merupakan laporan keuangan resmi, tetapi merupakan alat bantu yang berguna untuk menggolongkan, meringkas, dan mengevaluasi data akuntansi sebelum disajikan dalam laporan keuangan. Neraca lajur biasanya digunakan oleh perusahaan yang berskala besar dan memiliki banyak akun buku besar. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang pengertian, tujuan, fungsi, cara membuat, dan contoh neraca lajur.

Pengertian Neraca Lajur

Menurut Jurnal, pengertian neraca lajur adalah sebuah laporan yang berisi semua data tentang akuntansi yang menjadi suatu landasan yang digunakan untuk memeriksa dengan sebuah rekening buku besar yang telah disesuaikan untuk memudahkan ketika hendak membuat laporan keuangan. Neraca lajur juga dapat diartikan sebagai kertas kerja yang menunjukkan keseimbangan antara saldo-saldo perkiraan sebelum penyesuaian, perkiraan-perkiraan jurnal penyesuaian, saldo-saldo perkiraan setelah penyesuaian, perkiraan-perkiraan jurnal penutup, dan saldo-saldo perkiraan setelah penutupan.

Tujuan Neraca Lajur

Neraca lajur memiliki beberapa tujuan, antara lain:

  • Memudahkan penyusunan laporan keuangan dengan menyajikan semua data akuntansi dalam satu tempat.
  • Menggolongkan dan meringkas informasi neraca saldo sebelum dan sesudah penyesuaian.
  • Meminimalisir kesalahan dalam pencatatan transaksi akuntansi dengan melakukan pengecekan dan koreksi.
  • Memperkirakan hal-hal yang mungkin terjadi di masa depan dengan melihat laba rugi dan posisi keuangan perusahaan.

Fungsi Neraca Lajur

Neraca lajur memiliki beberapa fungsi, antara lain:

  • Meringkas data akuntansi dari berbagai sumber seperti buku besar, jurnal umum, jurnal khusus, dan jurnal penyesuaian.
  • Mengevaluasi transaksi akuntansi dengan melakukan penyesuaian terhadap saldo-saldo perkiraan yang tidak sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.
  • Menyusun laporan keuangan dengan mengelompokkan saldo-saldo perkiraan ke dalam neraca atau laba rugi sesuai dengan sifatnya.
  • Menunjukkan prosedur akuntansi yang kredibel dengan mengikuti langkah-langkah yang sistematis dan logis.
  • Melihat kegiatan harian perusahaan dengan melihat perubahan-perubahan yang terjadi pada saldo-saldo perkiraan.

Cara Membuat Neraca Lajur

Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat neraca lajur:

  1. Membuat format neraca lajur dengan menentukan jumlah kolom yang dibutuhkan. Biasanya neraca lajur terdiri dari 10 kolom, yaitu: nomor akun, nama akun, debit sebelum penyesuaian, kredit sebelum penyesuaian, debit penyesuaian, kredit penyesuaian, debit setelah penyesuaian, kredit setelah penyesuaian, debit laba rugi, dan kredit laba rugi.
  2. Mengisi nomor akun dan nama akun sesuai dengan buku besar perusahaan. Nomor akun dan nama akun harus sama dengan yang ada di buku besar agar tidak terjadi kesalahan dalam penyusunan laporan keuangan.
  3. Mengisi kolom debit sebelum penyesuaian dan kredit sebelum penyesuaian sesuai dengan neraca saldo perusahaan. Neraca saldo adalah daftar semua saldo akun buku besar pada akhir periode akuntansi sebelum dilakukan penyesuaian.
  4. Mengisi kolom debit penyesuaian dan kredit penyesuaian sesuai dengan jurnal penyesuaian perusahaan. Jurnal penyesuaian adalah daftar semua transaksi akuntansi yang dilakukan pada akhir periode akuntansi untuk menyesuaikan saldo-saldo perkiraan agar sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.
  5. Menambahkan atau mengurangkan kolom debit sebelum penyesuaian dan debit penyesuaian untuk mendapatkan kolom debit setelah penyesuaian. Demikian juga untuk kolom kredit sebelum penyesuaian dan kredit penyesuaian untuk mendapatkan kolom kredit setelah penyesuaian. Kolom debit setelah penyesuaian dan kredit setelah penyesuaian menunjukkan saldo-saldo perkiraan yang telah disesuaikan dan siap untuk disajikan dalam laporan keuangan.
  6. Mengisi kolom debit laba rugi dan kredit laba rugi sesuai dengan sifat akun. Akun-akun yang termasuk dalam laporan laba rugi adalah akun-akun pendapatan, beban, dan ikhtisar laba rugi. Akun-akun yang termasuk dalam laporan neraca adalah akun-akun aktiva, kewajiban, dan modal. Kolom debit laba rugi dan kredit laba rugi menunjukkan saldo-saldo perkiraan yang akan disajikan dalam laporan laba rugi.
  7. Menjumlahkan semua kolom debit dan kredit untuk memeriksa apakah neraca lajur sudah seimbang atau tidak. Jika jumlah semua kolom debit sama dengan jumlah semua kolom kredit, maka neraca lajur sudah seimbang dan dapat digunakan untuk menyusun laporan keuangan.

Contoh Neraca Lajur

Berikut adalah contoh neraca lajur dari perusahaan XYZ pada tanggal 31 Desember 2023:

No. Nama Akun Neraca Saldo Penyesuaian Neraca Saldo Setelah Penyesuaian Laba Rugi Neraca
1 Kas 10.000 10.000 10.000
2 Piutang Dagang 20.000 20.000 20.000
3 Persediaan Barang Dagangan 30.000 30.000 30.000
4 Peralatan 40.000 40.000 40.000
5 Akumulasi Penyusutan Peralatan 10.000 10.000
6 Utang Dagang 50.000 50.000 50.000
7 Modal 100.000 100.000 10.000 110.000
8 Prive

Penjelasan:

  • Kolom Neraca Saldo berisi saldo akun-akun pada neraca saldo.
  • Kolom Penyesuaian berisi ayat jurnal penyesuaian yang telah dibuat.
  • Kolom Neraca Saldo Setelah Penyesuaian berisi saldo akun-akun setelah dilakukan penyesuaian.
  • Kolom Laba Rugi berisi data yang diperlukan untuk menghitung laba bersih atau rugi bersih.
  • Kolom Neraca berisi saldo akun-akun setelah dihitung laba bersih atau rugi bersih.

Sumber:
(1) Neraca Lajur: Pengertian, Jenis, Cara Membuat dan Contoh – Jurnal. https://www.jurnal.id/id/blog/neraca-lajur-beserta-contohnya/.
(2) Neraca Lajur: Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Cara Membuatnya. https://accurate.id/akuntansi/pengertian-neraca-lajur/.
(3) Contoh Neraca Lajur, Soal Neraca Lajur, Pengertian Neraca Lajur. https://www.gramedia.com/literasi/contoh-neraca-lajur/.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya