Menu Tutup

Apa Tujuan dari Wawancara? Jenis dan Contohnya

Wawancara adalah salah satu metode pengumpulan data yang sering digunakan dalam berbagai bidang, seperti penelitian, jurnalisme, psikologi, hukum, dan lain-lain. Wawancara adalah proses komunikasi antara dua orang atau lebih, di mana salah satu pihak bertindak sebagai pewawancara yang mengajukan pertanyaan, dan pihak lain bertindak sebagai responden yang memberikan jawaban. Wawancara dapat dilakukan secara langsung (tatap muka), melalui telepon, surat, email, atau media lainnya.

Tujuan Wawancara Secara Umum

Secara umum, tujuan dari wawancara adalah untuk mendapatkan informasi atau data yang relevan dan valid dari responden tentang suatu topik atau masalah tertentu. Informasi atau data yang diperoleh dari wawancara dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti:

  • Menjelaskan fenomena atau peristiwa yang sedang diteliti.
  • Menggali pendapat, sikap, persepsi, motivasi, atau emosi responden terhadap suatu hal.
  • Mengetahui kebutuhan, harapan, atau kepuasan responden terhadap suatu produk, layanan, atau organisasi.
  • Menilai kinerja, kompetensi, atau potensi responden dalam suatu bidang atau pekerjaan.
  • Memberikan bantuan, dukungan, atau saran kepada responden yang mengalami masalah atau kesulitan.

Tujuan Wawancara Berdasarkan Jenisnya

Selain tujuan secara umum, wawancara juga dapat memiliki tujuan yang spesifik sesuai dengan jenisnya. Berikut adalah beberapa jenis wawancara dan tujuannya:

  • Wawancara penelitian: Wawancara yang dilakukan oleh peneliti untuk mengumpulkan data dari responden yang terkait dengan topik penelitian. Tujuan dari wawancara penelitian adalah untuk mendapatkan data yang mendalam, rinci, dan kaya akan makna dari sudut pandang responden.
  • Wawancara jurnalisme: Wawancara yang dilakukan oleh wartawan untuk mendapatkan informasi dari narasumber yang memiliki pengetahuan atau pengalaman tentang suatu isu atau berita. Tujuan dari wawancara jurnalisme adalah untuk menyajikan informasi yang akurat, objektif, dan menarik bagi pembaca atau pemirsa.
  • Wawancara psikologi: Wawancara yang dilakukan oleh psikolog untuk mengeksplorasi aspek psikologis dari responden, seperti kepribadian, emosi, perilaku, masalah, atau kebutuhan. Tujuan dari wawancara psikologi adalah untuk membantu responden mengenal diri mereka sendiri lebih baik, mengatasi masalah yang dihadapi, atau mencapai tujuan yang diinginkan.
  • Wawancara hukum: Wawancara yang dilakukan oleh pihak hukum (seperti polisi, jaksa, pengacara) untuk mendapatkan keterangan dari saksi atau tersangka tentang suatu kasus hukum. Tujuan dari wawancara hukum adalah untuk mencari kebenaran dan bukti yang dapat digunakan dalam proses hukum.

Kesimpulan

Wawancara adalah metode pengumpulan data yang melibatkan komunikasi antara pewawancara dan responden. Tujuan dari wawancara secara umum adalah untuk mendapatkan informasi atau data yang relevan dan valid dari responden. Tujuan dari wawancara juga dapat bervariasi sesuai dengan jenisnya. Beberapa jenis wawancara yang umum adalah wawancara penelitian, wawancara jurnalisme, wawancara psikologi, dan wawancara hukum. Setiap jenis wawancara memiliki tujuan yang spesifik sesuai dengan bidang dan keperluannya.

Posted in Ragam

Artikel Lainnya