Bola voli adalah salah satu cabang olahraga yang dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan enam orang. Tujuan dari permainan ini adalah mengirimkan bola melewati jaring ke daerah lawan dan mencegah bola jatuh di daerah sendiri. Bola voli merupakan olahraga yang populer di dunia dan termasuk dalam program Olimpiade sejak tahun 1964.
Sejarah Permainan Bola Voli
Permainan bola voli diciptakan oleh William G. Morgan, seorang guru pendidikan jasmani di Young Men’s Christian Association (YMCA) di Holyoke, Massachusetts, Amerika Serikat pada tahun 1895. Morgan mengembangkan permainan ini sebagai alternatif dari basket yang lebih cocok untuk orang dewasa. Nama asli dari permainan ini adalah Mintonette, yang kemudian diganti menjadi Volleyball (bola voli) oleh Alfred T. Halstead pada tahun 1896.
Permainan bola voli pertama kali dimainkan di Filipina pada tahun 1910 dan di Asia pada tahun 1913. Permainan ini kemudian menyebar ke Eropa, Amerika Selatan, dan Afrika melalui YMCA dan tentara Amerika Serikat yang bertugas di luar negeri. Federasi Bola Voli Internasional (FIVB) didirikan pada tahun 1947 sebagai badan resmi yang mengatur peraturan dan kompetisi bola voli di dunia.
Teknik Dasar Permainan Bola Voli
Dalam permainan bola voli, ada beberapa teknik dasar yang harus dikuasai oleh pemain, yaitu:
Servis. Servis adalah cara mengirimkan bola ke daerah lawan dengan memukul bola dengan tangan atau lengan atas setelah melemparkannya ke udara. Servis dapat dilakukan dengan berdiri atau melompat, dan dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu servis atas dan servis bawah.
Passing. Passing adalah cara menerima bola dari lawan atau rekan satu tim dengan menggunakan tangan atau lengan bawah. Passing dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu passing atas (overhand pass) dan passing bawah (underhand pass). Passing atas biasanya digunakan untuk mengoper bola ke pemain depan yang akan melakukan smash, sedangkan passing bawah biasanya digunakan untuk menerima servis atau serangan lawan.
Smash. Smash adalah cara menyerang bola ke daerah lawan dengan memukul bola dengan tangan secara keras dan cepat setelah melompat tinggi. Smash merupakan teknik yang paling efektif untuk mencetak poin, tetapi juga membutuhkan koordinasi, kekuatan, dan ketepatan yang tinggi.
Bloking. Bloking adalah cara menghalau serangan lawan dengan menempatkan tangan atau lengan di atas jaring untuk mengembalikan bola ke daerah lawan atau mengubah arah bola. Bloking dapat dilakukan oleh satu atau lebih pemain, dan dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu blok aktif dan blok pasif. Blok aktif adalah blok yang bertujuan untuk mengembalikan bola ke daerah lawan, sedangkan blok pasif adalah blok yang bertujuan untuk mengubah arah bola agar mudah diterima oleh rekan satu tim.
Peraturan Permainan Bola Voli
Peraturan permainan bola voli ditetapkan oleh FIVB dan berlaku untuk semua kompetisi resmi yang diselenggarakan oleh FIVB atau bawahan-bawahannya. Beberapa peraturan dasar yang harus diketahui oleh pemain dan wasit adalah:
Lapangan. Lapangan permainan bola voli berbentuk persegi panjang dengan ukuran 18 x 9 meter, yang dibagi menjadi dua bagian sama besar oleh jaring yang dipasang di tengah-tengah lapangan. Tinggi jaring untuk putra adalah 2,43 meter, sedangkan untuk putri adalah 2,24 meter. Di sekitar lapangan, ada zona bebas yang berukuran minimal 3 meter.
Bola. Bola yang digunakan untuk permainan bola voli harus berbentuk bulat, berwarna terang, dan terbuat dari bahan sintetis yang lembut. Berat bola harus antara 260-280 gram, dan tekanan udara dalam bola harus antara 0,30-0,325 kg/cm2.
Tim. Setiap tim beranggotakan maksimal 12 pemain, yang terdiri dari enam pemain inti dan enam pemain cadangan. Pemain inti terdiri dari tiga pemain depan dan tiga pemain belakang, yang disusun dalam formasi 4-2, 5-1, atau 6-0. Pemain depan adalah pemain yang berada di sebelah kiri, tengah, atau kanan jaring, sedangkan pemain belakang adalah pemain yang berada di sebelah kiri, tengah, atau kanan garis belakang. Salah satu pemain inti harus ditunjuk sebagai kapten tim, yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan wasit dan mewakili tim dalam pertandingan.
Rotasi. Rotasi adalah pergantian posisi pemain setelah tim memenangkan servis dari lawan. Rotasi dilakukan secara berlawanan arah jarum jam, yaitu pemain depan kiri bergeser ke posisi pemain belakang kiri, pemain belakang kiri bergeser ke posisi pemain belakang tengah, dan seterusnya. Rotasi harus dilakukan dengan cepat dan tepat, karena jika terjadi kesalahan rotasi, tim akan dikenai sanksi.
Servis. Servis dilakukan oleh pemain yang berada di posisi pemain belakang kanan. Pemain yang melakukan servis harus melemparkan bola ke udara dan memukulnya sebelum bola menyentuh tanah. Pemain yang melakukan servis harus berada di belakang garis belakang dan di antara dua garis samping lapangan saat memukul bola. Servis harus dilakukan dalam waktu delapan detik setelah wasit memberikan tanda. Servis dapat dilakukan dengan cara apapun selama bola melewati jaring dan jatuh di daerah lawan.
Rally. Rally adalah pertukaran bola antara dua tim setelah servis dilakukan. Rally berlangsung sampai bola jatuh di lantai, keluar dari lapangan, atau salah satu tim melakukan kesalahan. Tim yang memenangkan rally akan mendapatkan poin dan hak servis (kecuali pada sistem rally point).
Kesalahan. Kesalahan adalah pelanggaran peraturan permainan bola voli yang menyebabkan tim kehilangan poin atau hak servis. Beberapa contoh kesalahan adalah:
- Kesalahan servis. Kesalahan servis terjadi jika pemain yang melakukan servis melanggar salah satu peraturan servis, misalnya melewati garis belakang saat memukul bola, memukul bola dua kali, atau tidak memukul bola dalam waktu delapan detik.
- Kesalahan sentuhan net. Kesalahan sentuhan net terjadi jika pemain menyentuh jaring dengan bagian tubuh apapun selama permainan berlangsung. Pengecualian diberikan jika sentuhan net tidak mengganggu jalannya permainan atau disebabkan oleh bola yang dipukul oleh lawan.
- Kesalahan sentuhan empat kali. Kesalahan sentuhan empat kali terjadi jika tim menyentuh bola lebih dari tiga kali sebelum mengirimkannya ke daerah lawan. Sentuhan blok tidak dihitung sebagai sentuhan tim.
- Kesalahan posisi. Kesalahan posisi terjadi jika pemain tidak berada di posisi yang benar sesuai dengan urutan rotasi.
- Kesalahan pemain cadangan. Kesalahan pemain cadangan terjadi jika pemain cadangan masuk ke lapangan tanpa izin wasit atau melanggar peraturan pergantian pemain. Pergantian pemain harus dilakukan dengan cepat dan tepat, dan hanya boleh dilakukan oleh pemain yang berada di posisi pemain depan kiri atau kanan.
- Kesalahan pelanggaran batas. Kesalahan pelanggaran batas terjadi jika bola menyentuh lantai di luar garis lapangan, atau jika pemain menyentuh bola setelah bola melewati garis samping atau belakang lapangan. Bola dianggap keluar dari lapangan jika tidak ada bagian dari bola yang menyentuh garis lapangan.
Sistem Penilaian Permainan Bola Voli
Sistem penilaian permainan bola voli dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu sistem side-out dan sistem rally point.
Sistem side-out. Sistem side-out adalah sistem penilaian yang tradisional, yang hanya memberikan poin kepada tim yang melakukan servis. Jika tim yang melakukan servis memenangkan rally, tim tersebut akan mendapatkan satu poin dan tetap melakukan servis. Jika tim yang melakukan servis kalah dalam rally, tim tersebut tidak mendapatkan poin dan harus menyerahkan hak servis kepada lawan. Setiap set dimainkan hingga salah satu tim mencapai 15 poin dengan selisih minimal dua poin dari lawan. Jika kedua tim imbang 14-14, set tersebut akan dilanjutkan hingga salah satu tim unggul dua poin.
Sistem rally point. Sistem rally point adalah sistem penilaian yang modern, yang memberikan poin kepada tim yang memenangkan rally, baik sebagai penerima atau pengirim servis. Jika tim yang melakukan servis memenangkan rally, tim tersebut akan mendapatkan satu poin dan tetap melakukan servis. Jika tim yang melakukan servis kalah dalam rally, tim tersebut akan kehilangan satu poin dan harus menyerahkan hak servis kepada lawan. Setiap set dimainkan hingga salah satu tim mencapai 25 poin dengan selisih minimal dua poin dari lawan. Jika kedua tim imbang 24-24, set tersebut akan dilanjutkan hingga salah satu tim unggul dua poin.